Sabtu, 20 Desember 2014

News / Nasional

Hanura: Wiranto-Hary Tanoe untuk Pencitraan

Rabu, 3 Juli 2013 | 21:28 WIB
TRIBUNNEWS/HERUDIN Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto (kiri) didampingi deklarator Ormas Persatuan Indonesia (Perindo) yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo, saat deklarasi Perindo di Istora Senayan Jakarta Pusat, Minggu (24/2/2013)


JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua DPP Partai Hanura Ali Kastella menilai pengusungan Wiranto-Hary Tanoesoedibjo sebagai calon presiden dan calon wakil presiden belum final. Pencalonan keduanya disebut hanya sebagai strategi pencitraan Partai Hanura jelang pemilu.

"Ini, kan, untuk pencitraan saja, enggak perlu diprotes," ujar Ali saat dihubungi wartawan, Rabu (3/7/2013).

Menurut Ali, pencalonan keduanya belum final karena keputusan mengusung capres dan cawapres baru akan diketahui setelah ada hasil pemilihan anggota legislatif (pileg). Dari hasil pileg itulah, baru akan diketahui jumlah kursi yang akan menentukan apakah Partai Hanura bisa mengajukan capres.

"Kalau pencalonan definitif setelah kami dapat kursi dari hasil pileg, baru kami tentukan, jadi enggak perlu diprotes. Ini belum final, dong," kata Ali.

Saat ditanya tentang deklarasi Wiranto-Hary Tanoe, Ali menjelaskan bahwa deklarasi itu belum resmi karena memang belum waktunya. "Akan ada pertemuan lagi dengan DPC-DPC," imbuh Ali.

Pasangan Wiranto-Hary Tanoesoedibjo telah mendeklarasikan diri sebagai bakal calon presiden dan wakil presiden yang akan diusung Partai Hanura dalam Pemilihan Presiden 2014. Deklarasi pasangan ini digelar pada Selasa (2/7/2013) kemarin di Hotel Mercure, Jakarta Pusat.

Ketua DPP Partai Hanura Saleh Husin menjelaskan, keduanya dipilih karena ada permintaan para kader Hanura dari daerah. "Dalam perjalanan, adanya arus keras permintaan dari daerah yang menginginkan agar Pak Wiranto diduetkan dengan Pak HT menjadi pasangan capres-cawapres," ujar Saleh.

Bagi Hanura, Wiranto dan Hary Tanoe cukup ideal, serasi, saling menunjang, serta saling melengkapi.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Sabrina Asril
Editor : Laksono Hari Wiwoho