Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PKB Terima Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah Kalimantan, Salah Satunya Isran Noor

Kompas.com - 02/05/2024, 22:21 WIB
Tatang Guritno,
Ardito Ramadhan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengungkapkan, ada sejumlah tokoh petahana yang mendaftarkan diri maju sebagai bakal calon kepala daerah di beberapa daerah di Kalimantan lewat PKB.

Muhaimin tidak menyebutkan secara rinci nama-nama tokoh dimaksud dan daerah mana mereka akan mencalonkan, tetapi salah satu tokoh yang mendaftar adalah mantan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor.

"Saya tidak terlalu hafal (nama-namanya), misalnya ada Isran Noor,” kata Muhaimin di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (2/5/2024).

Muhaimin menyebutkan ada beberapa petahana lain yang ingin kembali menjajaki ikut pemilihan kepala daerah di Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara.

Baca juga: Cak Imin Sebut Pemerintahan Jokowi Sentralistik, Kepala Daerah PKB Harus Inovatif

Cak Imin, sapaan akrabnya, berharap agar para tokoh yang mendaftar ke PKB ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan.

“Kita berharap Kalimantan ini ada kekhasan, sumber daya alamnya bagus. Penduduknya tidak terlalu besar, mestinya kepala daerah bisa meningkatkan kesejahteraannya lebih cepat,” ujar Cak Imin

Ia juga berharap agar para bakal calon kepala daerah di Kalimantan bisa mewujudkan salah satu programnya saat mengikuti Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, yaitu membebaskan pajak bumi dan bangunan (PBB) untuk sekolahan maupun perguruan tinggi.

“Itu agar akses pendidikan bermutu dan murah biar diwujudkan,” kata Cak Imin.

Baca juga: PKB Jaring Bakal Calon Kepala Daerah untuk Pilkada 2024, Salah Satunya Edy Rahmayadi

Untuk diketahui, PKB membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah bagi semua pihak untuk diusung pada Pilkada serentak 2024.

“Ingin saya sampaikan, mari seluruh yang berkeinginan menjadi kepala daerah silahkan mendaftarkan ke PKB,” ujar Muhaimin di rumah dinasnya, Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Sabtu (20/4/2024) lalu.

“Karena, kami tidak membatasi hanya kader. Tetapi, semua pihak, baik itu berbeda suku, agama, ras, dan golongan maupun berbeda partai,” paparnya.

Adapun Pilkada serentak 2024 akan diselenggarakan di 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota pada 27 November 2024 mendatang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Idul Adha 2024, Ma'ruf Amin Ajak Umat Islam Tingkatkan Kepedulian Sosial dan Saling Bantu

Idul Adha 2024, Ma'ruf Amin Ajak Umat Islam Tingkatkan Kepedulian Sosial dan Saling Bantu

Nasional
Jokowi, Megawati, hingga Prabowo Sumbang Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

Jokowi, Megawati, hingga Prabowo Sumbang Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

Nasional
KIM Disebut Setuju Usung Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta, Golkar: Lihat Perkembangan Elektabilitasnya

KIM Disebut Setuju Usung Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta, Golkar: Lihat Perkembangan Elektabilitasnya

Nasional
Isu Perombakan Kabinet Jokowi, Sandiaga: Saya Siap Di-'reshuffle' Kapan Pun

Isu Perombakan Kabinet Jokowi, Sandiaga: Saya Siap Di-"reshuffle" Kapan Pun

Nasional
Hadiri Lion Dance Exhibition, Zita Anjani Senang Barongsai Bertahan dan Lestari di Ibu Kota

Hadiri Lion Dance Exhibition, Zita Anjani Senang Barongsai Bertahan dan Lestari di Ibu Kota

Nasional
Timwas Haji DPR Ajak Masyarakat Doakan Keselamatan Jemaah Haji dan Perdamaian Palestina

Timwas Haji DPR Ajak Masyarakat Doakan Keselamatan Jemaah Haji dan Perdamaian Palestina

Nasional
5 Perbaikan Layanan Haji 2024 untuk Jemaah Indonesia: 'Fast Track' hingga Fasilitas buat Lansia

5 Perbaikan Layanan Haji 2024 untuk Jemaah Indonesia: "Fast Track" hingga Fasilitas buat Lansia

Nasional
Timwas Haji DPR Ingatkan Panitia di Arab Saudi untuk Selalu Awasi Pergerakan Jemaah

Timwas Haji DPR Ingatkan Panitia di Arab Saudi untuk Selalu Awasi Pergerakan Jemaah

Nasional
Safenet Nilai Pemblokiran X/Twitter Bukan Solusi Hentikan Konten Pornografi

Safenet Nilai Pemblokiran X/Twitter Bukan Solusi Hentikan Konten Pornografi

Nasional
Pastikan Keamanan Pasokan Energi, Komut dan Dirut Pertamina Turun Langsung Cek Kesiapan di Lapangan

Pastikan Keamanan Pasokan Energi, Komut dan Dirut Pertamina Turun Langsung Cek Kesiapan di Lapangan

Nasional
Bersikeras Usung Ridwan Kamil di Jawa Barat, Golkar: Di Jakarta Surveinya Justru Nomor 3

Bersikeras Usung Ridwan Kamil di Jawa Barat, Golkar: Di Jakarta Surveinya Justru Nomor 3

Nasional
Soal Tawaran Masuk Kabinet Prabowo-Gibran, Sandiaga: Lebih Berhak Pihak yang Berkeringat

Soal Tawaran Masuk Kabinet Prabowo-Gibran, Sandiaga: Lebih Berhak Pihak yang Berkeringat

Nasional
PPP Tak Lolos Parlemen, Sandiaga: Saya Sudah Dievaluasi

PPP Tak Lolos Parlemen, Sandiaga: Saya Sudah Dievaluasi

Nasional
Respons Menko PMK, Komisi VIII DPR: Memberi Bansos Tidak Hentikan Kebiasaan Berjudi

Respons Menko PMK, Komisi VIII DPR: Memberi Bansos Tidak Hentikan Kebiasaan Berjudi

Nasional
Eks Penyidik Sebut KPK Tak Mungkin Asal-asalan Sita HP Hasto PDI-P

Eks Penyidik Sebut KPK Tak Mungkin Asal-asalan Sita HP Hasto PDI-P

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com