Kompas.com - 11/06/2021, 10:28 WIB
Foto tangkapa layar YouTube Sekretariat Presiden: Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Jumat (11/6/2021). Kompas.com/Fitria Chusna FarisaFoto tangkapa layar YouTube Sekretariat Presiden: Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Jumat (11/6/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Jumat (11/6/2021).

Dalam kunjungannya, presiden didampingi oleh sejumlah pejabat seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, hingga Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi.

Saat memberikan sambutan, Jokowi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ganjar Pranowo, Bupati Purbalingga, hingga semua pihak yang ikut berkontribusi dalam pembangunan bandara ini.

"Terima kasih kepada Pak Gubernur Jawa Tengah, ada Ibu Bupati Purbalingga, dan seluruh daerah di Purbalingga yang telah banyak ikut berkontribusi dalam pembangunan ini," kata Jokowi dipantau melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Baca juga: Usai Ditelepon Jokowi, Kapolri Instruksikan Jajarannya Aktif Berantas Premanisme

Nampak dari tayangan YouTube, Ganjar yang berdiri di belakang Jokowi membungkukkan badan setelah namanya disebut oleh kepala negara.

Jokowi mengatakan, panjang runway atau landasan pacu Bandara Jenderal Besar Soedirman yang telah selesai dibangun mencapai 1.600 meter dan lebarnya hingga 30 meter.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski terminal bandara belum selesai dibangun, pada minggu lalu sudah mulai dilakukan penerbangan dari Jakarta ke Purbalingga, dan dari Purbalingga ke Surabaya oleh pesawat Citilink.

Penumpang yang diangkut oleh pesawat tersebut pun mencapai lebih dari 70 persen.

Jokowi menyambut baik langkah itu. Menurut dia, tak perlu menunggu terminal bandara seleasai dibangun apabila landasan pacu sudah bisa digunakan.

"Saya kira ini akan lebih produktif seperti itu daripada kita menunggu terminalnya harus selesai, kemudian baru dilakukan penerbangan," ujar Jokowi.

"Saya kira cara-cara cepat seperti ini yang akan terus kita lakukan terhadap juga airport,airport yang lain yang dalam proses dibangun," kata dia.

Baca juga: Jokowi Melayat Mendiang Istri Yasonna Laoly di Rumah Duka RSPAD

Jokowi berharap, keberadaan Bandara Jenderal Besar Soedirman tidak hanya menumbuhkan ekonomi di Kabupaten Purbalingga saja, tetapi juga di Banyumas, Cilacap, Banjarnegara, Wonosobo, Kebumen, dan daerah-daerah sekitarnya.

"Sehingga kita harapkan mobilitas orang, mobilitas barang, mobilitas logistik akan menjadi lebih baik, sehingga akhirnya akan memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi pada wilayah di Jawa Tengah bagian selatan ini," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemangkasan Hukuman Pinangki Dinilai Kurangi Efek Jera bagi Koruptor

Pemangkasan Hukuman Pinangki Dinilai Kurangi Efek Jera bagi Koruptor

Nasional
500.000 Dosis Vaksin Sinopharm Hibah dari Uni Emirat Arab Digunakan untuk Program Vaksinasi Pemerintah

500.000 Dosis Vaksin Sinopharm Hibah dari Uni Emirat Arab Digunakan untuk Program Vaksinasi Pemerintah

Nasional
Pusako: Hukuman Jaksa Pinangki Semestinya Diperberat, Bukan Dipangkas

Pusako: Hukuman Jaksa Pinangki Semestinya Diperberat, Bukan Dipangkas

Nasional
Puncak Lonjakan Covid-19 Diprediksi Juni, Apa yang Harus Dilakukan?

Puncak Lonjakan Covid-19 Diprediksi Juni, Apa yang Harus Dilakukan?

Nasional
Pimpinan Komisi I DPR: Kami Tunggu Pemerintah Kirim Draf Revisi UU ITE

Pimpinan Komisi I DPR: Kami Tunggu Pemerintah Kirim Draf Revisi UU ITE

Nasional
Dukung 3 Program Prioritas Menteri KKP, BRSDM Luncurkan Buku 'Kampung Perikanan Budi Daya'

Dukung 3 Program Prioritas Menteri KKP, BRSDM Luncurkan Buku "Kampung Perikanan Budi Daya"

Nasional
PPKM Mikro Diperpanjang, Kemendagri Ingatkan Puskesmas Punya Peran Sentral

PPKM Mikro Diperpanjang, Kemendagri Ingatkan Puskesmas Punya Peran Sentral

Nasional
Pengurangan Hukuman Pinangki Dinilai Jadi Pintu Masuk Meringankan Vonis Djoko Tjandra

Pengurangan Hukuman Pinangki Dinilai Jadi Pintu Masuk Meringankan Vonis Djoko Tjandra

Nasional
KPK Upayakan Penuhi Keinginan Pegawai yang MInta Salinan Hasil TWK

KPK Upayakan Penuhi Keinginan Pegawai yang MInta Salinan Hasil TWK

Nasional
BIN: 85 Persen Generasi Milenial Rentan Terpapar Radikalisme

BIN: 85 Persen Generasi Milenial Rentan Terpapar Radikalisme

Nasional
Ada PPKM, Nadiem Sebut Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Kemungkinan Ditunda

Ada PPKM, Nadiem Sebut Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Kemungkinan Ditunda

Nasional
Polri Temukan Profil Pelaku Penyebar 279 Juta Data BPJS Kesehatan

Polri Temukan Profil Pelaku Penyebar 279 Juta Data BPJS Kesehatan

Nasional
Mendagri Minta Kepala Daerah Maksimalkan Masa Jabatannya untuk Tangani Pandemi Covid-19

Mendagri Minta Kepala Daerah Maksimalkan Masa Jabatannya untuk Tangani Pandemi Covid-19

Nasional
Pengurus GKI Yasmin Berharap Jokowi Koreksi Kebijakan Wali Kota Bogor soal Relokasi Gereja

Pengurus GKI Yasmin Berharap Jokowi Koreksi Kebijakan Wali Kota Bogor soal Relokasi Gereja

Nasional
Tingkat Kepercayaan dan Jumlah OTT KPK Menurun, Ini Tanggapan Firli Bahuri

Tingkat Kepercayaan dan Jumlah OTT KPK Menurun, Ini Tanggapan Firli Bahuri

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X