Partai Berkarya Nilai Anies Baswedan Tokoh yang Potensial Jadi Capres

Kompas.com - 03/03/2021, 16:25 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memperlihatkan foto kesunyian Jalan Sudirman Jakarta Pusat saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) April-Mei 2020 For Virtual ZoomGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memperlihatkan foto kesunyian Jalan Sudirman Jakarta Pusat saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) April-Mei 2020
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Priyo Budi Santoso menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan adalah tokoh yang potensial menjadi calon presiden (Capres) pada Pilpres 2024.

Priyo mengatakan, Anies Baswedan adalah tokoh yang cukup bersinar pada generasi saat ini.

Hal itu disampaikan Priyo menanggapi pertanyaan apakah Partai Berkarya akan mendukung Anies Baswedan sebagai capres, dalam diskusi virtual, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Pengamat: Nasdem Gelar Konvensi untuk Cari Capres Alternatif, Bisa Anies atau Ridwan Kamil

"Saya melihat Anies Baswedan Gubernur DKI ini termasuk salah satu tokoh muda yang bersinar, tapi untuk Partai Berkarya masih terlalu pagi kalau bicara itu (pencalonan Capres)," ujar dia.

"Walau masih terlalu pagi, tapi boleh saya menilai jujur bahwa Anies Baswedan adalah tokoh pemimpin dari lapisan generasi sekarang yang bersinar, meski masih berderet (tokoh) yang bersinar lainnya," kata Priyo.

Selain Anies, Priyo mengatakan saat ini Partai Berkarya sedang melihat beberapa tokoh muda yang juga memiliki potensi untuk dicalonkan sebagai Capres.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Lagi-lagi ini masih terlalu pagi, masih ada sederet tokoh lain yang kami masih hitung-hitung karena negeri ini bagus dan elok kalau yang memimpin terdiri dari racikan pemimpin dari berbagai warna," ucapnya.

Baca juga: Meutya Hafid: Golkar Tidak Sedang Agendakan Konvensi Capres

Seperti diketahui dalam survei simulasi semi-terbuka, yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dirilis 22 Februari, Anies Baswedan menempati peringkat ketiga berdasarkan jumlah elektabilitas dengan capaian 10,2 persen.

Anies Baswedan berada di bawah Prabowo di peringkat pertama dengan elektabilitas sebesar 22,5 persen dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 10,6 persen.

Sebelumnya Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Adi Prayitno sebelumnya menilai bahwa Anies Baswedan dan Ridwan Kamil merupakan tokoh alternatif yang bisa dipilih untuk menjadi Capres di 2024 nanti.

Baca juga: Nasdem Ingin Koalisi dalam Konvensi Capres 2024, Demokrat Masih Fokus Konsolidasi

Adi mengatakan hal tersebut menanggapi pernyataan Partai Nasdem yang akan mengadakan konvensi pada tahun 2022.

Menurut dia, konvensi yang dilakukan Partai Nasdem adalah untuk mencari figur politik yang bisa merepresentasikan partai tersebut untuk Pilpres kedepan.

"Kalau kita lihat elektabilitas tinggi itu ada pada sosok Prabowo Subianto jelas dia enggak mungkin dipinang Partai Nasdem karena Ketua Umum Partai Gerindra, lalu Ganjar Peanowk dan Tri Rismaharini juga tidak mungkin," ucap Adi dihubungi Kompas.com, Jumat (26/2/2021).

"Maka ia membuka peluang seluas luasnya untuk mencari tokoh alternatif yang bisa sebagai calon presiden dari Partai Nasdem. Kalau saya lihat yang memungkinkan bisa Anies Baswedan, dan Ridwan Kamil," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut Sebut Aturan Karantina Luar Negeri Diperpanjang dari 7 Hari Jadi 10 Hari

Luhut Sebut Aturan Karantina Luar Negeri Diperpanjang dari 7 Hari Jadi 10 Hari

Nasional
Luhut Larang Pejabat Negara ke Luar Negeri untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Luhut Larang Pejabat Negara ke Luar Negeri untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Nasional
Ketum PKB: 'Reshuffle' Kabinet Masih Sebatas Rumor

Ketum PKB: "Reshuffle" Kabinet Masih Sebatas Rumor

Nasional
Singgung Varian Corona Omicron, Menlu Ungkap 4 Agenda RI Wujudkan Visi 2045

Singgung Varian Corona Omicron, Menlu Ungkap 4 Agenda RI Wujudkan Visi 2045

Nasional
Mensos Ingatkan Guru Ajarkan Siswa Tak 'Bully' Penyandang Disabilitas

Mensos Ingatkan Guru Ajarkan Siswa Tak "Bully" Penyandang Disabilitas

Nasional
Jokowi Lantik Anggota Komnas Disabilitas, Mensos: Beban Saya Turun

Jokowi Lantik Anggota Komnas Disabilitas, Mensos: Beban Saya Turun

Nasional
Polisi Sebut Terduga Teroris di Luwu Timur Pernah Berlatih Pakai Senpi M16

Polisi Sebut Terduga Teroris di Luwu Timur Pernah Berlatih Pakai Senpi M16

Nasional
Kunjungi Kapolri, Jenderal Dudung: Sowan sebagai Pejabat Baru KSAD

Kunjungi Kapolri, Jenderal Dudung: Sowan sebagai Pejabat Baru KSAD

Nasional
Pembukaan Presidensi G20, Jokowi: Saya Undang Para Delegasi Datang ke Indonesia

Pembukaan Presidensi G20, Jokowi: Saya Undang Para Delegasi Datang ke Indonesia

Nasional
Kemenkes Sebut Varian Omicron Sudah Terdeteksi di 23 Negara

Kemenkes Sebut Varian Omicron Sudah Terdeteksi di 23 Negara

Nasional
Mensesneg: Untuk Pertama Kalinya Komnas Disabilitas Dibentuk

Mensesneg: Untuk Pertama Kalinya Komnas Disabilitas Dibentuk

Nasional
UPDATE 1 Desember: 292.143 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa, Positivity Rate PCR 0,76 Persen

UPDATE 1 Desember: 292.143 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa, Positivity Rate PCR 0,76 Persen

Nasional
Jokowi: Saya Ingin Presidensi Indonesia di G20 Tak Sebatas Seremonial

Jokowi: Saya Ingin Presidensi Indonesia di G20 Tak Sebatas Seremonial

Nasional
90 Persen Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran WNI Repatriasi

90 Persen Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran WNI Repatriasi

Nasional
BMKG Peringatkan Potensi Siklon Tropis Teratai di Samudera Hindia, Barat Daya Lampung

BMKG Peringatkan Potensi Siklon Tropis Teratai di Samudera Hindia, Barat Daya Lampung

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.