Resmikan Ruas Terpenting Tol Trans-Sumatera, Jokowi: Saya Titip ke Gubernur, Bupati, Wali Kota...

Kompas.com - 26/01/2021, 15:00 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpidato saat peresmian renovasi Masjid Istiqlal didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kamis (7/1/2021). Muclis JR/Biro SetpresPresiden Joko Widodo (Jokowi) berpidato saat peresmian renovasi Masjid Istiqlal didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kamis (7/1/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, Jalan Tol Kayu Agung-Palembang merupakan poros terpenting di ruas tol Trans-Sumatera.

Jokowi menyebut jalan tol sepanjang 42,5 kilometer ini sebagai tulang punggung di Sumatera Selatan.

"Ini adalah poros terpenting Trans-Sumatera. Poros utama, backbone Sumatera bagian selatan. Ruas terakhir yang menghubungkan Bakauheni bisa tembus ke Palembang," saat memberikan sambutan di Gerbang Tol Kramasan, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, sebagaimana ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (26/1/2021).

Menurut Jokowi, adanya ruas tol ini menjadi sebuah lompatan besar karena menghemat waktu tempuh lewat jalur darat hingga 75 persen.

Dia mencontohkan, waktu tempuh antara Pelabuhan Bakauheni ke Palembang sejauh 363 kilometer yang biasanya dapat ditempuh selama 12 jam lewat jalur darat bisa dipersingkat menjadi 3-3,5 jam saja.

Dengan kondisi ini, diharapkan terjadi efisiensi dan penurunan biaya logistik akan tercapai.

"Ini tentu juga akan memberikan daya saing besar bagi Palembang dan Lampung," tutur Jokowi.

Baca juga: Jokowi Ingin Tol Kayu Agung-Palembang Tingkatkan Daya Tarik ke Investor

Oleh karena itu, dia meminta pemerintah daerah setempat agar menghubungkan Jalan Tol Kayu Agung-Palembang dengan sejumlah sentra perekonomian.

Harapannya supaya perekonomian Sumatera Selatan bisa kembali bangkit.

"Maka, saya titip kepada gubernur, bupati, dan wali kota agar jalan tol ini disambungkan pada sentra-sentra ekonomi," ujar Jokowi.

"Sentra pariwisata, kawasan industri, sentra pertanian, sentra perkebunan, sambungkan. Berikan akses penghubung ke sana. Manfaat ekonominya akan bisa maksimal," lanjutnya.

Menurut Jokowi, pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota memiliki tugas penting untuk memperlancar keterhubungan antarsentra tersebut.

Selain itu, Jokowi juga mengungkap bahwa di sepanjang ruas Tol Kayu Agung-Palembang masih banyak lahan yang dapat dikembangkan sebagai kawasan produktif.

Baca juga: Jokowi Minta Tol Kayu Agung-Palembang Dihubungkan dengan Sentra Perekonomian Produktif

"Baik untuk pertanian, perkebunan pariwista, pertambangan, yang ini akan meningkatkan nilai ekonomi dari produk yang dihasilkan," tambahnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaksa Bacakan Tuntutan terhadap Djoko Tjandra Kamis Hari Ini

Jaksa Bacakan Tuntutan terhadap Djoko Tjandra Kamis Hari Ini

Nasional
UPDATE: 1.353.834 Kasus Covid-19 serta Seruan Satu Komando Pusat dan Daerah

UPDATE: 1.353.834 Kasus Covid-19 serta Seruan Satu Komando Pusat dan Daerah

Nasional
Kasus Bansos Covid-19, Sekjen Kemensos Ungkap Aliran Dana untuk Juliari Batubara

Kasus Bansos Covid-19, Sekjen Kemensos Ungkap Aliran Dana untuk Juliari Batubara

Nasional
Tentang Virus Corona B.1.1.7 dari Inggris yang Terdeteksi di Karawang

Tentang Virus Corona B.1.1.7 dari Inggris yang Terdeteksi di Karawang

Nasional
Presiden Jokowi Ajak Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan

Presiden Jokowi Ajak Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan

Nasional
KPK Usut Kasus Suap Pajak Senilai Puluhan Miliar Rupiah dan Respons Sri Mulyani

KPK Usut Kasus Suap Pajak Senilai Puluhan Miliar Rupiah dan Respons Sri Mulyani

Nasional
Ketujuh Eks Kader Demokrat Bakal Ajukan Gugatan Pemecatan Bersamaan

Ketujuh Eks Kader Demokrat Bakal Ajukan Gugatan Pemecatan Bersamaan

Nasional
Kepala BKPM Sebut Investasi Miras Usulan dari Pemda dan Masyarakat

Kepala BKPM Sebut Investasi Miras Usulan dari Pemda dan Masyarakat

Nasional
Kejagung Sita Tambang Nikel Seluas 23.000 Hektare Milik Heru Hidayat

Kejagung Sita Tambang Nikel Seluas 23.000 Hektare Milik Heru Hidayat

Nasional
Ini Kasus yang Dipertimbangkan KPK untuk Diterbitkan SP3

Ini Kasus yang Dipertimbangkan KPK untuk Diterbitkan SP3

Nasional
KPK Sita Rumah Milik Staf Khusus Edhy Prabowo di Jakarta Selatan

KPK Sita Rumah Milik Staf Khusus Edhy Prabowo di Jakarta Selatan

Nasional
Menristek: Mutasi Virus Corona Berpengaruh pada Efikasi Vaksin

Menristek: Mutasi Virus Corona Berpengaruh pada Efikasi Vaksin

Nasional
Geledah Rumah Penyuap Nurdin Abdullah, KPK Sita Berbagai Dokumen

Geledah Rumah Penyuap Nurdin Abdullah, KPK Sita Berbagai Dokumen

Nasional
Polri Mulai Selidiki Dugaan Unlawful Killing terhadap 4 Anggota Laskar FPI

Polri Mulai Selidiki Dugaan Unlawful Killing terhadap 4 Anggota Laskar FPI

Nasional
Tanggapi Isu KLB, Demokrat: Demi Selamatkan Partai atau Kepentingan Pribadi?

Tanggapi Isu KLB, Demokrat: Demi Selamatkan Partai atau Kepentingan Pribadi?

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X