Kompas.com - 23/04/2021, 19:57 WIB
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI-P) Megawati Soekarnoputri peluncuran buku ?Merawat Pertiwi, Jalan Megawati Soekarnoputri Melestarikan Alam? yang diunggah di akun Youtube PDI-P, Rabu (24/3/2021). DOK. Humas Pemkot SemarangKetua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI-P) Megawati Soekarnoputri peluncuran buku ?Merawat Pertiwi, Jalan Megawati Soekarnoputri Melestarikan Alam? yang diunggah di akun Youtube PDI-P, Rabu (24/3/2021).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri mengingatkan, wilayah DKI Jakarta sangat rawan bencana alam.

Megawati mengatakan, kerawanan bencana alam di Jakarta tidak lepas dari lokasi Jakarta yang berada tidak jauh dari Gunung Krakatau di Selat Sunda.

"Jakarta ini sangat fragile (rapuh). Kalau umpamanya salah, Bu Dwikorita (Kepala BMKG) tolong saya dikoreksi, sangat fragile. Kenapa, karena di Selat Sunda itu ada gunung namanya Krakatau dan anaknya namanya Rakata," kata Megawati dalam FGD Peningkatan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana yang disiarkan akun YouTube infoBMKG, Jumat (23/4/2021).

Baca juga: Megawati: Saya Lihat Pemadam Kebakaran Kita, Aduh Kok Kesejahteraannya Begini Ya?

Megawati mengatakan, berdasarkan cerita yang dia peroleh, kekuatan letusan anak Krakatau lebih besar dari "sang ibu".

Ia pun membandingkan dengan letusan Gunung Krakatau yang begitu dahsyat pada tahun 1883.

Oleh sebab itu, Megawati meminta agar mitigasi bencana tersebut benar-benar dipikirkan secara serius, salah satunya soal ketersedian peralatan guna mengevakuasi warga.

"Ini kesiapannya di mana, saya sampai bilang sama Pak Jokowi, pak, aku bilang, bagaimana mau nurunin orang dari gedung tinggi kita aja peralatannya enggak ada," ujar Megawati.

Baca juga: Megawati Nilai Bencana Alam Tak Lepas dari Kelalaian Pemimpin di Daerah

Selain soal peralatan, Megawati juga mengingatkan agar disiapkan simulasi untuk menghadapi kemungkinan terjadinya gempa bumi di Jakarta.

"Kan harus disimulasi, di jalan ke mana, itu kan panjang banget tuh Thamrin ke Sudirman, kan semua itu adalah daerah padat, itu tolong sekali untuk kembali dikerjasamakan," kata Megawati.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X