Anggota Fraksi Demokrat Minta Jaksa Agung Jemput Bola ke Kampus Rekrut Calon Jaksa Terbaik

Kompas.com - 14/06/2021, 14:23 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin (tengah) mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/6/2021). Raker tersebut membahas penanganan kasus yang menarik perhatian publik dan koordinasi yang dilakukan dengan Lembaga terkait serta pola penataan organisasi dan tata kerja Kejaksaan RI dan evaluasi pelaksanaan Peraturan Jaksa Agung No.15/2020. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc. ANTARA FOTO/Aprillio AkbarJaksa Agung ST Burhanuddin (tengah) mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/6/2021). Raker tersebut membahas penanganan kasus yang menarik perhatian publik dan koordinasi yang dilakukan dengan Lembaga terkait serta pola penataan organisasi dan tata kerja Kejaksaan RI dan evaluasi pelaksanaan Peraturan Jaksa Agung No.15/2020. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin mendatangi kampus-kampus untuk merekrut calon-calon jaksa terbaik.

Menurut dia, hal ini dapat menghasilkan calon jaksa terbaik di lingkungan kejaksaan.

"Jadi kalau bisa bapak jemput bola, datang ke kampus-kampus yang terbaik untuk mendapatkan calon-calon jaksa yang bagus," kata Benny di rapat Komisi III DPR RI bersama Kejaksaan Agung, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin (14/6/2021).

Menurut Benny, banyak anak-anak Indonesia yang tidak mau menjadi jaksa.

Baca juga: Tujuh Kejari di Banten Gagal Berpredikat Bebas Korupsi, Wakil Jaksa Agung: Integritas Masih Kurang

Pasalnya, politisi Partai Demokrat ini menilai gaji seorang jaksa di Indonesia masih sangat kecil.

"Sebab, mohon maaf aja, kalau anak-anak kita ditanya mau jadi jaksa atau ini. Pada semua wah enggak. Udah duitnya kecil, diobok-obak nanti pula kita menegakkan hukum dengan benar, kita di-bully di medsos, ya kan," ucap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita menegakkan aturan keadilan tapi banyak yang tidak suka kita menegakkan keadilan hanya karena kalau kita menegakkan keadilan banyak pihak yang tidak suka atau tidak senang," ucap dia.

Selain itu, Benny juga menyampaikam perlunya Kejaksaan Agung menyediakan perencanaan SDM di Kejaksaan Agung.

Baca juga: Jaksa Agung Sebut Kondisi Politik Luar Negeri Turut Pengaruhi Pelaksanaan Eksekusi Hukuman Mati

Ia menyarankan agar setidaknya ada 10 hingga 20 jaksa diberi kesempatan belajar ke luar negeri.

"Ada juga perencanaan SDM di kejaksaan Pak. Ya ada lah yang sekolah ke, negara mana yang jaksanya paling maju, kalau bisa bapak kirimlah tenaga 10 setiap tahun, apalagi kalau 20," ucap Benny.

"Supaya kita ke depannya maju penegakan hukum. Karena ya mohon maaf kalau kita datang ke negara-negara maju yang gedung-gedung yang bagus, manusia-manusia yang bagus kan di kejaksaan di kementerian kehakimannya," imbuhnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Alami Keterbatasan Personel saat Pandemi, Mobilitas Dikurangi, Program Kerja Beralih ke Daring

KPK Alami Keterbatasan Personel saat Pandemi, Mobilitas Dikurangi, Program Kerja Beralih ke Daring

Nasional
Ajak Masyarakat Peduli Nakes, Dompet Dhuafa Serukan Gerakan “Surat untuk Nakes”

Ajak Masyarakat Peduli Nakes, Dompet Dhuafa Serukan Gerakan “Surat untuk Nakes”

Nasional
Ombudsman: Kalau Tata Cara Peralihan Status Selesai di PP, Tak Ada Perdebatan Alih Status Pegawai KPK

Ombudsman: Kalau Tata Cara Peralihan Status Selesai di PP, Tak Ada Perdebatan Alih Status Pegawai KPK

Nasional
Periksa Saksi, KPK Dalami Pengeluaran Dana Sarana Jaya untuk Lahan di Munjul

Periksa Saksi, KPK Dalami Pengeluaran Dana Sarana Jaya untuk Lahan di Munjul

Nasional
YLBHI Sebut Ombudsman Berhasil Bongkar Adanya Skenario dalam Penyelenggaraan TWK

YLBHI Sebut Ombudsman Berhasil Bongkar Adanya Skenario dalam Penyelenggaraan TWK

Nasional
Stok Vaksin Covid-19 Ada 55 Juta Dosis: 40 Juta Bulk, Sisanya Vaksin Jadi

Stok Vaksin Covid-19 Ada 55 Juta Dosis: 40 Juta Bulk, Sisanya Vaksin Jadi

Nasional
Kader PAN Gugat Zulkifli Hasan, Tuntut Ganti Rugi Rp 100 Miliar

Kader PAN Gugat Zulkifli Hasan, Tuntut Ganti Rugi Rp 100 Miliar

Nasional
Menteri Trenggono Minta Politeknik Kementerian KP Perkuat Potensi Wirausaha Peserta Didik

Menteri Trenggono Minta Politeknik Kementerian KP Perkuat Potensi Wirausaha Peserta Didik

Nasional
MK Tolak Sengketa PSU Pilkada Kalsel, Begini Respons Denny Indrayana

MK Tolak Sengketa PSU Pilkada Kalsel, Begini Respons Denny Indrayana

Nasional
Soal ivermectin, ICW Masih Belum Terima Surat Somasi Moeldoko

Soal ivermectin, ICW Masih Belum Terima Surat Somasi Moeldoko

Nasional
Akan Polisikan ICW Pakai UU ITE Dinilai Langgengkan Praktik Kriminalisasi, Moeldoko Disarankan Pakai UU Pers

Akan Polisikan ICW Pakai UU ITE Dinilai Langgengkan Praktik Kriminalisasi, Moeldoko Disarankan Pakai UU Pers

Nasional
Irjen KKP: Kebijakan Ekspor Benur Dibuka Usai Studi Banding ke Australia

Irjen KKP: Kebijakan Ekspor Benur Dibuka Usai Studi Banding ke Australia

Nasional
Makna dan Pesan dari Maraknya Baliho Puan Maharani...

Makna dan Pesan dari Maraknya Baliho Puan Maharani...

Nasional
KSAU Resmi Copot Danlanud Johannes Abraham Dimara Merauke, Penggantinya Dilantik

KSAU Resmi Copot Danlanud Johannes Abraham Dimara Merauke, Penggantinya Dilantik

Nasional
Ketua DPR: Segera Bayarkan Insentif Tenaga Kesehatan

Ketua DPR: Segera Bayarkan Insentif Tenaga Kesehatan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X