[POPULER NASIONAL] Saat SBY Tolak Gelar Jenderal Besar TNI dari Moeldoko | Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassa Suami dan Istri

Kompas.com - 30/03/2021, 10:14 WIB
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tiba di Landasan Udara Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, Sabtu (15/3/2014). Pesawat kenegaraan sudah bisa mendarat di Pekanbaru karena kabut asap kemarin mulai berkurang sehingga jarak pandang meningkat. Presiden meninjau salah satu lokasi kebakaran hutan di Rimbo Panjang. KOMPAS/LUCKY PRANSISKA Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tiba di Landasan Udara Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, Sabtu (15/3/2014). Pesawat kenegaraan sudah bisa mendarat di Pekanbaru karena kabut asap kemarin mulai berkurang sehingga jarak pandang meningkat. Presiden meninjau salah satu lokasi kebakaran hutan di Rimbo Panjang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Cerita penolakan Presiden RI keenam sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap usulan pemberian gelar Jenderal Besar TNI kepadanya menjadi artikel yang paling banyak dicari pembaca Kompas.com.

Di dalam artikel tersebut, Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko yang dulunya masih berpangkat Panglima TNI di era kepresidenan SBY mengusulkan pemberian gelar Jenderal Besar TNI kepada SBY.

Usulan Moeldoko untuk memberi gelar Jenderal Besar TNI kepada SBY menunjukkan keharmonisan hubungan di antara keduanya saat itu. Kini hubungan antara keduanya tengah merenggang akibat aksi Moeldoko membajak Partai Demokrat.

Kendati demikian SBY menolak usulan tersebut. Artikel yang berisikan cerita penolakan SBY terhadap usulan Moeldoko itu menjadi berita terpopuler di desk nasional Kompas.com. 

Selain  itu, artikel yang berisikan keterangan Polri bahwasannya pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makssar, Sulawesi Selatan, merupakan pasangan suami istri juga menarik perhatian pembaca Kompas.com.

Artikel tersebut juga masuk ke dalam deretan berita populer di desk nasional Kompas.com.

Berikut paparannya:

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Saat SBY Tolak Gelar Jenderal Besar TNI dari Moeldoko

Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat memiliki hubungan yang mesra dalam jagat politik nasional.

Saat itu SBY masih menjabat Presiden RI keenam dan Moeldoko merupakan Panglima TNI yang ditunjuk eks Ketua Umum Partai Demokrat tersebut.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Presiden: Pada Saatnya Saya Akan Bicara Arah Kapal Besar Relawan Jokowi di Pilpres 2024

Presiden: Pada Saatnya Saya Akan Bicara Arah Kapal Besar Relawan Jokowi di Pilpres 2024

Nasional
Rencana Pemerintah Menaikkan Tarif PPN Dinilai Akan Bebani Masyarakat

Rencana Pemerintah Menaikkan Tarif PPN Dinilai Akan Bebani Masyarakat

Nasional
Kepala BNPB Paparkan 6 Strategi Kendalikan Penyebaran Kasus Covid-19

Kepala BNPB Paparkan 6 Strategi Kendalikan Penyebaran Kasus Covid-19

Nasional
Kuasa Hukum Berharap Gugatan Warga soal Ganti Rugi terhadap Juliari Tak Dihambat

Kuasa Hukum Berharap Gugatan Warga soal Ganti Rugi terhadap Juliari Tak Dihambat

Nasional
Survei: Kepuasan Masyarakat terhadap Kinerja Jokowi Turun, Jadi 75,6 Persen

Survei: Kepuasan Masyarakat terhadap Kinerja Jokowi Turun, Jadi 75,6 Persen

Nasional
Penjelasan Menkes soal Masuknya Varian Corona Asal India ke Kudus

Penjelasan Menkes soal Masuknya Varian Corona Asal India ke Kudus

Nasional
Jokowi Sebut Relawannya Ditarik-tarik untuk Kepentingan Pilpres 2024

Jokowi Sebut Relawannya Ditarik-tarik untuk Kepentingan Pilpres 2024

Nasional
Jokowi Minta Relawan Tak Terburu-buru Tentukan Sikap Terkait Pilpres 2024

Jokowi Minta Relawan Tak Terburu-buru Tentukan Sikap Terkait Pilpres 2024

Nasional
Tower 8 Wisma Atlet Pademangan hingga Rusun Nagrak Cilincing Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Tower 8 Wisma Atlet Pademangan hingga Rusun Nagrak Cilincing Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Nasional
Kepala BNPB: Faktor Utama Lonjakan Covid-19 Mobilisasi Masyarakat, Khususnya Saat Liburan

Kepala BNPB: Faktor Utama Lonjakan Covid-19 Mobilisasi Masyarakat, Khususnya Saat Liburan

Nasional
Jokowi Minta Kepala BNPB Terus Ingatkan Masyarakat soal Disiplin Protokol Kesehatan

Jokowi Minta Kepala BNPB Terus Ingatkan Masyarakat soal Disiplin Protokol Kesehatan

Nasional
Sebaran 9.868 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

Sebaran 9.868 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

Nasional
UPDATE 13 Juni: 11.568.443 Orang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 13 Juni: 11.568.443 Orang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 13 Juni: Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia Mencapai 108.997

UPDATE 13 Juni: Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia Mencapai 108.997

Nasional
UPDATE 13 Juni: Ada 113.388 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 13 Juni: Ada 113.388 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X