Temui Kapolri, Bawaslu Bahas Jenderal Polisi yang Maju Pilkada - Kompas.com

Temui Kapolri, Bawaslu Bahas Jenderal Polisi yang Maju Pilkada

Ambaranie Nadia Kemala Movanita
Kompas.com - 09/01/2018, 11:33 WIB
Ketua Bawaslu RI Abhan dan anggota Bawaslu lain serta Ketua Komisi II DPR RI Zainuddin Amali Temui Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian bahas Pilkada serentak di gedung Utama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/1/2018).KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA Ketua Bawaslu RI Abhan dan anggota Bawaslu lain serta Ketua Komisi II DPR RI Zainuddin Amali Temui Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian bahas Pilkada serentak di gedung Utama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/1/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pimpinan Badan Pengawas Pemilu dan Komisi II DPR menemui Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/1/2018).

Hadir Ketua Bawaslu didampingi anggota Bawaslu lainnya serta Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali.

Abhan mengatakan, dalam pertemuan dibahas soal beberapa anggota Polri yang mengikuti Pilkada serentak masih berstatus aktif.

"Saya kira sikap Kapolri tegas, mereka yang mengikuti kontestasi, yang memegang jabatan dinonjobkan segera," ujar Abhan di gedung Utama Mabes Polri.

(baca: Jaring Jenderal Aktif di Pilkada, Parpol Dinilai Gagal Lakukan Kaderisasi)

Kapolri telah mengeluarkan surat telegram rahasia terkait mutasi sejumlah perwira Polri. Termasuk mutasi anggota yang mengikuti Pilkada serentak 2018.

Abhan mengatakan, Tito menyebut mekanisme pengunduran diri akan segera diproses. Dalam mekanisme Pilkada, pengunduran diri dilakukan setelah penetapan.

"Tetapi yang jelas bahwa Polri menjamin netralitas kepolisian," kata Abhan.

Selain itu, Bawaslu juga membahas upaya pencegahan kejahatan dunia maya, kampanye hitam, isu SARA, hingga politik uang.

Salah satu yang dilakukan, yakni mengoptimalkan unit cyber crime di Polri dan mengkoordinasikan dengam jajaran Bawaslu.

"Kalau ada hal bisa dilaporkan langsung dan ditindak lanjuti oleh unit cyber," kata Abhan.

Adapun calon kepala daerah yang diusung partai politik untuk maju dalam Pilkada yaitu Irjen Safaruddin untuk Pilkada Kalimantan Timur, Irjen Anton Charliyan untuk Pilkada Jawa Barat, Irjen Murad Ismail untuk Pilkada Maluku, dan AKBP Marselis Sarimin untuk Pilkada Manggarai Timur.

Hingga hari ini, belum ada satupun dari mereka yang mengundurkan diri sebagai polisi.

Safaruddin dimutasi dari posisinya sebagai Kapolda Kalimantan Timur menjadi perwira tinggi Badan Intelijen Keamanan Polri dalam rangka pensiun.

Kemudian, Anton Charliyan yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Sespimti Sespim Lemdiklat Polri.

Murad Ismail yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Korps Brimob Polri dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Brimob Korbrimob Polri.

Sementara Marselis Sarimin yang merupakan Kapolres Manggarai dimutasi menjadi perwira menengah Polda NTT.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisAmbaranie Nadia Kemala Movanita
EditorSandro Gatra
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM