Kemenkes Ungkap Baru 17 Juta Orang yang Disuntik Vaksin Covid-19 Secara Lengkap

Kompas.com - 23/07/2021, 18:18 WIB
Suasana vaksinasi Covid-19 bagi pelajar yang digelar di SMAN 5 Bandung, Jalan Belitung, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (14/7/2021). Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi memulai vaksinasi Covid-19 terhadap para pelajar di Jawa Barat, dengan menargetkan 1.000 sampai 2.000 siswa yang divaksin per harinya. KOMPAS.com/AGIE PERMADISuasana vaksinasi Covid-19 bagi pelajar yang digelar di SMAN 5 Bandung, Jalan Belitung, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (14/7/2021). Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi memulai vaksinasi Covid-19 terhadap para pelajar di Jawa Barat, dengan menargetkan 1.000 sampai 2.000 siswa yang divaksin per harinya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, hingga saat ini baru 17 juta orang yang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 secara lengkap.

"Jumlah yang saat ini telah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 sebanyak lebih dari 61 juta orang. Sebanyak 43,4 juta orang yang mendapatkan suntikan vaksin dosis pertama dan 17 juta orang yang mendapatkan suntikan vaksin dosis kedua," ujar Nadia dalam dialog virtual "A-Z" PPKM yang disiarkan YouTube Kominfo TV, Jumat (23/7/2021).

"Tetapi yang 17 juta orang yang telah mendapatkan suntikan secara lengkap (dua dosis)," lanjutnya.

Ia menambahkan, target vaksinasi Covid-19 saat ini telah bertambang menjadi 208,2 juta orang. Hal itu menyusul adanya penambahan rentang usia vaksinasi, yakni untuk anak remaja usia 12-17 tahun.

Baca juga: Peringati Hari Anak Nasional 2021, JIS Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Pelajar dan Sekolah Lain

"Nah jadi dari 208,2 juta target sasaran itu yang sudah mendapatkan dosis lengkap itu sekitar 8 persen," ungkapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sehingga kita harus percepat vaksinasi sesuai dengan ketersediaan vaksin Covid-19," lanjut Nadia.

Saat ini, Indonesia telah memiliki lebih dari 130 juta dosis vaksin Covid-19. Sebanyak 75 juta dosis di antaranya telah siap untuk disuntikkan.

"Jadi ini situasi yang harus kita kejar bersama sambil menurunkan penularan Covid-19. Presiden sendiri telah mengingatkan agar kita mampu mencapai target 2 juta vaksinasi dalam sehari," ungkap Nadia.

"Sehingga jika tidak selesai 2 juta sehari kita tidak akan menyelesaikan target pada Desember 2021," tuturnya.

Baca juga: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Saat Ini 8 Persen dari Target 208,2 Juta

Sebagaimana diketahui, sebelumnya pemerintah telah menetapkan target sasaran vaksinasi sebanyak 181,5 juta.

Jumlah 181,5 juta tersebut setara dengan 70 persen populasi yang diharapkan dapat memicu kekebalan kelompok atau herd immunity.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Konstruksi Perkara Suap di Kabupaten Hulu Sungai Utara

Ini Konstruksi Perkara Suap di Kabupaten Hulu Sungai Utara

Nasional
Kasus Pengadaan Lahan di Munjul, KPK Dalami Dugaan Pemberian Barang

Kasus Pengadaan Lahan di Munjul, KPK Dalami Dugaan Pemberian Barang

Nasional
OTT di Kabupaten Hulu Sungai Utara, KPK Amankan Uang Rp 345 Juta

OTT di Kabupaten Hulu Sungai Utara, KPK Amankan Uang Rp 345 Juta

Nasional
1,6 Juta Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia, Didistribusikan ke 5 Provinsi

1,6 Juta Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia, Didistribusikan ke 5 Provinsi

Nasional
Dinyatakan Bersalah Atas Polusi Udara di Ibu Kota, Ini Hukuman Untuk Jokowi, Menteri LHK, Mendagri hingga Menkes

Dinyatakan Bersalah Atas Polusi Udara di Ibu Kota, Ini Hukuman Untuk Jokowi, Menteri LHK, Mendagri hingga Menkes

Nasional
KPK Tahan 3 Tersangka Suap di Kabupaten Hulu Sungai Utara

KPK Tahan 3 Tersangka Suap di Kabupaten Hulu Sungai Utara

Nasional
OTT di Hulu Sungai Utara, KPK Tetapkan Plt Kadis PUPRT dan 2 Pihak Swasta Tersangka

OTT di Hulu Sungai Utara, KPK Tetapkan Plt Kadis PUPRT dan 2 Pihak Swasta Tersangka

Nasional
Politik Dinasti sebagai Komorbid Demokrasi

Politik Dinasti sebagai Komorbid Demokrasi

Nasional
Komisioner Harap Jokowi Pakai Rekomendasi Komnas HAM Sikapi Persoalan TWK KPK

Komisioner Harap Jokowi Pakai Rekomendasi Komnas HAM Sikapi Persoalan TWK KPK

Nasional
KPK Tetapkan Plt Kadis PUPRT Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalsel Tersangka Suap

KPK Tetapkan Plt Kadis PUPRT Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalsel Tersangka Suap

Nasional
Alex Noerdin Tersangka, Fraksi Golkar Akan Bicarakan Nasibnya di DPR

Alex Noerdin Tersangka, Fraksi Golkar Akan Bicarakan Nasibnya di DPR

Nasional
Jokowi: Enggak Apa-apa Vaksinasi Pertama Dulu, tapi PTM Terbatas...

Jokowi: Enggak Apa-apa Vaksinasi Pertama Dulu, tapi PTM Terbatas...

Nasional
Pencairan Bansos di Kalteng Dievaluasi, Mensos Minta Pemda Perbaiki Data

Pencairan Bansos di Kalteng Dievaluasi, Mensos Minta Pemda Perbaiki Data

Nasional
Mendagri Harap Penyelenggaraan Pemilu 2024 Berjalan Presisi

Mendagri Harap Penyelenggaraan Pemilu 2024 Berjalan Presisi

Nasional
Kelakar Siswa Saat Bincang Virtual dengan Jokowi: Senang Sampai Terbawa Mimpi, Pak

Kelakar Siswa Saat Bincang Virtual dengan Jokowi: Senang Sampai Terbawa Mimpi, Pak

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.