Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kapolri Tegaskan Polisi Akan Bantu Jemput Paksa Riza Chalid jika Diminta MKD

Kompas.com - 04/12/2015, 14:49 WIB
Fabian Januarius Kuwado

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Polri Jenderal Pol Badrodin Haiti mengatakan, pihaknya akan membantu menjemput paksa pengusaha Muhammad Riza Chalid jika diminta oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

“Kalau itu perintah hukum, bukan siap atau tidak. Tapi harus,” ujar Badrodin di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Jumat (4/12/2015).

Badrodin mengatakan, selama ini polisi memang belum pernah diminta MKD untuk mengawal penjemputan paksa seseorang untuk dihadirkan di sidang kode etik.

Namun, Badrodin memastikan bahwa permintaan itu diatur di dalam peraturan yang ada. (baca: Setelah Dengar Isi Rekaman, Fadli Zon Makin Mantap Bela Novanto)

“Dalam undang-undang (Tata Tertib MKD) kami memang memiliki kewenangan untuk itu,” ujar Badrodin.

Wakil Ketua MKD Junimart Girsang sebelumnya mengatakan, pihaknya akan melakukan jemput paksa jika Riza kembali mangkir dalam panggilan kedua. (baca: Sekali Lagi Mangkir dari Sidang MKD, Riza Chalid akan Dipanggil Paksa Polisi)

"Ya kita panggil paksa," kata Junimart.

Sedianya, Riza diminta keterangan dalam sidang kode etik di MKD pada Kamis (4/12/2015). Namun, hanya Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin yang hadir.

Wakil Ketua MKD dari Fraksi Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, hingga Kamis malam tidak ada keterangan dari Riza. (baca: Ikrar: Ada Upaya Kudeta Politik terhadap Jokowi)

MKD perlu meminta keterangan Riza terkait rekaman pembicaraan dalam pertemuan di hotel Ritz Carlton pada 8 Juni 2015. Pertemuan itu dihadiri Riza, Ketua DPR Setya Novanto, dan Maroef. (baca: Ini Transkrip Lengkap Rekaman Kasus Setya Novanto)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Meneropong Kabinet Prabowo-Gibran, Menteri 'Triumvirat' hingga Keuangan Diprediksi Tak Diisi Politisi

Meneropong Kabinet Prabowo-Gibran, Menteri "Triumvirat" hingga Keuangan Diprediksi Tak Diisi Politisi

Nasional
Dewas KPK Gelar Sidang Perdana Dugaan Pelanggaran Etik Nurul Ghufron Hari Ini

Dewas KPK Gelar Sidang Perdana Dugaan Pelanggaran Etik Nurul Ghufron Hari Ini

Nasional
Jokowi Resmikan 40 Kilometer Jalan Inpres Senilai Rp 211 Miliar di NTB

Jokowi Resmikan 40 Kilometer Jalan Inpres Senilai Rp 211 Miliar di NTB

Nasional
Jokowi Akan Resmikan Bendungan dan Panen Jagung di NTB Hari ini

Jokowi Akan Resmikan Bendungan dan Panen Jagung di NTB Hari ini

Nasional
Meski Isyaratkan Merapat ke KIM, Cak Imin Tetap Ingin Mendebat Prabowo soal 'Food Estate'

Meski Isyaratkan Merapat ke KIM, Cak Imin Tetap Ingin Mendebat Prabowo soal "Food Estate"

Nasional
Setelah Jokowi Tak Lagi Dianggap sebagai Kader PDI-P...

Setelah Jokowi Tak Lagi Dianggap sebagai Kader PDI-P...

Nasional
Pengertian Lembaga Sosial Desa dan Jenisnya

Pengertian Lembaga Sosial Desa dan Jenisnya

Nasional
Prediksi soal Kabinet Prabowo-Gibran: Menteri Triumvirat Tak Diberi ke Parpol

Prediksi soal Kabinet Prabowo-Gibran: Menteri Triumvirat Tak Diberi ke Parpol

Nasional
Jokowi Dianggap Jadi Tembok Tebal yang Halangi PDI-P ke Prabowo, Gerindra Bantah

Jokowi Dianggap Jadi Tembok Tebal yang Halangi PDI-P ke Prabowo, Gerindra Bantah

Nasional
Soal Kemungkinan Ajak Megawati Susun Kabinet, TKN: Pak Prabowo dan Mas Gibran Tahu yang Terbaik

Soal Kemungkinan Ajak Megawati Susun Kabinet, TKN: Pak Prabowo dan Mas Gibran Tahu yang Terbaik

Nasional
PKS Siap Gabung, Gerindra Tegaskan Prabowo Selalu Buka Pintu

PKS Siap Gabung, Gerindra Tegaskan Prabowo Selalu Buka Pintu

Nasional
PKB Jaring Bakal Calon Kepala Daerah untuk Pilkada 2024, Salah Satunya Edy Rahmayadi

PKB Jaring Bakal Calon Kepala Daerah untuk Pilkada 2024, Salah Satunya Edy Rahmayadi

Nasional
Saat Cak Imin Berkelakar soal Hanif Dhakiri Jadi Menteri di Kabinet Prabowo...

Saat Cak Imin Berkelakar soal Hanif Dhakiri Jadi Menteri di Kabinet Prabowo...

Nasional
Prabowo Ngaku Disiapkan Jadi Penerus, TKN Bantah Jokowi Cawe-cawe

Prabowo Ngaku Disiapkan Jadi Penerus, TKN Bantah Jokowi Cawe-cawe

Nasional
Orang Dekat Prabowo-Jokowi Diprediksi Isi Kabinet: Sjafrie Sjamsoeddin, Dasco, dan Maruarar Sirait

Orang Dekat Prabowo-Jokowi Diprediksi Isi Kabinet: Sjafrie Sjamsoeddin, Dasco, dan Maruarar Sirait

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com