Survei IPO: Elektabilitas Partai Papan Tengah di Luar Pemerintahan Merangkak Naik

Kompas.com - 14/08/2021, 16:46 WIB
ILUSTRASI: Bendera partai-partai politik  berkibar di jalanan mencoba merebut perhatian masyarakat di masa pemilu legislatif 2014. Foto diambil di Kawasan Matraman, Jakarta, Minggu (6/4/2014). KOMPAS/HERU SRI KUMOROILUSTRASI: Bendera partai-partai politik berkibar di jalanan mencoba merebut perhatian masyarakat di masa pemilu legislatif 2014. Foto diambil di Kawasan Matraman, Jakarta, Minggu (6/4/2014).

JAKARTA, KOMPAS.com - Elektabilitas partai papan tengah yang berada di luar pemerintahan dinilai mulai mengalami perubahan yang positif. Kondisi ini justru berbanding terbalik dengan partai besar yang kini duduk di kursi pemerintahan. 

Hal itu sebagaimana terlihat dari survei yang dilakukan Indonesia Political Opinion (IPO) pada 2-10 Agustus 2021 terhadap 1.200 responden. 

Menurut Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah, saat ini elektabilitas partai papan atas cenderung stagnan bahkan turun.

"Partai kelas menengah dan partai di luar pemerintah punya pergerakan lebih agresif dibandingkan dengan partai-partai yang sudah ada di pemerintah (yang) justru terkesan stagnan," kata Dedi dalam diskusi virtual Polemik MNC Trijaya "Pandemi dan Konstelasi Politik 2024", Sabtu (14/8/2021).

Ia pun mencontohkan elektabilitas Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat. Dengan simulasi pertanyaan apabila pemilu digelar hari ini, elektabilitas PAN berada di kisaran 5,8 persen dan menempati posisi tujuh besar.

Baca juga: Survei IPO: Prabowo Subianto Jadi Menteri Paling Populer di Kabinet Indonesia Maju

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Padahal, bila dibandingkan survei yang sama pada April lalu, PAN hanya mampu bertengger di posisi delapan dengan persentase 2,2 persen. Kini, PAN justru berhasil mengalahkan Partai Keadilan Sejahtera yang sebelumnya sempat bertengger di posisi kelima dengan 5,3 persen, tetapi sekarang justru merosot di posisi kedelapan dengan 4,9 persen.

"Sebelumnya PKS selalu di atas PAN, tapi hari ini terbalik, PAN berada di atas PKS," tutur Dedi.

Sementara Partai Demokrat memiliki elektabilitas 8,7 persen dan berhasil menempati urutan keempat. Meski sama-sama bertengger pada urutan keempat dibandingkan survei sebelumnya, namun elektabilitas partai itu melonjak drastis dari sebelumnya 6,8 persen.

"Partai Demokrat itu sekarang sudah di posisi keempat, dengan asumsi tidak ada di pemerintahan, begitu ya. Meskipun asumsi lain, AHY melakukan linier dengan peningkatan elektabilitas Demokrat mungkin karena hasil kerja mesin parpol," ujar Dedi.

"Tapi catatannya adalah karena Demokrat di luar pemerintah, maka kemudian respon negatif terhadap pemerintah itu bergeser pada respon yang dianggap sebagai pilihan alternatif adalah oposisi," sambung dia.

Baca juga: Survei IPO: Mayoritas Responden Tak Puas Kebijakan PPKM Darurat

Untuk diketahui, survei ini menggunakan metode multistage random sampling. Adapun margin of error survei ini 2,5 persen dan tingkat kepercayaan 97 persen.

Berikut 18 pilihan responden terhadap partai politik jika Pemilu digelar saat ini:

  1. PDI Perjuangan 19,5 persen
  2. Partai Golkar 13,8 persen
  3. Partai Gerindra 12,6 persen
  4. Partai Demokrat 8,7 persen
  5. Partai Nasdem 7,8 persen
  6. Partai Kebangkitan Bangsa 7,5 persen
  7. Partai Amanat Nasional 5,8 persen
  8. Partai Keadilan Sejahtera 4,9 persen
  9. Partai Perindo 2,1 persen
  10. Partai Persatuan Pembangunan 1,9 persen
  11. Partai Berkarya 1,9 persen
  12. Partai Solidaritas Indonesia 1,8 persen
  13. Partai Hanura 0,9 persen
  14. Partai Gelora 0,7 persen
  15. Partai Bulan Bintang 0,5 persen
  16. Partai Garuda 0,2 persen
  17. PKPI 0 persen
  18. Partai Ummat 0 persen
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TNI AU Terjunkan Pasukan Bantu Masyarakat Terdampak Erupsi Semeru

TNI AU Terjunkan Pasukan Bantu Masyarakat Terdampak Erupsi Semeru

Nasional
PMI Kirim 10 Tangki Air, Makanan, dan Layanan Kesehatan untuk Pengungsi Semeru

PMI Kirim 10 Tangki Air, Makanan, dan Layanan Kesehatan untuk Pengungsi Semeru

Nasional
Kasus Polisi Perkosa Mahasiswa hingga Bunuh Diri, Kapolri: Sedang Ditangani

Kasus Polisi Perkosa Mahasiswa hingga Bunuh Diri, Kapolri: Sedang Ditangani

Nasional
BPBD: 902 Warga Mengungsi akibat Erupsi Semeru

BPBD: 902 Warga Mengungsi akibat Erupsi Semeru

Nasional
Diangkat Jadi ASN Polri, Eks Kasatgas KPK: Kita Ikuti Dulu Sosialisasi Besok

Diangkat Jadi ASN Polri, Eks Kasatgas KPK: Kita Ikuti Dulu Sosialisasi Besok

Nasional
Erupsi Gunung Semeru, 41 Orang Alami Luka Bakar

Erupsi Gunung Semeru, 41 Orang Alami Luka Bakar

Nasional
Wapres Minta BNPB, Kemensos, Kemenkes, dan Pemprov Segera Tangani Dampak Erupsi Semeru

Wapres Minta BNPB, Kemensos, Kemenkes, dan Pemprov Segera Tangani Dampak Erupsi Semeru

Nasional
Mbah Rono: Erupsi Gunung Semeru Tidak Seperti Letusan Merapi Tahun 2010

Mbah Rono: Erupsi Gunung Semeru Tidak Seperti Letusan Merapi Tahun 2010

Nasional
AHY Instruksikan Kader Demokrat Bantu Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

AHY Instruksikan Kader Demokrat Bantu Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Nasional
[POPULER NASIONAL] Respons Polri Usai Jokowi Kritik Polisi Sowan ke Ormas Pembuat Onar | Kronologi Erupsi Gunung Semeru

[POPULER NASIONAL] Respons Polri Usai Jokowi Kritik Polisi Sowan ke Ormas Pembuat Onar | Kronologi Erupsi Gunung Semeru

Nasional
BNPB Kirim Bantuan Logistik Senilai Rp 1,1 Miliar untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

BNPB Kirim Bantuan Logistik Senilai Rp 1,1 Miliar untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

Nasional
Kepala BNPB Pastikan Tahapan Penanganan Darurat Erupsi Semeru Berjalan Optimal dan Cepat

Kepala BNPB Pastikan Tahapan Penanganan Darurat Erupsi Semeru Berjalan Optimal dan Cepat

Nasional
BNPB: 13 Orang Meninggal akibat Erupsi Gunung Semeru, Baru 2 yang Teridentifikasi

BNPB: 13 Orang Meninggal akibat Erupsi Gunung Semeru, Baru 2 yang Teridentifikasi

Nasional
Erupsi Gunung Semeru, Kemenhub Sebut Penerbangan Masih Beroperasi Normal

Erupsi Gunung Semeru, Kemenhub Sebut Penerbangan Masih Beroperasi Normal

Nasional
PVMBG: Gunung Semeru Masih Level Waspada meskipun Aktivitasnya Meningkat

PVMBG: Gunung Semeru Masih Level Waspada meskipun Aktivitasnya Meningkat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.