Di Hadapan Wapres, Ridwan Kamil Mengaku Sedih Saat Larang Warga Jabar Mudik Lebaran 2021

Kompas.com - 08/06/2021, 14:40 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat memberikan sambutan secara virtual dalam Seminar Kebangsaan Ikatan Alumni Universitas Katolik Parahyangan (Ika Unpar), Rabu (3/6/2021). Dok UNPARGubernur Jabar Ridwan Kamil saat memberikan sambutan secara virtual dalam Seminar Kebangsaan Ikatan Alumni Universitas Katolik Parahyangan (Ika Unpar), Rabu (3/6/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengaku sedih saat ia harus melarang mudik warganya pada Lebaran 2021.

Hal tersebut disampaikan Emil, sapaan akrabnya, di hadapan Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat acara peresmian acara peresmian (BLK) Komunitas Tahun 2020 dan Bank Wakaf Mikro (BWM) di Pondok Pesantren (Ponpes) Cipasung Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (8/6/2021).

"Saya sangat sedih waktu melarang mudik kepada warga Jawa Barat," kata Emil.

Meskipun sedih, Emil bersyukur bahwa sebagian besar warganya mematuhi aturan pelarangan mudik tersebut.

Baca juga: Sebut Fatalitas Covid-19 1 Persen, Ridwan Kamil: Orang Jawa Barat Hobi Makan Lalap

Menurut dia, 99 persen warga mematuhi larang mudik dan sisanya diakui memang ada yang lolos sehingga tetap berangkat mudik.

"Tapi alhamdulillah taat, 99 persen tidak mudik dan yang bocor hanya 1 persen. Insya Allah itu pun lebih terkendali," ujar Emil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diketahui, saat Lebaran 2021 pada Mei lalu, pemerintah mengeluarkan kebijakan larangan mudik Lebaran.

Hal tersebut dilakukan untuk mencegah meningkatnya kasus Covid-19 akibat adanya mobilitas masyarakat dari daerah satu ke daerah lainnya.

Emil mengeklaim bahwa 99 persen warga Jawa Barat tidak mudik, tetapi sekitar seminggu sebelumnya, ia sempat menetapkan Jawa Barat siaga I Covid-19.

Baca juga: Satgas Covid-19 Cianjur Bantah Pernyataan Ridwan Kamil

Penetapan itu dilakukan menyusul kenaikan kasus Covid-19 yang disebabkan aktivitas mudik Lebaran 2021.

Saat itu, ia mengatakan bahwa terdapat kenaikan bed occupancy rate (BOR) atau keterisian ruang perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit wilayah Jawa Barat sebesar 8 persen, dari 30,6 menjadi 38,2 persen.

"Kenaikan BOR kalau sampai 10 persen itu ada lonjakan. Ini imbas dari libur dan mudik yang bocor yang sudah kita upayakan. Mudah-mudahan jadi pembelajaran," ucap Emil usai rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Makodam III Siliwangi, Kota Bandung, Senin (31/5/2021).



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keputusan soal Perpanjangan PPKM Akan Diumumkan Sebelum Berakhir Hari ini

Keputusan soal Perpanjangan PPKM Akan Diumumkan Sebelum Berakhir Hari ini

Nasional
Eijkman Koreksi, Dua Kasus di Jambi Bukan Varian Delta Plus

Eijkman Koreksi, Dua Kasus di Jambi Bukan Varian Delta Plus

Nasional
Soal Penegakan Prokes dan Vaksinasi, Jokowi Turut Sampaikan Terima Kasih pada Pemuka Agama

Soal Penegakan Prokes dan Vaksinasi, Jokowi Turut Sampaikan Terima Kasih pada Pemuka Agama

Nasional
Tersangka Kasus Korupsi Asabri Meninggal, Kejari Jaktim Bakal Hentikan Tuntutan

Tersangka Kasus Korupsi Asabri Meninggal, Kejari Jaktim Bakal Hentikan Tuntutan

Nasional
Jokowi: Mari Bergandengan Tangan, Rapatkan Barisan, Bersama-sama Hadapi Pandemi Covid-19

Jokowi: Mari Bergandengan Tangan, Rapatkan Barisan, Bersama-sama Hadapi Pandemi Covid-19

Nasional
Zikir dan Doa Kebangsaan 76 Tahun Indonesia, Wapres Ajak Masyarakat Syukuri Kemerdekaan

Zikir dan Doa Kebangsaan 76 Tahun Indonesia, Wapres Ajak Masyarakat Syukuri Kemerdekaan

Nasional
Menag: Semoga Pandemi Lekas Berakhir dan Kita Dapat Hidup Normal Kembali

Menag: Semoga Pandemi Lekas Berakhir dan Kita Dapat Hidup Normal Kembali

Nasional
Akidi Tio, Rp 2 Triliun, dan Pelecehan Akal Sehat Para Pejabat

Akidi Tio, Rp 2 Triliun, dan Pelecehan Akal Sehat Para Pejabat

Nasional
Peringatan HUT ke-76 RI, Pemerintah Imbau Pasang Bendera Merah Putih 1-31 Agustus

Peringatan HUT ke-76 RI, Pemerintah Imbau Pasang Bendera Merah Putih 1-31 Agustus

Nasional
UPDATE 1 Agustus: 20.673.079 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 1 Agustus: 20.673.079 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 1 Agustus: 30.738 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Jawa Tengah Terbanyak

UPDATE 1 Agustus: 30.738 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Jawa Tengah Terbanyak

Nasional
Politikus PAN: Tidak Boleh Lagi Ada Alasan Vaksin Covid-19 Kosong

Politikus PAN: Tidak Boleh Lagi Ada Alasan Vaksin Covid-19 Kosong

Nasional
UPDATE 1 Agustus: Ada 535.135 Kasus Aktif Covid-19 Di Indonesia

UPDATE 1 Agustus: Ada 535.135 Kasus Aktif Covid-19 Di Indonesia

Nasional
UPDATE 1 Agustus: Jawa Tengah Catatkan Penambahan Tertinggi Kasus Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

UPDATE 1 Agustus: Jawa Tengah Catatkan Penambahan Tertinggi Kasus Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

Nasional
Syarat Vaksinasi Covid-19 untuk Pelonggaran Aktivitas Diprediksi Tingkatkan Minat Masyarakat untuk Divaksinasi

Syarat Vaksinasi Covid-19 untuk Pelonggaran Aktivitas Diprediksi Tingkatkan Minat Masyarakat untuk Divaksinasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X