Rudy Alfonso, Politisi Golkar dan Pengacara yang Jadi Dubes Portugal

Kompas.com - 17/11/2021, 18:17 WIB

Pengacara kasus korupsi

Pada 2007 hingga 2017, bersama beberapa rekannya, Rudy Alfonso mendirikan Alfonso and Partners Law Office, kemudian dengan namanya sendiri, Alfonso Law Firm pada awal 2019.

Dikenal sebagai pengacara, Rudy jelas tak jarang menangani beberapa perkara, termasuk perkara besar.

Catatan Kompas.com, pada akhir Oktober dan November 2013, Rudy sempat menjadi pengacara Deddy Kusdinar yang merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan sarana dan prasarana olahraga atau dikenal proyek Hambalang.

Rudy diketahui mendampingi Deddy saat menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Diperiksa dalam kasus e-KTP

Selain itu, nama Rudy juga mencuat dalam kasus korupsi e-KTP.

Dia bersinggungan dengan KPK saat dipanggil untuk memberikan penjelasan terkait kasus menghalangi penyidikan dan penuntutan terkait kasus korupsi pengadaan KTP Elektronik atau e-KTP dengan tersangka politisi Partai Golkar lainnya, yaitu Markus Nari.

Rudy diduga memengaruhi mantan anggota DPR Miryam S Haryani, untuk berbohong dan mencabut keterangan dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

Namun, dia membantah semua pernyataan itu.

Dia juga disebut terkait aliran dana dari PT Quadra Solutions bersangkutan dengan proyek e-KTP.  Menurut Rudi, uang itu diberikan perusahaan terkait konsultasi hukum dalam proyek lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.