Kompas.com - 17/01/2022, 14:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pihaknya memang menghentikan sementara pemberangkatan jemaah umrah ke Tanah Suci.

Namun, Yaqut mengatakan, pemerintah tidak boleh melarang jemaah untuk berangkat umrah apabila sudah memiliki visa.

"Yang sudah mendapatkan visa jemaah, pemerintah tidak boleh melarang warga untuk pergi keluar negeri," kata Yaqut di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (17/1/2022).

Meski demikian, Yaqut mengimbau masyarakat untuk menahan diri untuk menunda sementara kegiatan ibadah umrah menyusul penyebaran varian Omicron.

"Tapi kembali itu berpulang ke masing-masing, sifatnya imbauan jangan berangkat dulu," ujarnya.

Baca juga: Polemik Umrah di Tengah Pandemi: Sempat Ditegur Kemenag hingga Terpapar Omicron

Yaqut mengatakan, bagi jemaah yang sudah terlanjur berangkat umrah, pemerintah akan memfasilitasi jemaah agar setibanya di Indonesia aman dari penularan virus.

Ia juga mengatakan, jemaah umrah yang tiba di Tanah Air akan melakukan karantina di Wisma Atlet.

Namun, kata dia, pihaknya tengah melakukan lobi kepada Satgas Penanganan Covid-19 agar para jemaah umrah melakukan karantina di Asrama Haji.

"Kalau sekarang masih di wisma atlet karena kita belum dapat approvement dari satgas untuk menggunakan asrama haji bagi pelaku pelaku perjalanan luar, nah kita usahakan supaya dapat approvement dari satgas," ucap dia.

Baca juga: Kepastian Tim Advance Umrah Terpapar Omicron Tunggu Hasil WGS Kemenkes

Lebih lanjut, Yaqut mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi pemberangkatan umrah secara komprehensif seiring dengan kepulangan 400 jemaah umrah pada Senin ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.