Kompas.com - 23/07/2021, 18:14 WIB
Seorang Petugas gerai pakaian di Mall Epicentrum Lombok, Selasa (19/5/2020) mengecek suhu tubuh balita yang dibawa ibunya belanja baju lebaran. Meskipun memakai masker anak anak rentan tertular covid19. FITRI RSeorang Petugas gerai pakaian di Mall Epicentrum Lombok, Selasa (19/5/2020) mengecek suhu tubuh balita yang dibawa ibunya belanja baju lebaran. Meskipun memakai masker anak anak rentan tertular covid19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 sekaligus Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Reisa Broto Asmoro meminta anak-anak untuk tidak melakukan rekreasi selama kasus Covid-19 belum bisa dikendalikan.

"Kurangi jalan-jalan keluar, sabar sedikit, agar tidak membuat diri kita sendiri jadi sakit atau membuat keluarga jadi sakit, kita harus tetap produktif di rumah," kata Reisa melalui keterangan pers secara virtual dalam rangka Hari Anak Nasional 2021, Jumat (23/7/2021).

Reisa mengatakan, PPKM Level 4 yang berjalan dalam beberapa hari terakhir berhasil menurunkan kegiatan rekreasi dan wisata masyarakat.

Baca juga: Ancol Buka Sentra Vaksinasi Covid-19 Khusus Anak, Berhadiah Tiket Wahana Rekreasi

Ia mengatakan, masih banyak masyarakat yang patuh pada protokol kesehatan dengan melakukan aktivitas di dalam rumah.

"Semakin sedikit yang keluar rumah maka semakin kecil kemungkinan virus Corona ini ditularkan dari satu manusia ke manusia lainnya," ujarnya.

Namun, Reisa mengatakan, sebagian masyarakat masih ada yang tidak patuh menerapkan protokol kesehatan yaitu sebanyak 11 persen pada 18 Juli 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Padahal, kata dia, untuk mengakhiri pandemi Covid-19 harus dilakukan dengan seluruh lapisan masyarakat.

Baca juga: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Saat Ini 8 Persen dari Target 208,2 Juta

"Jadinya kayak gini tadi, jangan dicontoh ya, kita teruskan kebiasaan yang baik-baik saja," ucapnya.

Lebih lanjut, Reisa mengatakan, selain mematuhi protokol kesehatan, upaya 3T juga akan ditingkatkan pemerintah agar kasus Covid-19 dapat ditemukan sedini mungkin.

"Kenapa harus di test? Supaya cepat dirawat dan disembuhkan dan jangan sampai menulari orang lain lagi," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.