Kompas.com - 03/08/2022, 17:13 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Garda Perubahan Indonesia (Garuda) mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilu 2024 di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/8/2022).

Ketua Umum Partai Garuda Ahmad Ridha Sabana mengatakan, partainya punya target meloloskan kadernya menduduki kursi DPR RI.

“Strategi kita ke depan, kita meyakini melampaui ambang batas (parliamentary threshold) sampai 6 persen,” tutur Ahmad ditemui wartawan.

Baca juga: Partai Garuda dan Partai Damai Kasih Bangsa Disebut Daftar ke KPU Rabu Besok

Ia mengungkapkan, partainya telah banyak berbenah setelah tak lolos ke Senayan pada Pemilu 2019.

“Kami saat ini sudah menguatkan PAC (pimpinan anak cabang) dibandingkan dengan periode lalu dan militansi kita semakin kuat,” sebut dia.

“Saya kira pendekatan pada pengurus kita dan anggota kita jauh lebih baik,” sambungnya.

Strategi lainnya, lanjut Ahmad, adalah menyasar pemilih muda dalam kontestasi elektoral nanti.

“Kebanyakan dari pengurus kita dari Sabang sampai Merauke, di DPP pun banyak yang masih muda. Komunikasi kita akan jauh lebih nyaman dengan mereka,” ucapnya.

Baca juga: Partai Garuda Kembali Ajukan Uji Materi Ketentuan Verifikasi Parpol Peserta Pemilu ke MK

Ahmad mengatakan, memiliki kejutan di daftar calon legislatif (caleg) dari Partai Garuda. Namun, ia tak mau mengungkapkan siapa figur itu saat ini.

“Tentu enggak kejutan lagi kalau saya sampaikan. Pokoknya sangat mengejutkan,” tandasnya.

Adapun Partai Garuda menjadi partai politik (parpol) kesebelas yang mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilu 2024.

Sebelumnya di hari pertama, Senin (1/8/2022) terdapat 9 parpol yang sudah mendaftarkan diri, berlanjut 1 parpol pada Selasa (2/8/2022).

Baca juga: Pendaftaran Parpol, Bawaslu Ingatkan KPU Beri Layanan yang Adil

Saat ini pihak KPU masih memeriksa kelengkapan berkas pendaftaran milik Partai Garuda.

Jika belum dinyatakan lengkap, KPU membuka kesempatan pelengkapan berkas hingga waktu pendaftaran ditutup yaitu 14 Agustus 2022.

Diketahui dalam Pemilu 2019, Partai Garuda hanya memperoleh 702.536 suara atau setara dengan 0,5 persen total suara sah nasional.

Pencapaian itu tak cukup membawanya mendapatkan kursi Parlemen, karena berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, ambang batas parlemen minimal 4 persen dari suara sah nasional.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.