Ketua MKD: Secara Fakta Setya Novanto Bersih dari Sanksi MKD - Kompas.com

Ketua MKD: Secara Fakta Setya Novanto Bersih dari Sanksi MKD

Rakhmat Nur Hakim
Kompas.com - 17/03/2017, 17:24 WIB
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sufmi Dasco Ahmad saat mendengar keterangan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said dalam sidang terbuka Mahkamah Kehormatan Dewan di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (2/12/2015).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Sufmi Dasco Ahmad menganggap biasa pelaporan Ketua DPR Setya Novanto oleh Koordinator Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) Boyamin Saiman.

Oleh karena itu, ia mengatakan MKD akan memproses laporan tersebut sesuai tata beracara MKD seperti biasanya. Ia pun menyatakan Novanto sejauh ini bersih dari sanksi etik.

"Ya selama ini begitu. Faktanya begitu. Secara fakta Setya Novanto Bersih dari sanksi MKD," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (17/3/2017).

Ia mengatakan, saat kunjungan ke Amerika Serikat dan bertemu Presiden Donald Trump, Novanto tidak diberikan sanksi, melainkan hanya peringatan dari MKD.

(Baca: Mengaku Tak Bertemu Terdakwa Kasus E-KTP, Setya Novanto Dilaporkan ke MKD)

Begitu pula saat Novanto diduga mencatut nama Presiden Jokowi saat meminta saham PT Freeport Indonesia, berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi yang menganggap alat bukti rekaman tidak sah, maka nama Novanto pun direhabilitasi.

"Jadi laporan ini akan kami tindak lanjuti seperti biasa saja, ada proses verifikasi yang harus dijalani dan saya enggak boleh berkomentar tentang sanksi karena nanti seolah arahnya sudah akan memberi sanksi," lanjut Dasco.

(Baca: Terdakwa Kasus E-KTP Ungkap Pesan Mendesak Setya Novanto)

Ketua Mahkamah Kehormatan DPR (MKD) Sufmi Dasco Ahmad menyatakan laporan pelanggaran kode etik atas nama Ketua DPR Setya Novanto akan diproses sesuai tata beracara yang ada.

Ia pun mengatakan dengan adanya pelaporan dari Boyamin, maka saat ini sudah ada tiga pihak yang melaporkan Novanto ke MKD.

Dua laporan sebelumnya masuk pada pertengahan Februari dan awal Maret. Namun, ia enggan membeberkan identitas pelapor karena sudah bersifat rahasia jika suda masuk ke dalam arsip.

Kompas TV Ketua DPR Setya Novanto bersumpah kepada sang khalik tidak pernah menerima aliran dana apapun dari kasus dugaan korupsi e-KTP. Pernyataan Novanto sekaligus membantah tuduhan yang diberitakan di beberapa media terkait aliran dana e-KTP.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisRakhmat Nur Hakim
EditorSabrina Asril
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM