Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Istana Bantah RI Bakal Jalin Hubungan Diplomatik Resmi dengan Israel

Kompas.com - 01/03/2024, 08:54 WIB
Fika Nurul Ulya,
Krisiandi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana membantah Indonesia akan menormalisasi hubungan dengan Israel.

Bantahan ini disampaikan merespons pemberitaan media asing yang menyebutkan bahwa Indonesia berencana untuk menjalin hubungan diplomatik resmi dengan Israel.

"Informasi yang disampaikan itu sama sekali tidak benar," kata Ari kepada wartawan, Kamis (29/2/2024).

Baca juga: Menlu Retno Minta ICJ Nyatakan Pendudukan Israel di Palestina Ilegal

Ia pun membantah bahwa Presiden Joko Widodo mengirim utusan ke negara zionis tersebut.

Menurut Ari untuk urusan luar negeri, Presiden Jokowi menugaskan Menteri Luar Negeri yang sejauh ini dijabat oleh Retno LP Marsudi atas koordinasi dengan Menlu.

"Tidak benar Presiden sampai mengirim utusan khusus untuk berbicara dengan Israel. Posisi resmi Presiden diwakili oleh pernyataan dan sikap Menlu," jelas Ari.

Dikutip dari pemberitaan tersebut, JewishInsider, Israel dan Indonesia sejatinya berencana mengumumkan pembentukan hubungan diplomatik pada Oktober 2023.

Ia mengklaim mendapat informasi dari tiga sumber yang terlibat dalam negoisasi tersebut.


Baca juga: Bicara di ICJ, Menlu Retno: Haruskah Komunitas Internasional Biarkan Israel Manipulasi Hukum?

Menteri Luar Negeri Israel saat itu Eli Cohen dan Presiden Indonesia Joko Widodo menyetujui rancangan akhir perjanjian bagi negara Yahudi dan Indonesia untuk bertukar kantor perdagangan.

Sumber yang terlibat menyatakan, ini menjadi langkah pertama menuju hubungan diplomatik penuh.

Namun, pihak Istana telah membantah hal tersebut dan menyatakan Indonesia tidak menjalin hubungan diplomatik resmi dengan Israel.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Jokowi Akui Sempat Malu, Indonesia Jadi Satu-satunya Negara G20 yang Belum Gabung FATF

Jokowi Akui Sempat Malu, Indonesia Jadi Satu-satunya Negara G20 yang Belum Gabung FATF

Nasional
Gerindra Godok Kader Internal untuk Maju Pilkada DKI, Nama-nama Masih Dirahasiakan

Gerindra Godok Kader Internal untuk Maju Pilkada DKI, Nama-nama Masih Dirahasiakan

Nasional
Projo Siap Dukung Ridwan Kamil, Airin, dan Bobby Nasution di Pilkada

Projo Siap Dukung Ridwan Kamil, Airin, dan Bobby Nasution di Pilkada

Nasional
Firli Bahuri Disebut Minta Rp 50 Miliar ke Syahrul Yasin Limpo

Firli Bahuri Disebut Minta Rp 50 Miliar ke Syahrul Yasin Limpo

Nasional
Tak Hanya di Lapangan Badminton, SYL Temui Firli di Vila Galaxy Bekasi

Tak Hanya di Lapangan Badminton, SYL Temui Firli di Vila Galaxy Bekasi

Nasional
Gerindra Sebut Komunikasi dengan PDI-P Akan Lebih Intens Usai Putusan MK

Gerindra Sebut Komunikasi dengan PDI-P Akan Lebih Intens Usai Putusan MK

Nasional
Jokowi Minta Apple Berinvestasi di IKN, Luhut Jadi Koordinatornya

Jokowi Minta Apple Berinvestasi di IKN, Luhut Jadi Koordinatornya

Nasional
Laksanakan 'Entry Briefing', KSAU Tonny Komitmen Kembangkan Kekuatan dan Kemampuan TNI AU

Laksanakan "Entry Briefing", KSAU Tonny Komitmen Kembangkan Kekuatan dan Kemampuan TNI AU

Nasional
Usai Libur Lebaran, Wapres Ma'ruf Halalbihalal dengan Pegawai Setwapres dan Jurnalis

Usai Libur Lebaran, Wapres Ma'ruf Halalbihalal dengan Pegawai Setwapres dan Jurnalis

Nasional
Ketum Projo Sebut Jokowi Sudah Tak Berpeluang Bertemu Megawati

Ketum Projo Sebut Jokowi Sudah Tak Berpeluang Bertemu Megawati

Nasional
Kemenhan Beli 2 Kapal Patroli Lepas Pantai dari Italia Seharga Rp 20,3 T

Kemenhan Beli 2 Kapal Patroli Lepas Pantai dari Italia Seharga Rp 20,3 T

Nasional
Berkas Perkara Lengkap, KPK Segera Seret Gubernur Maluku Utara ke Meja Hijau

Berkas Perkara Lengkap, KPK Segera Seret Gubernur Maluku Utara ke Meja Hijau

Nasional
Ajudan SYL Mengaku Serahkan Uang Satu Tas ke Ajudan Firli di Lapangan Badminton

Ajudan SYL Mengaku Serahkan Uang Satu Tas ke Ajudan Firli di Lapangan Badminton

Nasional
38 Kementerian/Lembaga Pindah ke IKN Tahap Pertama, Berikut Rinciannya

38 Kementerian/Lembaga Pindah ke IKN Tahap Pertama, Berikut Rinciannya

Nasional
KPK Panggil Gus Muhdlor sebagai Tersangka Jumat Pekan Ini

KPK Panggil Gus Muhdlor sebagai Tersangka Jumat Pekan Ini

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com