Kompas.com - 20/05/2021, 23:07 WIB
PT Bio Farma  mulai mendistribusikan vaksin AstraZeneca sejak 20 Maret 2021. Hingga kini pengiriman sudah dilakukan ke 6 provinsi di Indonesia. Dok HUMAS BIO FARMAPT Bio Farma mulai mendistribusikan vaksin AstraZeneca sejak 20 Maret 2021. Hingga kini pengiriman sudah dilakukan ke 6 provinsi di Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bio Farma menargetkan produksi vaksin Sinovac hingga 122,5 juta dosis pada Oktober dari bahan baku impor mekanisme kedua untuk memasok kebutuhan vaksinasi di Indonesia.

"Vaksin bahan baku berdasarkan kontrak yang sudah didapatkan dengan perusahaan Sinovac sebanyak 140 juta dosis bahan baku," kata Direktur Utama PT Bio Farma Honesti Basyir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi IX DPR RI sebagaimanan dikutip dari Antara, Kamis (20/5/2021).

Menurut Honesti, sebanyak 48,8 juta dari 65 juta dosis yang sudah masuk ke Indonesia tengah diproduksi oleh Bio Farma di Bandung, Jawa Barat.

Baca juga: Bio Farma Ungkap Kendala Datangkan Vaksin Covid-19 Pfizer dan Moderna

Sebagian besar di antaranya sudah didistribusikan ke wilayah kota/kabupaten sasaran di Indonesia.

Honesti mengatakan Indonesia setiap bulan telah memperoleh jadwal tetap kedatangan bahan baku vaksin dari Sinovac.

Pada 24 Mei, kata Honesti, dijadwalkan kedatangan sekitar 28 juta dosis dan di 30 Mei  dijadwalkan kedatangan sebanyak 8 juta dosis lagi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita targetkan setiap bulan datang sekitar 10 hingga 15 juta dosis bahan baku langsung diproduksi di dua fasilitas produksi Bio Farma di Bandung," katanya.

Dari total 140 juta dosis bahan baku Sinovac pada mekanisme kedua kali ini, kata Honesti, akan diproduksi sampai Oktober.

Baca juga: Bio Farma: Vaksin Buatan China Belum Penuhi Syarat untuk Perjalanan Haji dan Umrah

 

"Sehingga total vaksin jadi (dari 140 juta dosis bahan baku) berjumlah 122,5 juta dosis (vaksin jadi)," ujarnya.

Bio Farma juga mengintensifkan komunikasi dengan Kementerian Kesehatan tentang peluang Indonesia agar bisa mendapatkan tambahan bahan baku lagi dari Sinovac.

"Ini yang masih kita diskusikan karena di China sendiri mereka sudah mulai melakukan vaksinasi massal, sehingga sangat dikontrol pemerintah untuk ekspor bahan baku atau vaksin jadi dari China ke luar negeri. Sejauh ini masih sesuai jadwal untuk kedatangan Sinovac," katanya.

Honesti menambahkan pada mekanisme pertama impor bahan baku dan vaksin jadi sebanyak 3 juta dosis di Indonesia selama kurun Desember 2020 dan awal Januari, seluruhnya sudah diberikan kepada tenaga kesehatan.

"Programnya (vaksinasi untuk tenaga kesehatan) sudah selesai pada Maret," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: 248.113 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,60 Persen

UPDATE: 248.113 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,60 Persen

Nasional
Ini Alasan Mengapa Kini Naik Pesawat Wajib Tes PCR

Ini Alasan Mengapa Kini Naik Pesawat Wajib Tes PCR

Nasional
Usai Jalani Pemeriksaan di KPK, Bupati Nonaktif Kuansing Andi Putra Resmi Ditahan

Usai Jalani Pemeriksaan di KPK, Bupati Nonaktif Kuansing Andi Putra Resmi Ditahan

Nasional
UPDATE 20 Oktober: Sudah Ada 109.796.866 Warga Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

UPDATE 20 Oktober: Sudah Ada 109.796.866 Warga Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

Nasional
UPDATE: Sebaran 914 Kasus Baru Covid-19, Jabar Tertinggi dengan 122

UPDATE: Sebaran 914 Kasus Baru Covid-19, Jabar Tertinggi dengan 122

Nasional
Percepat Pemulihan, Indonesia Tingkatkan Diplomasi Ekonomi dengan UEA dan Qatar

Percepat Pemulihan, Indonesia Tingkatkan Diplomasi Ekonomi dengan UEA dan Qatar

Nasional
UPDATE: 64.622.692 Orang Dapatkan Dosis Kedua Vaksin Covid-19 di Indonesia

UPDATE: 64.622.692 Orang Dapatkan Dosis Kedua Vaksin Covid-19 di Indonesia

Nasional
Sebaran 16.376 Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah dengan 2.161

Sebaran 16.376 Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah dengan 2.161

Nasional
UPDATE 20 Oktober: Ada 6.706 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 20 Oktober: Ada 6.706 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
Akan Ditahan Usai Jadi Tersangka, Bupati Kuansing Andi Putra Tiba di Gedung KPK

Akan Ditahan Usai Jadi Tersangka, Bupati Kuansing Andi Putra Tiba di Gedung KPK

Nasional
Menanti Proses Pemeriksaan Polisi terhadap Rachel Vennya...

Menanti Proses Pemeriksaan Polisi terhadap Rachel Vennya...

Nasional
Menteri PPPA Nilai Dugaan Asusila Kapolsek Parigi Moutong Rendahkan Martabat Perempuan

Menteri PPPA Nilai Dugaan Asusila Kapolsek Parigi Moutong Rendahkan Martabat Perempuan

Nasional
UPDATE 20 Oktober: Ada 16.376 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 20 Oktober: Ada 16.376 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Rayakan HUT ke-21, Indika Energy Perkuat Komitmen Netral Karbon

Rayakan HUT ke-21, Indika Energy Perkuat Komitmen Netral Karbon

Nasional
UPDATE: Bertambah 1.207, Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.077.748

UPDATE: Bertambah 1.207, Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.077.748

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.