KPK Berhati-hati dalam Pelimpahan Berkas Perkara Setya Novanto - Kompas.com

KPK Berhati-hati dalam Pelimpahan Berkas Perkara Setya Novanto

Estu Suryowati
Kompas.com - 06/12/2017, 11:18 WIB
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Saut Situmorang, Jumat (10/11/2017)Kompas.com/Robertus Belarminus Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Saut Situmorang, Jumat (10/11/2017)

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Saut Situmorang mengatakan, KPK sangat berhati-hati dalam pelimpahan berkas perkara tersangka kasus dugaan korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto.

Penyidik menyatakan, berkas perkara Ketua DPR itu telah lengkap atau P-21.

Saut belum bisa memastikan apakah pelimpahan berkas dari kejaksaan ke pengadilan akan dilakukan pada hari ini, Rabu (6/12/2017).

Baca: Berkas Perkara Lengkap, Pengacara Setya Novanto Datangi KPK

"Bisa saja geser kalau ada perubahan. Kan, perubahannya cepat. Jadi, kita tunggu saja," ujar Saut saat ditemui di kantor Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu.

Tersangka kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto meninggalkan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seusai menjalani pemeriksaan di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/11/2017). Kedatangan Setya Novanto ke KPK untuk menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus korupsi proyek e-KTP.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Tersangka kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto meninggalkan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seusai menjalani pemeriksaan di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/11/2017). Kedatangan Setya Novanto ke KPK untuk menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus korupsi proyek e-KTP.
"Karena perubahannya sangat cepat, tidak bisa mengatakan A, B, C, D. Jadi, kami hati-hati saja karena dinamikanya tinggi," lanjut Saut.

Meski demikian, Saut yakin para penyidik KPK telah melengkapi berkas perkara sehingga sidang kasus Novanto bisa segera digelar. 

Baca juga: KPK Pastikan Berkas Perkara Lengkap, Setya Novanto Segera Disidang

Ia juga menyatakan yakin bahwa sidang tersebut tidak akan kejar-kejaran dengan sidang praperadilan Setya Novanto. 

Berkas perkara lengkap

Sebelumnya, KPK menyatakan telah merampungkan berkas perkara tersangka kasus korupsi proyek e-KTP Setya Novanto.

Berkas perkara tersebut selesai disusun atau dinyatakan lengkap (P-21) kurang dari satu bulan setelah KPK menetapkan kembali Novanto menjadi tersangka pada 10 November 2017.

Baca: Adu Cepat KPK dan Setya Novanto, antara Berkas Perkara dan Sidang Praperadilan

Kabar bahwa KPK akan melakukan pelimpahan tahap dua berkas dan tersangka mencuat pada Selasa (5/12/2017).

Pelimpahan tahap dua berarti menyerahkan tersangka dan berkas dari tahap penyidikan ke tahap penuntutan.

Kompas TV Dewan Pimpinan Daerah Golkar Bali mendukung usulan musyawarah nasional luar biasa untuk mencari pengganti Setya Novanto.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisEstu Suryowati
EditorInggried Dwi Wedhaswary
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM