Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
SOROT POLITIK

Golkar Dukung Perdamaian Israel-Palestina melalui Penyelesaian Two State Solution

Kompas.com - 28/10/2022, 13:52 WIB
Dwi NH,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Ketua Umum (Ketum) Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pihaknya mendukung dan mengapresiasi langkah aktif Pemerintah Republik Indonesia (RI) dalam menggalang dukungan bagi penyelesaian konflik Palestina-Israel.

“Partai Golkar mendukung langkah aktif pemerintah yang mengambil inisiatif dan menggalang dukungan melalui organisasi Konferensi Kerja Sama Negara-Negara Islam (OKI), Gerakan Non-Blok (GNB), maupun Committee on The Exercise of The Inalienable Right of The Palestinian People (CEIRPP),” ujarnya seperti dikutip dalam kanal YouTube G24 Channel, Jumat (28/10/2022).

Melansir Setnasasean.id, Indonesia meyakini bahwa two state solution atau solusi dua negara menjadi satu-satunya cara untuk merealisasikan perdamaian sekaligus meredam konflik yang terjadi di Palestina dan Israel.

Two state solution memiliki arti bahwa kedua pihak, yaitu Palestina dan Israel harus mengakui bersama soal keberadaan masing-masing sebagai negara.

Belum lama ini, Perdana Menteri (PM) Israel Yair Lapid juga telah menyerukan solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina.

Baca juga: Joe Biden Bertemu Presiden Israel, Sama-sama Mengkhawatirkan Iran

“Terlepas dari semua rintangan, sebagian besar warga Israel mendukung visi solusi dua negara, termasuk saya. Kami hanya punya satu syarat bahwa negara Palestina nantinya akan jadi negara yang damai. Tidak akan menjadi basis teror yang mengancam kesejahteraan dan keberadaan Israel,” ujarnya.

Sebelumnya, Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pihaknya mengecam keras serangan tentara Israel terhadap rakyat Palestina.

"Partai Golkar mengecam dengan keras tindakan militer Israel yang bertanggung jawab atas kekerasan tersebut," tuturnya saat menghadiri acara halal bihalal secara virtual dengan seluruh pengurus Partai Golkar, Jumat (14/5/2022).

Baca juga: Sinopsis Hacksaw Ridge, Perjuangan Tentara Tanpa Senjata

Airlangga menilai, serangan tentara Israel pada akhir Ramadhan 2022 di Masjid Al Aqsa sangat biadab. Apalagi, saat itu umat muslim Palestina sedang menjalankan salat tarawih hingga menimbulkan korban dari masyarakat sipil, bahkan perempuan dan anak-anak. 


Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pemerintahan Baru Indonesia dan Harapan Perdamaian Rusia-Ukraina

Pemerintahan Baru Indonesia dan Harapan Perdamaian Rusia-Ukraina

Nasional
Prabowo Terima Kunjungan Eks PM Inggris Tony Blair di Kemenhan, Ini yang Dibahas

Prabowo Terima Kunjungan Eks PM Inggris Tony Blair di Kemenhan, Ini yang Dibahas

Nasional
KPK Sebut Surat Sakit Gus Muhdlor Ganjil: Agak Lain Suratnya, Sembuhnya Kapan Kita Enggak Tahu

KPK Sebut Surat Sakit Gus Muhdlor Ganjil: Agak Lain Suratnya, Sembuhnya Kapan Kita Enggak Tahu

Nasional
Panglima AL Malaysia Datang ke Indonesia, Akan Ikut Memperingati 3 Tahun KRI Nanggala

Panglima AL Malaysia Datang ke Indonesia, Akan Ikut Memperingati 3 Tahun KRI Nanggala

Nasional
Beralasan Sakit, Gus Muhdlor Tak Penuhi Panggilan KPK

Beralasan Sakit, Gus Muhdlor Tak Penuhi Panggilan KPK

Nasional
Minta MK Urai Persoalan pada Pilpres 2024, Sukidi: Seperti Disuarakan Megawati

Minta MK Urai Persoalan pada Pilpres 2024, Sukidi: Seperti Disuarakan Megawati

Nasional
PPATK Bakal Tindaklanjuti Informasi Jokowi soal Indikasi Pencucian Uang lewat Aset Kripto Rp 139 Triliun

PPATK Bakal Tindaklanjuti Informasi Jokowi soal Indikasi Pencucian Uang lewat Aset Kripto Rp 139 Triliun

Nasional
Latihan Operasi Laut Gabungan 2024, Koarmada I Siapkan KRI Halasan untuk Tembak Rudal Exocet

Latihan Operasi Laut Gabungan 2024, Koarmada I Siapkan KRI Halasan untuk Tembak Rudal Exocet

Nasional
Yusril: Tak Ada Bukti Kuat Kubu Prabowo-Gibran Curang di Pilpres 2024

Yusril: Tak Ada Bukti Kuat Kubu Prabowo-Gibran Curang di Pilpres 2024

Nasional
Hakim MK Diminta Selamatkan Konstitusi lewat Putusan Sengketa Pilpres 2024

Hakim MK Diminta Selamatkan Konstitusi lewat Putusan Sengketa Pilpres 2024

Nasional
MK Bakal Unggah Dokumen 'Amicus Curiae' agar Bisa Diakses Publik

MK Bakal Unggah Dokumen "Amicus Curiae" agar Bisa Diakses Publik

Nasional
PSI Punya 180 Anggota DPRD, Kaesang: Modal Baik untuk Pilkada

PSI Punya 180 Anggota DPRD, Kaesang: Modal Baik untuk Pilkada

Nasional
Polri Sebut 8 Teroris yang Ditangkap di Sulteng Pernah Latihan Paramiliter di Poso

Polri Sebut 8 Teroris yang Ditangkap di Sulteng Pernah Latihan Paramiliter di Poso

Nasional
MK Kirim Surat Panggilan untuk Hadiri Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres 2024

MK Kirim Surat Panggilan untuk Hadiri Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres 2024

Nasional
Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2024 Dinilai Bakal Tunjukan Apakah Indonesia Masih Negara Hukum

Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2024 Dinilai Bakal Tunjukan Apakah Indonesia Masih Negara Hukum

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com