Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ganjar-Mahfud Gelar Kampanye Akbar Bertajuk "Hajatan Rakyat Bukan Konglomerat" di Solo

Kompas.com - 10/02/2024, 07:17 WIB
Nicholas Ryan Aditya,
Dani Prabowo

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Kampanye akbar terakhir pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD, pada Sabtu (10/2/2024) pagi digelar di Solo, Jawa Tengah.

Pantauan Kompas.com, gelaran acara sudah dipersiapkan sejak pukul 06.00 WIB.

Kampanye ini akan diisi dengan kirab budaya dari Jalan Ngarsopuro melintasi Jalan Slamet Riyadi menuju Benteng Vastenburg.

Kirab budaya kali ini bertajuk "Hajatan Rakyat Bukan Konglomerat".

Baca juga: Berbahasa Mandarin, Ganjar Pranowo Rayakan Imlek di Restoran Tionghoa

Beberapa formasi Kirab Budaya, sudah disiapkan di Jalan Ngarsopuro.

Tampak 21 unit gerobak sapi dan para penari tradisional berbaju adat Jawa sudah siap menghibur.

Selain itu, panitia kampanye akbar juga menyiapkan delapan formasi Kirab lainnya.

Mulai dari simbol Burung Garuda, Bendera Pataka, Drumband Kraton sebanyak 13 orang, musik perkusi dan tari bendera 66 orang.

Kemudian, ada juga pertunjukan reog yang akan dibawakan oleh tiga grup dengan total 60 orang.

Sementara itu, rombongan beskap berbaju merah, putih dan hitam.

Setiap rombongan itu masing-masing diisi oleh 17 orang berbaju beskap merah, 8 beskap putih dan 45 beskap hitam.

Lebih lanjut, ada pula formasi Wayang Orang 21 orang, dan Gajah Krumpyung 20 orang.

Hingga berita ini dimuat, Ganjar maupun Mahfud belum hadir. Namun sejumlah petinggi tim sukses Ganjar-Mahfud yaitu dari Tim Pemenangan Nasional (TPN) sudah tiba.

Baca juga: Sandiaga Uno Mengaku Tak Punya Target Masuk Kabinet jika Ganjar-Mahfud Menang Pilpres

Mereka di antaranya, Wakil Ketua TPN Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang dan Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa.

Kemudian turut sudah hadir di lokasi di antaranya Ketua DPC PDI-P Solo FX Hadi Rudyatmo, politikus PDI-P Rano Karno dan Aria Bima.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Prabowo Akan Bertemu Tim Hukumnya Hari Ini, Bahas Putusan MK

Prabowo Akan Bertemu Tim Hukumnya Hari Ini, Bahas Putusan MK

Nasional
Jokowi Bakal Siapkan Proses Transisi Pemerintahan Baru Usai Putusan MK

Jokowi Bakal Siapkan Proses Transisi Pemerintahan Baru Usai Putusan MK

Nasional
Jika Gabung Koalisi Prabowo-Gibran, PDI-P Dinilai Tak Punya Nilai Jual

Jika Gabung Koalisi Prabowo-Gibran, PDI-P Dinilai Tak Punya Nilai Jual

Nasional
Gerindra: Pertemuan Prabowo-Megawati Sedang Cocokkan Waktu, Tidak Lama Lagi...

Gerindra: Pertemuan Prabowo-Megawati Sedang Cocokkan Waktu, Tidak Lama Lagi...

Nasional
'Dissenting Opinion', Hakim Arief Nilai Mahkamah Etika Nasional Perlu untuk Tangani 'Cawe-cawe' Presiden

"Dissenting Opinion", Hakim Arief Nilai Mahkamah Etika Nasional Perlu untuk Tangani "Cawe-cawe" Presiden

Nasional
Djarot PDI-P: Di Dalam maupun Luar Pemerintahan Sama-sama Baik

Djarot PDI-P: Di Dalam maupun Luar Pemerintahan Sama-sama Baik

Nasional
Tanggapi Putusan MK, Jokowi: Tuduhan Kecurangan Tak Terbukti, Ini Penting

Tanggapi Putusan MK, Jokowi: Tuduhan Kecurangan Tak Terbukti, Ini Penting

Nasional
Prabowo: Berkah Politis di Jalan Kontroversi dan Tantangan Besarnya

Prabowo: Berkah Politis di Jalan Kontroversi dan Tantangan Besarnya

Nasional
Respons Putusan MK, Jokowi: Saatnya Kita Bersatu, Bekerja, Membangun Negara

Respons Putusan MK, Jokowi: Saatnya Kita Bersatu, Bekerja, Membangun Negara

Nasional
Anies-Muhaimin: Pilpres Telah Usai, Selamat Bekerja Prabowo-Gibran

Anies-Muhaimin: Pilpres Telah Usai, Selamat Bekerja Prabowo-Gibran

Nasional
Saksi Sebut Kementan Tiap Bulan Keluarkan Rp 43 Juta untuk Bayar Cicilan Alphard SYL

Saksi Sebut Kementan Tiap Bulan Keluarkan Rp 43 Juta untuk Bayar Cicilan Alphard SYL

Nasional
Selain Kirim Bantuan, Mensos Risma Akan Pasang Alarm Bencana di Gunung Semeru

Selain Kirim Bantuan, Mensos Risma Akan Pasang Alarm Bencana di Gunung Semeru

Nasional
PDI-P Tegaskan Gugatan atas KPU ke PTUN Dilanjutkan, meski Sudah Ada Putusan MK

PDI-P Tegaskan Gugatan atas KPU ke PTUN Dilanjutkan, meski Sudah Ada Putusan MK

Nasional
Usai Putusan MK, Ganjar-Mahfud Lapang Dada, PDI-P Beri Catatan

Usai Putusan MK, Ganjar-Mahfud Lapang Dada, PDI-P Beri Catatan

Nasional
Pemerintah Rancang Peta Jalan Cegah Kekerasan Anak di Ranah Daring

Pemerintah Rancang Peta Jalan Cegah Kekerasan Anak di Ranah Daring

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com