KILAS

Berkomitmen Cetak SDM Kompeten, Kementerian KP Terima Taruna Baru

Kompas.com - 26/08/2021, 12:33 WIB
Para taruna di satuan pendidikan Kementerian Kelautan dan Perikanan (Kementerian KP). DOK. Humas Kementerian KPPara taruna di satuan pendidikan Kementerian Kelautan dan Perikanan (Kementerian KP).

“Para peserta didik jalur khusus merupakan anak pelaku utama kelautan dan perikanan, seperti nelayan, pembudidaya, pengolah, pemasar ikan, serta petambak garam,” tutur Bambang.

Sebagai informasi, peserta didik jalur khusus akan mendapatkan keistimewaan dari Kementerian KP, yakni berupa pembiayaan untuk biaya pendidikan, seragam, dan perlengkapan lain.

Baca juga: Lewat Teaching Factory, Kementerian KP Cetak Wirausaha Muda di Kampus Vokasi

Selama mengikuti pembelajaran, mereka dibebaskan pula dari segala bentuk biaya, mulai dari saat masuk hingga lulus.

Hal tersebut merupakan bentuk afirmatif kebijakan Kementerian KP untuk memberikan kesempatan anak pelaku utama kelautan dan perikanan guna mendapatkan kesempatan pendidikan.

Hal itu sekaligus menjadi cara agar ketika lulus nanti, mereka bisa melakukan modernisasi usaha orangtua dan mengembangkan sektor kelautan dan perikanan di daerah masing-masing.

Untuk jalur khusus tersebut, Kementerian KP memberikan kuota khusus bagi anak pelaku usaha minimal 50 persen dari jumlah peserta didik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ciptakan SDM Terampil di Kelautan dan Perikanan, Kementerian KP Gelar Berbagai Pelatihan

Sementara itu, untuk peserta didik jalur umum, biaya pendidikan disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 75 Tahun 2015 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku untuk Kementerian KP.

Besaran yang harus dibayar setiap semester adalah Rp 150.000 untuk program Diploma V dan Rp 100.000 untuk Diploma III.

Biaya tersebut sudah sangat terjangkau dengan meliputi biaya pendidikan, baik teori, praktik, makan tiga kali sehari, serta berbagai fasilitas lainnya.

Di samping itu besaran biaya juga didasarkan pada Pengumuman Nomor 1693/BRSDM.4/Dl.201/VIII/2021 Tanggal 23 Agustus 2021 tentang Hasil Seleksi Penerimaan Peserta Didik pada Satuan Pendidikan Tinggi Lingkup KKP Tahun 2021.

Baca juga: Cegah Penurunan Populasi Ikan Selar Bentong, Kementerian KP Lakukan Penelitian

Disebutkan bahwa peserta didik jalur umum menyediakan perlengkapan seperti seragam selama mengikuti pendidikan dan dimusyawarahkan oleh orangtua atau wali calon peserta didik melalui forum orangtua taruna yang difasilitasi oleh satuan pendidikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut Sebut Pemerintah Tak Akan Lockdown untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Luhut Sebut Pemerintah Tak Akan Lockdown untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Nasional
Muncul Varian Omicron, Menkes: Tidak Perlu Panik

Muncul Varian Omicron, Menkes: Tidak Perlu Panik

Nasional
Pemerintah Pastikan Tempat Karantina Akan Kerja Keras Cegah Varian Omicron dari Luar Negeri

Pemerintah Pastikan Tempat Karantina Akan Kerja Keras Cegah Varian Omicron dari Luar Negeri

Nasional
Ini Daftar 11 Negara yang Warganya Dilarang Masuk RI untuk Cegah Varian Omicron

Ini Daftar 11 Negara yang Warganya Dilarang Masuk RI untuk Cegah Varian Omicron

Nasional
Menkes: Sampai Sekarang Indonesia Belum Teramati Adanya Varian Omicron

Menkes: Sampai Sekarang Indonesia Belum Teramati Adanya Varian Omicron

Nasional
Cegah Varian Corona Omicron, Masa Karantina Pelaku Perjalanan Internasional Jadi 7 Hari

Cegah Varian Corona Omicron, Masa Karantina Pelaku Perjalanan Internasional Jadi 7 Hari

Nasional
WNI dari Negara Afrika bagian Selatan dan Hongkong Wajib Karantina 14 Hari

WNI dari Negara Afrika bagian Selatan dan Hongkong Wajib Karantina 14 Hari

Nasional
Terendah Selama 2021, Kasus Kematian Covid-19 Bertambah 1 dalam Sehari

Terendah Selama 2021, Kasus Kematian Covid-19 Bertambah 1 dalam Sehari

Nasional
Bantu Amankan KTT G20, KSAL Siapkan Kapal Perang hingga Pesawat Udara

Bantu Amankan KTT G20, KSAL Siapkan Kapal Perang hingga Pesawat Udara

Nasional
Sebaran 264 Kasus Baru Covid-19, di DKI Tertinggi

Sebaran 264 Kasus Baru Covid-19, di DKI Tertinggi

Nasional
UPDATE 28 November: Tambah 1 Orang, Total Kasus Kematian akibat Covid-19 Capai 143.808

UPDATE 28 November: Tambah 1 Orang, Total Kasus Kematian akibat Covid-19 Capai 143.808

Nasional
UPDATE: 244.999 SpesimenĀ Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 0,94 Persen

UPDATE: 244.999 SpesimenĀ Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 0,94 Persen

Nasional
UPDATE 28 November: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 8.214

UPDATE 28 November: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 8.214

Nasional
Kapal Selam KRI Cakra-401 Selesai Jalani 'Overhaul', KSAL: Hasilnya Bagus

Kapal Selam KRI Cakra-401 Selesai Jalani "Overhaul", KSAL: Hasilnya Bagus

Nasional
UPDATE 28 November: 94.339.737 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 28 November: 94.339.737 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.