BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan KPCPEN

Dalam 2 Hari, Indonesia Dapat Kiriman Lebih dari 1 Juta Dosis Vaksin dari Negara Sahabat

Kompas.com - 15/10/2021, 16:55 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19. Shutterstock/M-FotoIlustrasi vaksin Covid-19.
|

KOMPAS.com – Bantuan vaksin Covid-19 dari berbagai negara untuk Indonesia terus berdatangan. Dalam dua hari, yakni Rabu (13/10/2021) dan Kamis (14/10/2021), lebih dari satu juta dosis vaksin sukses mendarat di Tanah Air.

Adapun vaksin yang tiba pada Rabu adalah AstraZeneca dengan jumlah 688.800 dosis. Sementara, pada Kamis, Indonesia kedatangan 601.380 dosis vaksin Pfizer dan 672.600 dosis vaksin AstraZeneca.

Terkait AstraZeneca, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan, bantuan vaksin yang masuk tahap ke-88 dan ke-90 tersebut merupakan dose-sharing melalui jalur Covax Facilities dari Pemerintah Prancis.

Adapun dose-sharing adalah mekanisme berbagi vaksin antara negara yang kelebihan vaksin dan negara yang membutuhkan.

Baca juga: Indonesia Terima 207.000 Dosis Vaksin AstraZeneca dari Belanda

Retno menambahkan, total bantuan vaksin AstraZeneca dari Pemerintah Prancis yang telah diterima Indonesia sejauh ini mencapai 3.852.340 dosis. Jumlah ini melebihi komitmen awal yang disampaikan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada 4 Agustus 2021, yaitu 3 juta dosis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk diketahui, komitmen tersebut merupakan tindak lanjut dari komunikasi antara Menlu RI dan Menlu Prancis pada 22 Juli 2021. Prancis sendiri juga berencana menggandakan sumbangan vaksin ke negara-negara miskin menjadi 120 juta dosis.

“Apresiasi mendalam atas bantuan dan dukungan dari Prancis. Solidaritas dan kerja sama yang kuat menjadi modal utama Indonesia dalam mengatasi pandemi Covid-19," kata Retno dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Jumat (15/10/2021).

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Usman Kansong mengatakan bahwa total vaksin Pfizer yang masuk ke Indonesia mencapai 16,3 juta dosis.

Baca juga: 601.380 Dosis Vaksin Pfizer Tiba di RI, Langsung Didistribusikan ke 8 Provinsi

Dengan kedatangan dua vaksin tersebut, lanjut Usman, jumlah stok vaksin di Tanah Air semakin bertambah. Vaksin yang dimiliki Indonesia pun terdiri dari berbagai merek, baik bentuk jadi maupun bahan baku (bulk), dengan jumlah keseluruhan mencapai 282.490.700 dosis.

Lebih lanjut, Usman menuturkan bahwa pemerintah saat ini terus bekerja keras mendistribusikan vaksin ke seluruh wilayah Indonesia. Khusus vaksin Pfizer, kata Usman, pemerintah memfokuskan delapan provinsi sebagai titik pendistribusian.

Kedelapan provinsi itu terdiri dari Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Tengah (Sulteng), Maluku Utara (Malut), Sulawesi Utara (Sulut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Maluku, Sulawesi Barat (Sulbar), dan Jawa Barat (Jabar).

"Sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo, setiap vaksin yang datang harus segera didistribusikan, lalu disuntikkan kepada masyarakat. Semakin cepat masyarakat disuntik, semakin terlindungi mereka dari Covid-19," ujarnya.

Baca juga: AstraZeneca dan Pfizer Kembali Tiba, Stok Vaksin RI Lebihi 225 Juta Dosis

Dengan jumlah penduduk yang banyak, akselerasi vaksinasi harus dilakukan dengan cepat. Namun, upaya ini membutuhkan dukungan masyarakat.

Pasalnya, lanjut Usman, peningkatan capaian vaksinasi di daerah menjadi elemen penting dalam membangun herd immunity atau kekebalan kelompok.

Bersamaan dengan percepatan vaksinasi, pemerintah terus mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) 5M. Adapun prokes 5M terdiri dari mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Vaksin dan kepatuhan terhadap prokes akan menjadi modal yang kuat bagi Indonesia untuk terus menurunkan angka penyebaran virus. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk segera vaksin dan patuh menjalani prokes,” ucap Usman.

Sebagai informasi, selain Prancis, Indonesia juga mendapatkan bantuan vaksin dari Amerika Serikat (AS), Belanda, China, Uni Arab Emirat (UAE), Jepang, dan Australia.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Instruksikan Percepatan Bantuan dan Perbaikan Terkait Erupsi Semeru

Jokowi Instruksikan Percepatan Bantuan dan Perbaikan Terkait Erupsi Semeru

Nasional
BNPB Minta Pusat dan Daerah Bahu-membahu Lakukan Penanganan Darurat Erupsi Semeru

BNPB Minta Pusat dan Daerah Bahu-membahu Lakukan Penanganan Darurat Erupsi Semeru

Nasional
TNI AU Terjunkan Pasukan Bantu Masyarakat Terdampak Erupsi Semeru

TNI AU Terjunkan Pasukan Bantu Masyarakat Terdampak Erupsi Semeru

Nasional
PMI Kirim 10 Tangki Air, Makanan, dan Layanan Kesehatan untuk Pengungsi Semeru

PMI Kirim 10 Tangki Air, Makanan, dan Layanan Kesehatan untuk Pengungsi Semeru

Nasional
Kasus Polisi Perkosa Mahasiswa hingga Bunuh Diri, Kapolri: Sedang Ditangani

Kasus Polisi Perkosa Mahasiswa hingga Bunuh Diri, Kapolri: Sedang Ditangani

Nasional
BPBD: 902 Warga Mengungsi akibat Erupsi Semeru

BPBD: 902 Warga Mengungsi akibat Erupsi Semeru

Nasional
Diangkat Jadi ASN Polri, Eks Kasatgas KPK: Kita Ikuti Dulu Sosialisasi Besok

Diangkat Jadi ASN Polri, Eks Kasatgas KPK: Kita Ikuti Dulu Sosialisasi Besok

Nasional
Erupsi Gunung Semeru, 41 Orang Alami Luka Bakar

Erupsi Gunung Semeru, 41 Orang Alami Luka Bakar

Nasional
Wapres Minta BNPB, Kemensos, Kemenkes, dan Pemprov Segera Tangani Dampak Erupsi Semeru

Wapres Minta BNPB, Kemensos, Kemenkes, dan Pemprov Segera Tangani Dampak Erupsi Semeru

Nasional
Mbah Rono: Erupsi Gunung Semeru Tidak Seperti Letusan Merapi Tahun 2010

Mbah Rono: Erupsi Gunung Semeru Tidak Seperti Letusan Merapi Tahun 2010

Nasional
AHY Instruksikan Kader Demokrat Bantu Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

AHY Instruksikan Kader Demokrat Bantu Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Nasional
[POPULER NASIONAL] Respons Polri Usai Jokowi Kritik Polisi Sowan ke Ormas Pembuat Onar | Kronologi Erupsi Gunung Semeru

[POPULER NASIONAL] Respons Polri Usai Jokowi Kritik Polisi Sowan ke Ormas Pembuat Onar | Kronologi Erupsi Gunung Semeru

Nasional
BNPB Kirim Bantuan Logistik Senilai Rp 1,1 Miliar untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

BNPB Kirim Bantuan Logistik Senilai Rp 1,1 Miliar untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

Nasional
Kepala BNPB Pastikan Tahapan Penanganan Darurat Erupsi Semeru Berjalan Optimal dan Cepat

Kepala BNPB Pastikan Tahapan Penanganan Darurat Erupsi Semeru Berjalan Optimal dan Cepat

Nasional
BNPB: 13 Orang Meninggal akibat Erupsi Gunung Semeru, Baru 2 yang Teridentifikasi

BNPB: 13 Orang Meninggal akibat Erupsi Gunung Semeru, Baru 2 yang Teridentifikasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.