Pengamat: Kenapa Pakde Karwo Enggak Mau Mendukung Gus Ipul? - Kompas.com

Pengamat: Kenapa Pakde Karwo Enggak Mau Mendukung Gus Ipul?

Estu Suryowati
Kompas.com - 27/11/2017, 18:40 WIB
Pakar komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri SatrioKOMPAS.com/Nabilla Tashandra Pakar komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri Satrio

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat komunikasi politik Hendri Satrio memperkirakan pertarungan antara Khofifah Indar Parawansa dengan Saifullah Yusuf dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur akan berlangsung sengit.

Namun menurut dia, Khofifah akan mampu mengungguli Wakil Gubernur Jawa Timur yang karib disapa Gus Ipul itu.

"Khofifah lah (yang lebih besar peluangnya). Dia memang terkenal pekerja keras," kata Hendri ditemukan usai diskusi di Jakarta, Senin (27/11/2017).

Hendri menuturkan, Menteri Sosial itu merupakan kader Nahdatul Ulama yang memang pekerja keras.

"Sehingga baik di elite maupun akar rumput, ini dia sangat kuat dibandingkan Ipul," ucap Hendri.

(Baca juga : Gerindra Akan Usung Figur Selain Gus Ipul dan Khofifah di Pilgub Jatim)

Di sisi lain, Hendri melihat Gus Ipul lebih kalem dan hanya menunggu kesempatan. Istilah Hendri, modal Gus Ipul hanyalah kesabaran.

"Sabar 10 tahun. Enggak ngapa-ngapain. Tapi kan jadi pertanyaan besar kita, kenapa kemudian Pakde Karwo enggak mau mendukung Gus Ipul?" ujar Hendri.

Padahal, kata dia, Gus Ipul sudah bersabar menjadi orang nomor dua di Jawa Timur.

"Harusnya kalau Gus Ipul bagus, Pakde Karwo pilih Gus Ipul. Itu yang mendasari pemikiran saya, jangan-jangan ada yang salah dengan Gus Ipul," kata dia lagi.

Kendati demikian, Hendri mengatakan masih ada peluang Gus Ipul untuk mengalahkan Khofifah.

Kuncinya, Gus Ipul bisa memaksimalkan dukungan dari akar rumput Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan PDI Perjuangan.

Kompas TV Khofifah dipastikan akan maju di Pilkada Jawa Timur 2018.

PenulisEstu Suryowati
EditorDiamanty Meiliana
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM