Kompas.com - 15/04/2021, 08:05 WIB
Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi massal di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Rabu (24/3/2021). Sumber: Biro Pers Sekretariat Presiden. Kompas.com/Fitria Chusna FarisaPresiden Joko Widodo meninjau vaksinasi massal di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Rabu (24/3/2021). Sumber: Biro Pers Sekretariat Presiden.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, pemulihan ekonomi di daerah sebaiknya tidak dilakukan secara tergesa-gesa.

Jokowi meminta pembukaan sektor ekonomi dilakukan satu per satu, sehingga tidak berpotensi memicu penularan Covid-19.

"Bulan Januari yang lalu misalnya, saya tidak usah menyebutkan negaranya, (kasus Covid-19) turun anjlok. Begitu dibuka, dibuka, dibuka bulan Maret lompatannya naik tinggi sekali. Hati-hati dengan itu," ujar Jokowi dalam Rapat Koordinasi Kepala Daerah, ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (14/4/2021) malam.

Baca juga: Jokowi Ingin Kepala Daerah Prioritaskan Pencegahan Penyebaran Covid-19

"Jangan sampai karena kasusnya sudah turun kemudian tergesa-gesa untuk membuka sektor-sektor yang ada. Lakukan itu tetapi per sektor. Hati-hati per sektor, " lanjutnya.

Oleh karena itu, Presiden berpesan agar metode "gas dan rem" bisa dilakukan secara cepat.

Jokowi mengingatkan agar cara-cara yang digunakan di daerah harus tepat agar dampak ekonominya bisa dikendalikan dengan baik.

"Karena yang namanya Covid-19 ini barangnya tidak kelihatan. Jangan sampai terlalu mendahulukan ekonomi kemudian tidak memperhatikan penyebaran Covid-19," ujar Jokowi.

"Nantinya yang terjadi justru kenaikan kasus Covid-19 semakin meningkat, ekonominya justru menjadi pertumbuhannya tertekan turun," lanjutnya.

Baca juga: Jokowi Ingin Pemulihan Ekonomi Perhatikan Penyebaran Covid-19

Jokowi menyebut, hingga saat ini pemerintah masih fokus mempercepat pemulihan sektor kesehatan dan ekonomi.

Sehingga strategi penanganan harus dikerjakan secara detail dan bukan setengah-setengah.

"Tugas bapak ibu dan saudara-saudara semuanya adalah dua-duanya harus terkelola dengan baik," kata Jokowi.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X