Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Prestasi dan Kontroversi Abdullah Azwar Anas yang Dilantik Jadi Menpan-RB

Kompas.com - 08/09/2022, 10:06 WIB
Aryo Putranto Saptohutomo

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan keputusannya melantik Abdullah Azwar Anas menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) karena prestasinya saat menjabat sebagai Bupati Banyuwangi.

"Kita semua tahu Pak Azwar Anas track record-nya jelas waktu memegang birokrasi di Banyuwangi banyak sekali yang saya lihat, saya lihat langsung ke sana," ujar Jokowi usai pelantikan di Istana Negara, Rabu (7/9/2022).

Baca juga: Alasan Pilih Azwar Anas Jadi Menpan-RB, Jokowi: Track Record-nya Jelas, Saya Lihat Langsung

"Inovasi-inovasi di bidang pelayanan publik, inovasi-inovasi di urusan KTP, urusan perizinan, dan bisa dilakukan di pasar, di mal, saya kira beliau termasuk yang pertama saat itu. Sehingga, track record itu yang menyebabkan kita memilih Pak Azwar Anas," tegas presiden.

Presiden Jokowi secara resmi melantik Abdullah Azwar Anas sebagai Menpan-RB di Istana Negara, Rabu (7/9/2022).

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 91/P Tahun 2022 tentang Pengangkatan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Kabinet Indonesia Maju dalam sisa masa jabatan periode tahun 2019-2024.

Sejak 13 Januari 2022, ia menjabat sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Deretan prestasi Abdullah Azwar Anas

Anas menjabat sebagai Bupati Banyuwangi selama 2 periode, yakni 21 Oktober 2010 sampai 21 Oktober 2015 dan 17 Februari 2016 sampai 17 Februari 2021.

Dia pernah menjadi politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada 2004 sampai 2015. Setelah itu Anas memutuskan bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Saat menjabat sebagai Bupati Banyuwangi, Anas membuat sejumlah inovasi dan menorehkan prestasi.

Inovasi itu mulai dari pemutakhiran sistem pelayanan administrasi kependudukan hingga pemantauan ternak melalui jaringan internet.

Salah satu cara Anas memperbaiki sistem pelayanan publik adalah dengan mendirikan Mal Pelayanan Publik di Kecamatan Genteng dan Rogojampi.

Baca juga: Alasan Pilih Azwar Anas Jadi Menpan-RB, Jokowi: Track Record-nya Jelas, Saya Lihat Langsung

Di fasilitas itu, masyarakat bisa mengurus 203 macam jenis dokumen atau izin mulai dari administrasi kependudukan seperti kartu tanda penduduk sampai penerbitan perizinan daerah.

Selain itu, Anas juga meluncurkan program "Smart Kampung", yaitu membuat 189 desa di seluruh Banyuwangi tersambung dengan jaringan internet berbasis serat optik.

Hal itu dilakukan untuk memudahkan seluruh penduduk dalam mengakses pelayanan publik sampai menyampaikan aspirasi.

Dia juga menerapkan program pemasangan 1.500 WiFi atau jaringan internet nirkabel di hampir seluruh Banyuwangi.

Halaman:


Terkini Lainnya

Presiden Jokowi Kunker ke Gorontalo, Bakal Resmikan Sejumlah Infrastruktur

Presiden Jokowi Kunker ke Gorontalo, Bakal Resmikan Sejumlah Infrastruktur

Nasional
Jelang Putusan Sengketa Pilpres 2024 Besok, MK Masih Laksanakan RPH Hari Ini

Jelang Putusan Sengketa Pilpres 2024 Besok, MK Masih Laksanakan RPH Hari Ini

Nasional
Hasto Nilai Spirit Kartini Ilhami Megawati Membuat Amicus Curiae

Hasto Nilai Spirit Kartini Ilhami Megawati Membuat Amicus Curiae

Nasional
Batu Ujian Penguasa

Batu Ujian Penguasa

Nasional
Cak Imin Siap Nongkrong Sampai Malam di MK Simak Putusan Sengketa

Cak Imin Siap Nongkrong Sampai Malam di MK Simak Putusan Sengketa

Nasional
Jelang Putusan MK, Anies: Kita Sedang Berada di Persimpangan Jalan

Jelang Putusan MK, Anies: Kita Sedang Berada di Persimpangan Jalan

Nasional
Jokowi dan Surya Paloh Kembali Bertemu Kemarin Pagi, Ini yang Dibicarakan

Jokowi dan Surya Paloh Kembali Bertemu Kemarin Pagi, Ini yang Dibicarakan

Nasional
Anies Yakin MK Ambil Keputusan Berani soal Sengketa Pilpres

Anies Yakin MK Ambil Keputusan Berani soal Sengketa Pilpres

Nasional
Diisukan Jadi Calon Wakil Ketua Mahkamah Agung, Suharto: Penentuannya Besok

Diisukan Jadi Calon Wakil Ketua Mahkamah Agung, Suharto: Penentuannya Besok

Nasional
Update Dampak Erupsi Gunung Ruang: Ribuan Warga Mengungsi di Sejumlah Titik

Update Dampak Erupsi Gunung Ruang: Ribuan Warga Mengungsi di Sejumlah Titik

Nasional
Nasib Koalisi Perubahan Menunggu Putusan MK...

Nasib Koalisi Perubahan Menunggu Putusan MK...

Nasional
[POPULER NASIONAL] Kubu Anies-Cak Imin Optimis MK Diskualifikasi Prabowo-Gibran | MK Diprediksi Tak Bakal Diskualifikasi Prabowo-Gibran

[POPULER NASIONAL] Kubu Anies-Cak Imin Optimis MK Diskualifikasi Prabowo-Gibran | MK Diprediksi Tak Bakal Diskualifikasi Prabowo-Gibran

Nasional
Yusril Ingatkan Potensi 'Chaos' Jika Belum Ada Presiden Baru Sampai 20 Oktober: MK Tak Berani Ambil Risiko Sebesar Itu

Yusril Ingatkan Potensi "Chaos" Jika Belum Ada Presiden Baru Sampai 20 Oktober: MK Tak Berani Ambil Risiko Sebesar Itu

Nasional
Jadi Tersangka TPPU Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang Praperadilan Gugat Polri

Jadi Tersangka TPPU Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang Praperadilan Gugat Polri

Nasional
Koalisi Perubahan Disebut Tak Solid, PKS: Kalau Putusan MK Kabulkan Gugatan 01, Solid Lagi

Koalisi Perubahan Disebut Tak Solid, PKS: Kalau Putusan MK Kabulkan Gugatan 01, Solid Lagi

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com