Kompas.com - 22/06/2022, 12:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi II DPR RI melakukan rapat panitia kerja (panja) untuk membahas tiga Rancangan Undang-undang (RUU) terkait pembentukan provinsi baru di Papua bersama pemerintah.

Daftar Inventaris Masalah (DIM) 3 RUU itu akan dibahas dalam rapat ini.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di ruang rapat Komisi II Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (22/6/2022), rapat dimulai sekitar pukul 10.40 WIB.

Terlihat Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Eddy OS Hiariej hadir di ruang rapat. Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia pun membuka rapat.

Baca juga: Mendagri Tito Jelaskan Kenapa Pemekaran di Papua Penting Dilakukan, Salah Satunya Terkait Pelayanan Publik

Namun, sekitar pukul 11.00 WIB, rapat panja ini diputuskan untuk diskors. Rapat diskors hingga pukul 13.00 WIB.

Doli mengatakan skors terjadi karena ada masalah teknis karena DIM yang telah disusun pemerintah, DPR, dan DPD harus disesuaikan.

"Ternyata persandingan yang kita buat DIM itu belum termasuk usulan yang disampaikan DPD RI," kata Doli saat ditemui di Gedung DPR RI.

DPD RI baru mengusulkan DIM 3 RUU terkait pemekaran Papua ini kemarin sore.

"Sementara dari pemerintah itu sudah berapa hari," ucapnya.

Baca juga: DPR Tak Ingin Paksakan Pembahasan 3 RUU Provinsi Baru di Papua Cepat Rampung

"Jadi untuk menghargai semua, teman-teman yang terlibat dalam penentuan UU ini, terutama teman-teman DPD tadi, kita sepakat nanti pembahasan DIM berikutnya itu sudah disandingkan antara draf dari DPR kemudian dari pemerintah dan DPD RI," imbuh Doli.

Sebelumnya, DPR telah menetapkan 3 RUU terkait pemekaran wilayah di Papua menjadi RUU inisiatif DPR dalam rapat paripurna DPR pada 12 April 2022 lalu.

Tiga RUU tersebut adalah RUU tentang Pembentukan Provinsi Papua Selatan, RUU tentang Pembentukan Provinsi Papua Tengah, dan RUU tentang Pembentukan Provinsi Papua Pegunungan Tengah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.