Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Prabowo Apresiasi TNI dan Polri dalam Pernyataan Penutup Debat

Kompas.com - 08/01/2024, 05:42 WIB
Adhyasta Dirgantara,
Ihsanuddin

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto menyatakan pentingnya rasa syukur yang dimiliki oleh seluruh warga atas keberhasilan Indonesia dalam menghindari konflik bersenjata dengan negara lain.

Prabowo juga mengapresiasi peran penting para presiden Indonesia sebelumnya dan keberanian serta dedikasi anggota TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara.

"Saya mengucapkan rasa terima kasih kepada prajurit dan TNI juga Polri dan ASN di seluruh Indonesia yang telah bekerja keras sehingga kita siap untuk bangkit menjadi negara maju yang maju," ujar Prabowo dalam debat di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024) malam. 

Baca juga: Momen Bahlil Jingkrak-jingkrak, Usai Prabowo Sebut Anies Sesat Bicara Etika

Menteri pertahanan itu menekankan pentingnya mempertahankan sistem pertahanan yang ada, dengan TNI-Polri di bawah kepemimpinan presiden, serta berjanji untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

"Kita semua perlu mempertahankan sistem yang sudah baik. TNI-Polri tetap di bawah presiden saya juga akan memperbaiki kesejahteraan TNI Polri dan dengan cara signifikan," ungkap Capres yang juga Menhan tersebut.

Selain itu, Prabowo menegaskan bahwa jika terpilih, ia akan mempertahankan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan non-blok, dengan menghormati semua negara dan menjadi tetangga yang baik.

"Jika saya menerima mandat dari rakyat maka tetap menjadikan politik bebas aktif dan non blok menghormati semua negara, menjadi negara tetangga baik," tutup Prabowo.

Baca juga: Prabowo-Anies Tak Bersalaman Usai Debat Capres Kedua

Debat pilpres ketiga ini berfokus pada isu pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik, dan politik luar negeri. 

Sepanjang debat, capres nomor urut 1 Anies Baswedan dan capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo banyak menyerang Prabowo soal kebijakannya selama 4 tahun lebih memimpin Kementerian Pertahanan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tanggal 5 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 5 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Sempat Berkelakar Hanif Dhakiri Jadi Menteri, Muhaimin Bilang Belum Ada Pembicaraan dengan Prabowo

Sempat Berkelakar Hanif Dhakiri Jadi Menteri, Muhaimin Bilang Belum Ada Pembicaraan dengan Prabowo

Nasional
PKS Janji Fokus Jika Gabung ke Prabowo atau Jadi Oposisi

PKS Janji Fokus Jika Gabung ke Prabowo atau Jadi Oposisi

Nasional
Gerindra Ungkap Ajakan Prabowo Buat Membangun Bangsa, Bukan Ramai-ramai Masuk Pemerintahan

Gerindra Ungkap Ajakan Prabowo Buat Membangun Bangsa, Bukan Ramai-ramai Masuk Pemerintahan

Nasional
PKB Terima Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah Kalimantan, Salah Satunya Isran Noor

PKB Terima Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah Kalimantan, Salah Satunya Isran Noor

Nasional
ICW Sebut Alasan Nurul Ghufron Absen di Sidang Etik Dewas KPK Tak Bisa Diterima

ICW Sebut Alasan Nurul Ghufron Absen di Sidang Etik Dewas KPK Tak Bisa Diterima

Nasional
Nasdem Kaji Duet Anies-Sahroni di Pilkada Jakarta

Nasdem Kaji Duet Anies-Sahroni di Pilkada Jakarta

Nasional
PDI-P Tuding KPU Gelembungkan Perolehan Suara PAN di Dapil Kalsel II

PDI-P Tuding KPU Gelembungkan Perolehan Suara PAN di Dapil Kalsel II

Nasional
Demokrat Tak Ingin Ada 'Musuh dalam Selimut' di Periode Prabowo-Gibran

Demokrat Tak Ingin Ada "Musuh dalam Selimut" di Periode Prabowo-Gibran

Nasional
Maju di Pilkada Jakarta atau Jabar, Ridwan Kamil: 1-2 Bulan Lagi Kepastiannya

Maju di Pilkada Jakarta atau Jabar, Ridwan Kamil: 1-2 Bulan Lagi Kepastiannya

Nasional
Demokrat Harap Tak Semua Parpol Merapat ke Prabowo Supaya Ada Oposisi

Demokrat Harap Tak Semua Parpol Merapat ke Prabowo Supaya Ada Oposisi

Nasional
Bingung dengan Objek Gugatan PDI-P di PTUN, KPU Belum Tahu Mau Jawab Apa

Bingung dengan Objek Gugatan PDI-P di PTUN, KPU Belum Tahu Mau Jawab Apa

Nasional
Gugat Dewas ke PTUN hingga 'Judicial Review' ke MA, Wakil Ketua KPK: Bukan Perlawanan, tapi Bela Diri

Gugat Dewas ke PTUN hingga "Judicial Review" ke MA, Wakil Ketua KPK: Bukan Perlawanan, tapi Bela Diri

Nasional
Sengketa Pileg, PPP Klaim Suara Pindah ke Partai Lain di 35 Dapil

Sengketa Pileg, PPP Klaim Suara Pindah ke Partai Lain di 35 Dapil

Nasional
Pemerintah Akan Bangun Sekolah Aman Bencana di Tiga Lokasi

Pemerintah Akan Bangun Sekolah Aman Bencana di Tiga Lokasi

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com