Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/09/2021, 13:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, pemerintah terus berupaya mempercepat capaian vaksinasi Covid-19.

Program vaksinasi nasional terus diperluas di berbagai kalangan dan ke seluruh penjuru negeri.

"Sejak 13 Januari 2021 pemerintah bekerja siang dan malam untuk melakukan vaksinasi secara massal di seluruh penjuru Tanah Air," kata Jokowi dalam acara gerakan nasional vaksinasi yang digelar Dewan Pimpinan Pusat Projo, Jumat (24/9/2021).

Belakangan, upaya percepatan program ini dilakukan melalui vaksinasi door to door. Vaksinasi dari pintu ke pintu diharapkan mampu menjangkau lebih banyak penduduk.

Melalui vaksinasi, Jokowi ingin seluruh masyarakat terlindungi dari risiko sakit berat karena Covid-19, mulai dari tenaga kesehatan, lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, hingga anak-anak.

Presiden menargetkan vaksinasi mampu menjangkau 70 persen penduduk di akhir tahun ini. Ia pun mengajak semau pihak mendukung target tersebut dengan segera mengikuti vaksinasi.

Baca juga: Ketua DPR Minta Pemerintah Percepat Vaksinasi Covid-19

Semakin cepat vaksinasi rampung, kata Jokowi, maka pandemi Covid-19 diharapkan semakin cepat berakhir.

"Semua pihak harus berkolaborasi meyakinkan masyarakat bahwa vaksinasi aman dan halal, mempercepat vaksinasi di tempat-tempat yang bisa dijangkau untuk menyentuh sebanyak mungkin masyarakat yang belum divaksin," ujarnya.

Kendati masyarakat sudah divaksin, Jokowi mewanti-wanti agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Ia mengingatkan bahwa pandemi virus corona belum berakhir.

Presiden meminta semua pihak tetap mematuhi protokol kesehatan ketat, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan selalu mencuci tangan dengan bersih. Ia ingin protokol kesehatan menjadi kebiasaan baru dalam aktivitas sehari-hari.

Jokowi menambahkan, belum bisa diprediksi secara pasti kapan pandemi Covid-19 betul-betul akan berakhir. Ia menyebutkan bahwa virus corona tidak mungkin hilang secara total.

"Yang bisa kita lakukan adalah mengendalikan penyebaran Covid-19, meskipun sudah divaksin, kita tidak boleh senang-senang berlebihan," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.