Bertemu Menlu AS, Retno Tekankan Pentingnya Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan di Afganistan

Kompas.com - 04/08/2021, 10:57 WIB
Indonesian Foreign Ministr Retno Marsudi speaks during a virtual informal meeting with foreign ministers and representatives of the Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), in Jakarta, (2/3/2021) ReutersIndonesian Foreign Ministr Retno Marsudi speaks during a virtual informal meeting with foreign ministers and representatives of the Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), in Jakarta, (2/3/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menekankan pentingnya perlindungan dan pemberdayaan perempuan di Afganistan.

Hal itu ia sampaikan saat bertemu Menlu Amerika Serikat (AS), Anthony Blinken dalam First Meeting of Strategic Dialogue atau pertemuan pertama dialog strategis, di Washington DC, Selasa (3/8/2021).

“Perempuan harus diberikan kesempatan untuk membangun Afghanistan ke depan pascakonflik," ujar Retno, dalam keterangan tertulis, Rabu (4/8/2021).

Baca juga: Indonesia Jajaki Kerja Sama Jangka Panjang Bidang Kesehatan dengan AS

Retno menjelaskan, Indonesia selama ini turut berperan sebagai inisiator pertemuan ulama terkait upaya perdamaian di Afghanistan.

Keduanya juga sepakat mengenai pentingnya komitmen para pihak di Afghanistan untuk melanjutkan perundingan perdamaian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, Retno dan Blinken juga bertukar pikiran mengenai situasi di Myanmar. Mereka menyoroti pentingnya penegakan demokrasi di Myanmar, serta perlunya memprioritaskan keselamatan dan kesejahteraan rakyat Myanmar.

Pembahasan juga mencakup soal isu perubahan iklim. Retno menyampaikan progres pemenuhan komitmen Indonesia dalam isu perubahan iklim.

Menurut dia, Indonesia yakin akan dapat memenuhi komitmen penurunan emisi sebanyak 29 persen dengan kapasitas nasional dan 41 persen dengan bantuan internasional pada 2030.

Baca juga: Indonesia Terima Tambahan Dukungan Penanganan Pandemi dari AS Senilai 30 Juta Dollar AS

Kemudian, Indonesia berharap AS dan negara maju lainnya juga dapat memenuhi komitmennya, termasuk dalam hal penyediaan climate fund untuk mendukung program-program adaptasi.

Kemudian, Retno dan Blinken juga membahas kerja sama kedua negara di bidang kesehatan serta ekonomi.

Dalam pertemuan itu, Blinken mengapresiasi peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.

“Indonesia merupakan mitra demokrasi kunci AS dan AS siap bekerja sama dalam berbagai isu-isu penting di kawasan," kata Blinken.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pimpinan Komisi II: Jika Pemilu 2024 Digelar April Akan Kacaukan Tahapan Pilkada

Pimpinan Komisi II: Jika Pemilu 2024 Digelar April Akan Kacaukan Tahapan Pilkada

Nasional
Jokowi: Saling Bantu Tanpa Melihat Perbedaan Kunci Tangguh Hadapi Pandemi

Jokowi: Saling Bantu Tanpa Melihat Perbedaan Kunci Tangguh Hadapi Pandemi

Nasional
Wamenag Harap Mahasiswa Jadi Katalisator Penguatan Moderasi Beragama

Wamenag Harap Mahasiswa Jadi Katalisator Penguatan Moderasi Beragama

Nasional
KPK Setor Uang Denda Rp 500 Juta dari Eks Mensos Juliari Batubara ke Kas Negara

KPK Setor Uang Denda Rp 500 Juta dari Eks Mensos Juliari Batubara ke Kas Negara

Nasional
Kemendikbud Ristek Kaji Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi di Sekolah

Kemendikbud Ristek Kaji Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi di Sekolah

Nasional
KPK Didesak Segera Beri Kejelasan soal Status Hukum Azis Syamsuddin

KPK Didesak Segera Beri Kejelasan soal Status Hukum Azis Syamsuddin

Nasional
Beri Penghargaan ke Atlet Paralimpiade, Megawati: Jangan Ada Putus Asa

Beri Penghargaan ke Atlet Paralimpiade, Megawati: Jangan Ada Putus Asa

Nasional
Kemendikbud Ristek: 222 Guru dan 156 Siswa Positif Covid-19

Kemendikbud Ristek: 222 Guru dan 156 Siswa Positif Covid-19

Nasional
Jelang PON XX, Vaksinasi Dosis Kedua di Papua Baru 13,9 Persen, Laporcovid-19: Masih Sangat Rendah

Jelang PON XX, Vaksinasi Dosis Kedua di Papua Baru 13,9 Persen, Laporcovid-19: Masih Sangat Rendah

Nasional
Azis Syamsuddin Dikabarkan Minta KPK Tunda Pemeriksaan karena Jalani Isoman

Azis Syamsuddin Dikabarkan Minta KPK Tunda Pemeriksaan karena Jalani Isoman

Nasional
Ini Dua Kasus yang Menjerat Irjen Napoleon Bonaparte

Ini Dua Kasus yang Menjerat Irjen Napoleon Bonaparte

Nasional
Epidemiolog Sebut Klaster Sekolah Menunjukkan Data Sebaran Covid-19 Mesti Dievaluasi

Epidemiolog Sebut Klaster Sekolah Menunjukkan Data Sebaran Covid-19 Mesti Dievaluasi

Nasional
Azis Syamsuddin Dikabarkan Tersangka, Pimpinan DPR Tetap Utamakan Asas Praduga Tak Bersalah

Azis Syamsuddin Dikabarkan Tersangka, Pimpinan DPR Tetap Utamakan Asas Praduga Tak Bersalah

Nasional
Syarat Penerbangan Dikeluhkan Masyarakat, Pemerintah Diminta Kaji Ulang Harga dan Masa Berlaku Tes Covid-19

Syarat Penerbangan Dikeluhkan Masyarakat, Pemerintah Diminta Kaji Ulang Harga dan Masa Berlaku Tes Covid-19

Nasional
Satgas: Tak Menutup Kemungkinan Kegiatan Besar Diizinkan Selama Kasus Covid-19 Terkendali

Satgas: Tak Menutup Kemungkinan Kegiatan Besar Diizinkan Selama Kasus Covid-19 Terkendali

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.