Kompas.com - 15/07/2021, 18:22 WIB
Presiden Joko Widodo (depan, tiga kiri) melambaikan tangan saat berfoto bersama para pemimpin negara-negara peserta KTT G20 di Osaka Jepang, Jumat (28/06/2019). Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana mengikuti serangkaian acara KTT G20 dan pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara sahabat pada 28-29 Juni di Osaka. ANTARA FOTO/REUTERS/KIM KYUNG-HOPresiden Joko Widodo (depan, tiga kiri) melambaikan tangan saat berfoto bersama para pemimpin negara-negara peserta KTT G20 di Osaka Jepang, Jumat (28/06/2019). Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana mengikuti serangkaian acara KTT G20 dan pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara sahabat pada 28-29 Juni di Osaka.

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia mendorong agar negara-negara Group of 20 atau G20 bekerja sama dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang saat ini masih terjadi.

Hal tersebut disampaikan Co-Sherpa G20 Indonesia Staf Khusus Menteri Luar Negeri untuk Penguatan Program-Program Prioritas Dian Triansyah Djani dalam pertemuan kedua G20 Sherpa secara virtual.

Menurut dia, kesepakatan G20 di tahun 2021 diharapkan dapat mendukung pemulihan kesehatan dan ekonomi pasca pandemi tersebut.

"Kesepakatan G20 harus dapat ditindaklanjuti dengan implementasi konkret sehingga kami mendorong agar G20 bekerja sama menghadapi pandemi," ujar Djani, dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri, Kamis (15/7/2021).

Baca juga: Seorang Delegasi Indonesia pada Pertemuan G20 di Italia Dinyatakan Positif Covid-19

Selain itu, kata Djani, Indonesia juga meminta G20 untuk memastikan akses vaksin Covid-19 untuk seluruh negara.

Akses vaksin tersebut harus adil dan terjangkau agar pandemi Covid-19 yang terjadi bisa segera usai secara global.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"G20 perlu memastikan akses vaksin COVID-19 yang adil dan terjangkau," kata dia.

Menurut Djani, agar dunia bisa bangkit dari krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19, maka implementasi berbagai kesepakatan G20 dan peningkatan kerja sama sektor-sektor tertentu harus dilakukan.

Antara lain, seperti sektor kesehatan, pendidikan yang berkaitan dengan penyiapan tenaga kerja terampil, serta pentingnya pendidikan vokasi.

"Termasuk reskilling dan upskilling untuk mereka yang terdampak pandemi," kata Djani.

Baca juga: Luhut Minta NTT Persiapkan Diri sebagai Lokasi Side Event KTT G20 Tahun 2022

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut vs Haris Azhar dan Fatia Kontras, Berawal dari Tudingan 'Bermain' Tambang di Papua

Luhut vs Haris Azhar dan Fatia Kontras, Berawal dari Tudingan "Bermain" Tambang di Papua

Nasional
KPK Periksa Sekda Sebagai Saksi Dugaan Suap Pengadaan Barang di Kabupaten Hulu Sungai Utara

KPK Periksa Sekda Sebagai Saksi Dugaan Suap Pengadaan Barang di Kabupaten Hulu Sungai Utara

Nasional
Wapres Dorong Percepatan Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia

Wapres Dorong Percepatan Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia

Nasional
Bertemu Dubes Arab Saudi, Kemenag Lobi agar Jemaah Indonesia Bisa Umrah

Bertemu Dubes Arab Saudi, Kemenag Lobi agar Jemaah Indonesia Bisa Umrah

Nasional
ICW Sebut Sejumlah Alasan Jokowi Harus Bersikap Terkait Polemik TWK Pegawai KPK

ICW Sebut Sejumlah Alasan Jokowi Harus Bersikap Terkait Polemik TWK Pegawai KPK

Nasional
Indonesia Serukan Dunia Bantu Vaksinasi Covid-19 bagi Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Indonesia Serukan Dunia Bantu Vaksinasi Covid-19 bagi Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Nasional
Komisi X Minta Munculnya Klaster Covid-19 di Sekolah jadi Bahan Evaluasi, Bukan untuk Tunda PTM

Komisi X Minta Munculnya Klaster Covid-19 di Sekolah jadi Bahan Evaluasi, Bukan untuk Tunda PTM

Nasional
Wapres Sebut Salah Satu Cara Tangani Pandemi adalah Terus Terapkan Protokol Kesehatan

Wapres Sebut Salah Satu Cara Tangani Pandemi adalah Terus Terapkan Protokol Kesehatan

Nasional
Cegah Peningkatan Kasus Covid-19, Wapres: Indonesia Tidak Mau Kecolongan Lagi

Cegah Peningkatan Kasus Covid-19, Wapres: Indonesia Tidak Mau Kecolongan Lagi

Nasional
Nadiem: 100.000 Guru Honorer Segera Diangkat Jadi PPPK, Mohon Tepuk Tangannya...

Nadiem: 100.000 Guru Honorer Segera Diangkat Jadi PPPK, Mohon Tepuk Tangannya...

Nasional
Rapat dengan Nadiem, Ketua Komisi X Beberkan Beragam Masalah Seleksi Guru PPPK

Rapat dengan Nadiem, Ketua Komisi X Beberkan Beragam Masalah Seleksi Guru PPPK

Nasional
KPK Eksekusi Mantan Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo ke Lapas Sukamiskin

KPK Eksekusi Mantan Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo ke Lapas Sukamiskin

Nasional
Kapolri Didesak Tak Tindaklanjuti Laporan Pidana Luhut dan Moeldoko ke Pembela HAM

Kapolri Didesak Tak Tindaklanjuti Laporan Pidana Luhut dan Moeldoko ke Pembela HAM

Nasional
Indonesia Terbaik di Dunia Tangani Covid-19, Wapres: Kita Sedang Persiapkan Hadapi Endemi

Indonesia Terbaik di Dunia Tangani Covid-19, Wapres: Kita Sedang Persiapkan Hadapi Endemi

Nasional
Target Lansia Divaksinasi 21 Juta, Menkes: Sampai Sekarang Baru 25 Persen

Target Lansia Divaksinasi 21 Juta, Menkes: Sampai Sekarang Baru 25 Persen

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.