Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perayaan HUT Ke-78 TNI AU, Panglima TNI Bangga Prajuritnya Sukses Salurkan Bantuan di Gaza lewat "Air Drop"

Kompas.com - 22/04/2024, 19:50 WIB
Nirmala Maulana Achmad,
Novianti Setuningsih

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengapresiasi kinerja TNI AU usai sukses mengirim bantuan kemanusiaan bagi warga yang terdampak konflik di Jalur Gaza, Palestina.

Apresiasi itu disampaikan Panglima Agus dalam sambutannya saat bertindak sebagai inspektur upacara (irup) perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-78 TNI AU di Akademi Angkatan Udara (AAU), Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (22/4/2024).

“Saya sangat bersyukur dan berbangga terhadap capaian prajurit TNI AU yang berhasil melaksanakan misi bantuan kemanusian ke Palestina baru-baru ini,” ujar Agus dipantau dari YouTube Airmen TV TNI AU, Senin.

Agus menyebutkan, bantuan kemanusiaan yang disalurkan melalui udara atau air drop itu akan meringankan beban warga Palestina.

Baca juga: Soal Resolusi Gencatan Senjata di Gaza, Menlu China Sebut AS Pakai Hukum Internasional Sesuai Keinginannya Saja

Dalam operasi itu, TNI yang menggunakan pesawat C-130J Super Hercules tergabung bersama delapan negara lain. Misi tersebut bertajuk “Solidarity Path Operations”.

“Hal tersebut merupakan salah satu wujud pembuktian kemampuan TNI dalam interoperabilitas dengan militer negara lain, sekaligus keberhasilan kemampuan diplomasi kemanusiaan bangsa Indonesia khususnya TNI di percaturan internasional,” kata Panglima Agus.

Diketahui, bantuan kemanusiaan lewat udara itu disalurkan pada 9 April 2024 atau pada hari terakhir bulan Ramadhan.

Baca juga: Cerita Kontingen TNI AU Air Drop Logistik di Gaza: Warning Daerah Militer hingga GPS Hilang Saat Terbang

Pesawat Indonesia tergabung dalam tim yang terdiri 15 pesawat dari sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat dan Perancis.

Pesawat militer Yordania berada di posisi paling depan. Beriringan, pesawat Indonesia di urutan ketiga.

Indonesia bertugas menerjunkan bantuan (air drop) di Gaza. Metode itu dipilih dengan pertimbangan kemanan. Sebab, Jalur Gaza dinilai masih rawan untuk mendaratkan pesawat atau mengirim bantuan langsung melalui jalur darat.

Baca juga: TNI AU Berhasil Terjunkan 20 Paket Bantuan di Gaza Palestina Lewat Air Drop

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Indonesia Jadi Tuan Rumah Forum Air Dunia Ke-10 di Bali

Indonesia Jadi Tuan Rumah Forum Air Dunia Ke-10 di Bali

Nasional
Gantikan Yusril Jadi Ketum PBB, Fahri Bahcmid Fokus Jaring Kandidat Pilkada

Gantikan Yusril Jadi Ketum PBB, Fahri Bahcmid Fokus Jaring Kandidat Pilkada

Nasional
APEC 2024, Mendag Zulhas Sebut Indonesia-Korsel Sepakati Kerja Sama di Sektor Mobil Listrik dan IKN

APEC 2024, Mendag Zulhas Sebut Indonesia-Korsel Sepakati Kerja Sama di Sektor Mobil Listrik dan IKN

Nasional
Kebebasan Pers Vs RUU Penyiaran: Tantangan Demokrasi Indonesia

Kebebasan Pers Vs RUU Penyiaran: Tantangan Demokrasi Indonesia

Nasional
Tanggapi Keluhan Warga, Mensos Risma Gunakan Teknologi dalam Pencarian Air Bersih

Tanggapi Keluhan Warga, Mensos Risma Gunakan Teknologi dalam Pencarian Air Bersih

Nasional
Profil Fahri Bachmid Gantikan Yusril Ihza Mahendra Jadi Ketum PBB

Profil Fahri Bachmid Gantikan Yusril Ihza Mahendra Jadi Ketum PBB

Nasional
Ibu Negara Beli Batik dan Gelang di UMKM Mitra Binaan Pertamina

Ibu Negara Beli Batik dan Gelang di UMKM Mitra Binaan Pertamina

Nasional
GWK Jadi Lokasi Jamuan Makan Malam WWF Ke-10, Luhut: Sudah Siap Menyambut Para Tamu

GWK Jadi Lokasi Jamuan Makan Malam WWF Ke-10, Luhut: Sudah Siap Menyambut Para Tamu

Nasional
Hujan Kritik ke DPR dalam Sepekan karena Pembahasan 3 Aturan: RUU MK, Penyiaran, dan Kementerian

Hujan Kritik ke DPR dalam Sepekan karena Pembahasan 3 Aturan: RUU MK, Penyiaran, dan Kementerian

Nasional
Yusril Ihza Mahendra Mundur dari Ketum PBB, Digantikan Fahri Bachmid

Yusril Ihza Mahendra Mundur dari Ketum PBB, Digantikan Fahri Bachmid

Nasional
PDI-P Dianggap Tak Solid, Suara Megawati dan Puan Disinyalir Berbeda

PDI-P Dianggap Tak Solid, Suara Megawati dan Puan Disinyalir Berbeda

Nasional
Jokowi Disebut Titipkan 4 Nama ke Kabinet Prabowo, Ada Bahlil hingga Erick Thohir

Jokowi Disebut Titipkan 4 Nama ke Kabinet Prabowo, Ada Bahlil hingga Erick Thohir

Nasional
Akan Mundur dari PBB, Yusril Disebut Bakal Terlibat Pemerintahan Prabowo

Akan Mundur dari PBB, Yusril Disebut Bakal Terlibat Pemerintahan Prabowo

Nasional
Yusril Bakal Mundur dari Ketum PBB demi Regenerasi

Yusril Bakal Mundur dari Ketum PBB demi Regenerasi

Nasional
Hendak Mundur dari Ketum PBB, Yusril Disebut Ingin Ada di Luar Partai

Hendak Mundur dari Ketum PBB, Yusril Disebut Ingin Ada di Luar Partai

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com