Serangan Sekjen PDI-P ke Anies: Bandingkan dengan Ahok Hingga Sebut Mintanya Bawahan yang Kerja

Kompas.com - 29/01/2022, 20:40 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) menghadiri perayaan Natal 'Christmas in Jakarta' di Taman Fatahillah, Kota Tua, Jakarta, Senin (20/12/2021). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar acara 'Christmas in Jakarta' dengan tema Harmony with History dalam rangka menyambut perayaan Natal 2021 dengan pertunjukan video mapping bernuansa Natal yang menyorot ke Gedung Museum Sejarah Jakarta. ANTARA FOTO/INDRIANTO EKO SUWARSGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) menghadiri perayaan Natal 'Christmas in Jakarta' di Taman Fatahillah, Kota Tua, Jakarta, Senin (20/12/2021). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar acara 'Christmas in Jakarta' dengan tema Harmony with History dalam rangka menyambut perayaan Natal 2021 dengan pertunjukan video mapping bernuansa Natal yang menyorot ke Gedung Museum Sejarah Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto berkali-kali melontarkan 'serangan' ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Mulai dari mengkritik kinerja, hingga membandingkan dengan kader-kader PDI-P yang merupakan pendahalu Anies.

Setidaknya, ada 3 kali momen Hasto melontarkan kritik tajam untuk Anies. PDI-P yang merupakan partai oposisi di DKI Jakarta, memang kerap menyentil kerja-kerja Anies selama ini.

Hasto sempat membandingkan kerja Anies dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang menjadi Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2012-2014.

Ia juga menilai kerja Anies tak sebagus penerus Jokowi, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Baik Jokowi, Ahok, dan Djarot merupakan kader PDI-P pemimpin ibu kota sebelum Anies.

Baca juga: PDI-P DKI Sebut Sumur Resapan Program Unggulan Anies Terbukti Gagal Atasi Banjir Jakarta

Selain itu, Hasto mengungkap Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono merasa kesal karena sulit bekerja sama dengan Anies dalam menghadapi banjir.

Terbaru, Hasto menyebut Anies sebagai pemimpin yang tak mau mengurus wilayah Jakarta secara keseluruhan.

Kritik penanganan banjir

Tahun lalu, Hasto Kristiyanto menilai Anies Baswedan tak beres menangani persoalan banjir di Jakarta. Akibatnya banjir di Jakarta pun semakin parah.

"Saya bisa merasakan betapa susahnya warga Jakarta yang sering terdampak banjir. Kalau saya mengkritik Pak Anies, itu karena bagian tanggung jawab pemimpin guna mengantisipasi banjir," kata Hasto seperti dikutip dari Kompas.TV, Sabtu (29/1/2022)

Hal tersebut disampaikan Hasto dalam acara Program Gerakan Penghijauan dan Bersih-Bersih Daerah Aliran Sungai (DAS), Cinta Ciliwung Bersih, di Waduk Cincin, Jakarta Utara, pada 21 Februari 2021.

Hasto pun menyebut, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sampai marah-marah akibat sikap Anies yang dinilai tak bisa diajak bekerja sama dalam menangani banjir Jakarta.

Baca juga: Ketua Fraksi PDI-P DKI: Kalau Anggaran Sumur Resapan Muncul Lagi, Itu Namanya Anggaran Siluman

"Pak Basuki, Menteri PU pun sampai marah-marah karena betapa sulitnya bekerja sama dengan pemimpin DKI tersebut,” ungkapnya.

Ia lalu menyindir cara Anies menangani banjir. Sebab saat kampanye Pilgub DKI 2017, Anies sempat menyatakan penanganan banjir Jakarta harus dilakukan dengan memastikan air meresap ke dalam tanah, bukan mengalirkan air ke laut.

"Kalau bicara banjir Jakarta, karena asumsi yang salah bahwa air itu akan masuk ke bumi," tutur Hasto.

Hasto menilai, penanganan banjir di Jakarta yang kurang saat ini dikarenakan persoalan manajemen, tata ruang, dan keberanian pemimpin dalam mengambil keputusan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menko PMK Sebut Masyarakat Tak Perlu Pakai Masker Lagi jika Kasus Covid-19 Membaik

Menko PMK Sebut Masyarakat Tak Perlu Pakai Masker Lagi jika Kasus Covid-19 Membaik

Nasional
UPDATE 19 Mei: 3.766 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 19 Mei: 3.766 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Lewat 2 Tahun Hilangnya Jejak Harun Masiku dan Janji-janji Firli Bahuri

Lewat 2 Tahun Hilangnya Jejak Harun Masiku dan Janji-janji Firli Bahuri

Nasional
UPDATE 19 Mei: 4.083 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 19 Mei: 4.083 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 19 Mei: Bertambah 12, Kasus Kematian Covid-19 Jadi 156.510

UPDATE 19 Mei: Bertambah 12, Kasus Kematian Covid-19 Jadi 156.510

Nasional
UPDATE 19 Mei: Tambah 384, Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 5.891.574

UPDATE 19 Mei: Tambah 384, Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 5.891.574

Nasional
Densus 88 Akan Dikerahkan Dalami Kasus Ancaman Bom di Kedubes Belarus

Densus 88 Akan Dikerahkan Dalami Kasus Ancaman Bom di Kedubes Belarus

Nasional
UPDATE 19 Mei: Tambah 318, Total Kasus Covid-19 Capai 6.051.850

UPDATE 19 Mei: Tambah 318, Total Kasus Covid-19 Capai 6.051.850

Nasional
Tampik Tudingan Bawa HP sebelum Aniaya M Kece, Napoleon: Kalau Ada Rekamannya, Itu Menguntungkan Saya

Tampik Tudingan Bawa HP sebelum Aniaya M Kece, Napoleon: Kalau Ada Rekamannya, Itu Menguntungkan Saya

Nasional
Kemenkes Sebut Kecil Kemungkinan Hepatitis Akut Misterius Jadi Pandemi, Begini Alasannya

Kemenkes Sebut Kecil Kemungkinan Hepatitis Akut Misterius Jadi Pandemi, Begini Alasannya

Nasional
Menko PMK Sebut Pembiayaan Pasien Covid-19 akan Beralih ke BPJS jika Kasus Terkendali

Menko PMK Sebut Pembiayaan Pasien Covid-19 akan Beralih ke BPJS jika Kasus Terkendali

Nasional
Kementerian ATR/BPN-KLHK dan KPK Bahas Penataan Batas Kawasan Hutan

Kementerian ATR/BPN-KLHK dan KPK Bahas Penataan Batas Kawasan Hutan

Nasional
Menakar Keuntungan 'Curi Start' Koalisi Indonesia Bersatu

Menakar Keuntungan "Curi Start" Koalisi Indonesia Bersatu

Nasional
Sebut PPKM Bakal Dihapus, Menko PMK: Kalau Covid-19 Terkendali

Sebut PPKM Bakal Dihapus, Menko PMK: Kalau Covid-19 Terkendali

Nasional
Anggap Situasi Hepatitis Mirip Awal Pandemi Covid-19, Melki: Pencegahan yang Terpenting

Anggap Situasi Hepatitis Mirip Awal Pandemi Covid-19, Melki: Pencegahan yang Terpenting

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.