Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Umumkan Tim Pemenangan, Anies: Perjalanan Sampai Sini Berliku, Tak Potong Kompas dan Konstitusi

Kompas.com - 14/11/2023, 14:13 WIB
Nirmala Maulana Achmad,
Krisiandi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan mengatakan, koalisi telah memasuki babak baru setelah mengumumkan tim pemenangan.

Pengumuman tim pemenangan itu disampaikan satu hari setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan calon presiden dan wakil presiden untuk Pilpres 2024.

“Kita sudah memasuki babak baru di mana KPU sudah menetapkan (capres-cawapres). Dengan demikian apa yang diikhtiarkan telah dibuka pintunya dan kita masuk babak baru dan penetapan timnas Anies-Muhaimin ini bagian dari bagian formalitas yang harus kita tuntaskan,” kata Anies saat mengumumkan tim pemenangan di Jalan Diponegoro Nomor 10, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/11/2023).

Baca juga: Susunan Tim Pemenangan Anies-Muhaimin: Ada Eks Kabasarnas, Thomas Lembong, dan Ki Anom Suroto

Anies mengaku, perjalanan sampai mencapai titik sejauh ini bukan perjalanan yang sederhana.

“Berlika-liku, tidak selalu mulus, tapi kita tidak melewati jalan pintas dan kita tidak memotong kompas, apalagi potong konstitusi,” kata Anies.


“Kita jalan yang penuh dengan tantangan, penuh dengan hambatan, tapi itu semua kita lewati dengan keseriusan, keikhlasan, dengan kerja keras kolosal yang melibatkan ribuan bahkan jutaan orang yang bekerja selama ini,” ucap Anies.

Adapun Koalisi Perubahan resmi mengumumkan susunan tim pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar untuk Pilpres 2024.

Tim pemenangan itu diberi nama tim nasional (timnas).

Baca juga: Muhammad Syaugi, Eks Penerbang Jet Tempur F-16 yang Pimpin Timnas Anies-Muhaimin

Marsekal Madya (Purn) Muhammad Syaugi Alaydrus ditunjuk menjadi kapten timnas Anies-Muhaimin.

“Kapten tim, yakni Bapak Muhammad Syaugi Alaydrus,” kata Anies saat mengumumkan timnas.

Muhammad Syaugi merupakan mantan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Abituren Akmil 1984 ini juga peraih penghargaan terbaik angkatan atau Adhi Makayasa.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pejabat Kementan Tanggung Sewa 'Private Jet' SYL Rp 1 Miliar

Pejabat Kementan Tanggung Sewa "Private Jet" SYL Rp 1 Miliar

Nasional
Pejabat Kementan Tanggung Kebutuhan SYL di Brasil, AS, dan Arab Saudi

Pejabat Kementan Tanggung Kebutuhan SYL di Brasil, AS, dan Arab Saudi

Nasional
Gubernur Maluku Utara Akan Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Rp 106,2 Miliar

Gubernur Maluku Utara Akan Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Rp 106,2 Miliar

Nasional
MK Jadwalkan Putusan 'Dismissal' Sengketa Pileg pada 21-22 Mei 2024

MK Jadwalkan Putusan "Dismissal" Sengketa Pileg pada 21-22 Mei 2024

Nasional
Mahfud Ungkap Jumlah Kementerian Sudah Diminta Dipangkas Sejak 2019

Mahfud Ungkap Jumlah Kementerian Sudah Diminta Dipangkas Sejak 2019

Nasional
Tanggapi Ide Tambah Kementerian, Mahfud: Kolusinya Meluas, Rusak Negara

Tanggapi Ide Tambah Kementerian, Mahfud: Kolusinya Meluas, Rusak Negara

Nasional
[POPULER NASIONAL] Perbandingan Jumlah Kementerian Masa Megawati sampai Jokowi | Indonesia Kecam Serangan Israel ke Rafah

[POPULER NASIONAL] Perbandingan Jumlah Kementerian Masa Megawati sampai Jokowi | Indonesia Kecam Serangan Israel ke Rafah

Nasional
Tanggal 12 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 12 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Tanggal 11 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 11 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Demokrat Anggap Rencana Prabowo Tambah Kementerian Sah Saja, asal...

Demokrat Anggap Rencana Prabowo Tambah Kementerian Sah Saja, asal...

Nasional
Indonesia Digital Test House Diresmikan, Jokowi: Super Modern dan Sangat Bagus

Indonesia Digital Test House Diresmikan, Jokowi: Super Modern dan Sangat Bagus

Nasional
Menko Polhukam Harap Perpres 'Publisher Rights' Bisa Wujudkan Jurnalisme Berkualitas

Menko Polhukam Harap Perpres "Publisher Rights" Bisa Wujudkan Jurnalisme Berkualitas

Nasional
Saksi Sebut Kementan Beri Rp 5 Miliar ke Auditor BPK untuk Status WTP

Saksi Sebut Kementan Beri Rp 5 Miliar ke Auditor BPK untuk Status WTP

Nasional
Kasus Dugaan Asusila Ketua KPU Jadi Prioritas DKPP, Sidang Digelar Bulan Ini

Kasus Dugaan Asusila Ketua KPU Jadi Prioritas DKPP, Sidang Digelar Bulan Ini

Nasional
Gubernur Maluku Utara Nonaktif Diduga Cuci Uang Sampai Rp 100 Miliar Lebih

Gubernur Maluku Utara Nonaktif Diduga Cuci Uang Sampai Rp 100 Miliar Lebih

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com