Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Daftar 172 Produk Obat Sirup yang Dinyatakan Aman oleh BPOM

Kompas.com - 01/12/2022, 21:25 WIB
Fika Nurul Ulya,
Icha Rastika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali merilis daftar obat-obatan sirup yang aman digunakan sesuai aturan pakai karena telah memenuhi ketentuan.

Terbaru, ada tambahan 46 produk obat sirup yang dinyatakan aman, sehingga totalnya menjadi 172 produk sirup dari 22 industri farmasi.

Daftar obat sirup aman tersebut didapat dari hasil verifikasi pelaksanaan pengujian mandiri industri farmasi.

"Hasil verifikasi periode 18-29 November 2022, terdapat 46 produk sirup obat yang telah memenuhi ketentuan. Dengan demikian, BPOM menyatakan 172 produk sirup obat dari 22 industri farmasi telah memenuhi ketentuan, sehingga direkomendasikan untuk dapat diedarkan," demikian tulis BPOM dalam siaran pers, Kamis (1/12/2022).

Baca juga: Keluarga Korban Gagal Ginjal Minta BPOM dan Distributor Bahan Kimia Obat Sirup Bertanggung Jawab

Dengan demikian, informasi produk sirup obat pada penjelasan dengan Nomor HM.01.1.2.11.22.179 tanggal 17 November 2022 sebelumnya dinyatakan tidak berlaku dan diperbarui dengan daftar 172 obat yang baru tersebut.

Lebih lanjut, BPOM menyampaikan, akan terus melakukan verifikasi hasil pengujian bahan baku terhadap produk sirup obat lainnya serta informasi yang diperlukan untuk pemastian mutu, keamanan dan khasiat obat.

"Verifikasi dilakukan berdasarkan pemenuhan beberapa kriteria, antara lain kualifikasi pemasok, pengujian bahan baku setiap kedatangan dan setiap wadah, serta metode pengujian yang mengikuti standar/Farmakope terkini," ucap BPOM.

BPOM juga akan terus memperbarui informasi terkait hasil pengawasan sirup obat dalam Kejadian Tidak Diinginkan Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal (KTD GGAPA).

"Informasi akan disampaikan secara bertahap dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan didasarkan pada database registrasi produk di BPOM serta verifikasi hasil pengujian bahan baku dan produk sirup obat," demikian tulis pihak BPOM.

Baca juga: Keluarga Korban Gagal Ginjal Akut Disebut Trauma Berikan Obat Sirup ke Anak

Berikut ini daftar 172 obat sirup yang dinyatakan aman oleh BPOM:

1. Actifed sirup dus 1 botol plastik 60 ml (PT Sterling Products Indonesia)

2. ctifed plus cough suppressant dus 1 botol plastik 60 ml (PT Sterling Products Indonesia)

3. ctifed plus expectorant sirup dus 1 botol plastik 60 ml (PT Sterling Products Indonesia)

4. Aerius sirup dus 1 botol plastik 60 ml (PT Oganon Pharma Indonesia)

5. lloris sirup dus 1 botol 60 ml (PT Sanbe Farma)

6. Anflat suspensi dus 1 botol plastik 100 ml (PT Dankos Farma)

7. Antasida Doen suspensi dus 1 botol plastik 60 ml (PT Dexa Medica)

8. stharol sirup dus 1 botol plastik 60 ml (PT Sanbe Farma)

9. Bantif Child sirup dus 1 botol plastik 60 ml (PT Sanbe Farma)

10. Benadryl Original sirup dus 1 botol plastik 50 ml (PT Integrated Healthcare Indonesia)

11. Benadryl Wet Cough sirup dus 1 botol plastik 50 ml (PT Sanbe Farma)

12. Bicorsan sirup dus 1 botol 60 ml (PT Sanbe Farma)

Baca juga: Enggan Sebut Kasus Gagal Ginjal Akut, BPKN: Ini Kasus Keracunan Obat Sirup

13. Bufect suspensi dus 1 botol plastik 60 ml (PT Sanbe Farma)

14. Bufect Forte suspensi dus 1 botol plastik 60 ml (PT Sanbe Farma)

15. Candistin drops dus 1 botol 12 ml + penetes (PT Pharos Indonesia)

16. Capritazin drop dus 1 botol 20 ml (PT Caprifarmindo Laboratories)

17. Capritazin syrup dus 1 botol 60 ml (PT Caprifarmindo Laboratories)

18. Celestamine sirup dus 1 botol 30 ml (PT Organon Pharma Indonesia)

19. Celestamine sirup dus botol 60 ml (PT Organon Pharma Indonesia)

20. Cerini drop dus 1 botol 20 ml + dropper (PT Sanbe Farma)

21. Cerini sirup dus 1 botol 60 ml (PT Sanbe Farma)

22. Cetinal sirup sirup dus 1 botol plastik 60 ml (PT Dankos Farma)

23. Cetirizine HCL sirup dus botol 60 ml (PT Dexa Medica)

24. Claritin sirup dus botol 60 ml (PT Bayer Indonesia)

25. Colergis sirup dus 1 botol 60 ml (PT Dexa Medica)

Baca juga: BPOM Abai Awasi Obat Sirup, Keluarga Korban Gagal Ginjal: Kasusnya Sudah Ada 30 Tahun Lalu

26. Colergis sirup dus 1 botol plastik 60 ml (PT Dexa Medica)

27. Dapyrin sirup dus 1 botol plastik 60 ml (PT Hexpharm Jaya)

28. Depakene sirup dus 1 botol plastik 120 ml (PT Abbott Indonesia)

29. Depakene sirup dus 1 botol 120 ml (PT Abbott Indonesia)

30. Deslodin sirup dus 10 botol 60 ml (PT Bernofarm)

31. Desloratadine sirup dus 10 botol 60 ml (PT Bernofarm)

32. Dexanta suspensi dus 1 botol plastik 100 ml (PT Dexa Medica)

33. Diagro sirup dus 1 botol 60 ml (PT Mahakam Beta Farma)

34. Domperidone sirup dus 1 botol plastik 60 ml (PT Hexpharm Jaya)

35. Dumin dus sirup 1 botol 60 ml (PT Actavis Indonesia)

36. Dumin Forte sirup dus 1 botol 60 ml (PT Actavis Indonesia)

37. Edorisan drop dus 1 botol 15 ml (PT Sanbe Farma)

38. Eficap 100 ml suspensi dus 1 botol 100 ml (PT Caprifarmindo Laboratories)

39. Epexol sirup dus 1 botol 120 ml (PT Sanbe Farma)

40. Epexol sirup dus 1 botol 120 ml (PT Sanbe Farma)

41. Epexol Forte sirup dus 1 botol 60 ml (PT Sanbe Farma)

42. Epilepsan dus 1 botol 120 ml (PT Sanbe Farma)

43. Episan dus 1 botol 100 ml (PT Sanbe Farma)

Baca juga: 6 Celah yang Dimanfaatkan Industri Farmasi Nakal Berujung Kasus Obat Sirup Tercemar

44. Episan dus 1 botol 200 ml (PT Sanbe Farma)

45. Fasgo paracetamol sirup dus 1 botol plastik 60 ml (PT Finusolprima Farma Internasional)

46. Fasgo Forte sirup dus 1 botol plastik 60 ml (PT Finusolprima Farma Internasional)

47. Histrine cetirizine drops dus 1 botol 60 ml (PT Ferron Par Pharmaceuticals)

48. Histrine cetirizine sirup dus 1 botol 10 ml (PT Ferron Par Pharmaceuticals)

49. Kalmicetine suspensi dus 1 botol plastik 60 (PT Kalbe Farma)

50. Kalpepsa suspensi dus 1 botol plastik 60 ml (PT Kalbe Farma)

51. Komix KID (Rasa Strawberry) sirup dus 10 sachet 5 ml PT (Bintang Toedjoe)

Halaman Berikutnya
Halaman:


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com