Kompas.com - 16/08/2022, 11:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menegaskan, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) harus dijaga keberlanjutannya.

Presiden mengungkapkan hal itu saat menyampaikan pidato kenegaraanya pada Sidang Tahunan MPR RI 2022 di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (16/8/2022).

"Pembangunan IKN harus dijaga keberlanjutannya. IKN bukan hanya untuk para ASN, tetapi juga para inovator dan para wirausahawan," ujar Jokowi.

Baca juga: Jokowi: Hukum Harus Ditegakkan Seadil-adilnya Tanpa Pandang Bulu!

"Bukan hanya berisi kantor-kantor pemerintah, tetapi juga motor penggerak ekonomi baru. Bukan kota biasa, tetapi kota rimba dengan pelayanan pendidikan dan kesehatan kelas dunia," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Negara mengakui bahwa pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN memang dibiayai oleh anggaran, pendapatan dan belanja negara (APBN).

Namun, dia menegaskan pembangunan selain kawasan tersebut akan dibiayai oleh investasi swasta.

Baca juga: Kenakan Baju Adat Paksian Warna Hijau, Jokowi: Melambangkan Kerukunan dan Kesejukan

"Kawasan Inti Pusat Pemerintahan memang dibangun oleh APBN, tetapi selebihnya, 80 persen investasi swasta diundang untuk berpartisipasi," ujar Jokowi saat

Jokowi menekankan bahwa pembangunan IKN merupakan salah satu agenda prioritas.

Menurutnya, semua agenda tersebut harus ditopang oleh manusia Indonesia yang unggul.

"Untuk itu, di bidang kesehatan, stunting harus cepat dipangkas. Layanan promotif dan preventif serta layanan pengobatan harus semakin kuat dan merata," kata Jokowi.

Baca juga: Sebut Krisis Masih Menghantui, Jokowi: Kita Harus Selalu Eling Lan Waspodo

"Akses anak usia didik terhadap layanan pendidikan yang berkualitas harus terus diprioritaskan. Para siswa dan mahasiswa harus dikenalkan pada dunia kerja sejak dini. Minat anak di bidang sains, teknologi, seni, dan olahraga harus didukung dan diapresiasi," tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenkes Jamin Vaksin Meningitis Tersedia Akhir September

Kemenkes Jamin Vaksin Meningitis Tersedia Akhir September

Nasional
Saat SBY Diminta Turun Gunung Imbau Lukas Enembe Taat Hukum...

Saat SBY Diminta Turun Gunung Imbau Lukas Enembe Taat Hukum...

Nasional
Sosok Asmujiono, Prajurit Kopassus yang Tingginya Hanya 165 Cm Kebanggaan Prabowo

Sosok Asmujiono, Prajurit Kopassus yang Tingginya Hanya 165 Cm Kebanggaan Prabowo

Nasional
Indonesia Optimistis Jet Tempur KF-21 Boramae Kelak Perkuat TNI AU

Indonesia Optimistis Jet Tempur KF-21 Boramae Kelak Perkuat TNI AU

Nasional
Babak Baru Kasus Brigadir J, Saat Eks Pentolan KPK Bela Ferdy Sambo dan Istrinya

Babak Baru Kasus Brigadir J, Saat Eks Pentolan KPK Bela Ferdy Sambo dan Istrinya

Nasional
Publik Diharap Pantau Sidang Ferdy Sambo Hindari Permainan Perkara

Publik Diharap Pantau Sidang Ferdy Sambo Hindari Permainan Perkara

Nasional
Dakwaan Berlapis Menanti Ferdy Sambo di Pengadilan

Dakwaan Berlapis Menanti Ferdy Sambo di Pengadilan

Nasional
Jaksa Kejagung Siapkan Amunisi Lawan Pembelaan Ferdy Sambo dkk

Jaksa Kejagung Siapkan Amunisi Lawan Pembelaan Ferdy Sambo dkk

Nasional
Ketatnya Pengawasan Tim Jaksa yang Tangani Kasus Ferdy Sambo

Ketatnya Pengawasan Tim Jaksa yang Tangani Kasus Ferdy Sambo

Nasional
Seteru Sekutu Militer dengan Parlemen

Seteru Sekutu Militer dengan Parlemen

Nasional
Kesalnya PKS soal Gugatan 'Presidential Threshold' UU Pemilu yang Segera Diputus MK

Kesalnya PKS soal Gugatan "Presidential Threshold" UU Pemilu yang Segera Diputus MK

Nasional
Tebal Berkas Perkara Ferdy Sambo dkk Capai 5.000 Halaman

Tebal Berkas Perkara Ferdy Sambo dkk Capai 5.000 Halaman

Nasional
Obral Jargon 'Partai Wong Cilik' Jelang Tahun Politik, Fakta atau Hanya Slogan Kosong?

Obral Jargon "Partai Wong Cilik" Jelang Tahun Politik, Fakta atau Hanya Slogan Kosong?

Nasional
Duduk Perkara Dugaan Kampanye Terselubung Anies Baswedan, Berawal dari Tabloid

Duduk Perkara Dugaan Kampanye Terselubung Anies Baswedan, Berawal dari Tabloid

Nasional
[POPULER NASIONAL] Sekber Prabowo-Jokowi Gugat Aturan Pencapresan | Febri Diansyah Jadi Pengacara Sambo

[POPULER NASIONAL] Sekber Prabowo-Jokowi Gugat Aturan Pencapresan | Febri Diansyah Jadi Pengacara Sambo

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.