Azyumardi Azra: Pembubaran FPI dan HTI Tak Timbulkan Reaksi Keras dari Kelompok Muslim Lain

Kompas.com - 15/01/2021, 20:48 WIB
Cendekiawan muslim, Azyumardi Azra Ketika Ditemui di Kantor Wakil Presiden RI, Jakarta, Jumat (11/8/2017). KOMPAS.com/ Moh NadlirCendekiawan muslim, Azyumardi Azra Ketika Ditemui di Kantor Wakil Presiden RI, Jakarta, Jumat (11/8/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Azyumardi Azra menyebut pembubaran Front Pembela Islam (FPI) dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dalam sejarah gerakan Islam di Indonesia tak sampai menimbulkan reaksi (backlash) dari kelompok muslim lainnya.

"Pembubaran FPI dan HTI tidak memunculkan backlash atau reaksi balasan besar dan kuat dari jemaah di Indonesia, (karena) arus utama lebih besar," ujar Azra dalam webinar bertajuk "Pembubaran FPI dan Tantangan Ekstremisme di Indoneia", Jumat (15/1/2021).

Menurut dia, langkah pemerintah membubarkan kelompok, yang dalam pandangannya sebagai kelompok radikal, tak memiliki reaksi besar dari kelompok muslim lainnya.

Kalaupun muncul sebuah reaksi, kata dia, itu hanya sekadar pernyataan kecil semata.

Baca juga: Azyumardi Azra: Pembubaran HTI dan FPI Jadi Peristiwa Penting dalam Sejarah Gerakan Islam di Indonesia

"Kelompok seperti ini kalau dilarang pemerintah tidak akan terjadi backlash dari kelompok muslim lain. Kalaupun ada pernyataan-pernyataan kecil saja. Baik ketika FPI dibubarkan maupun HTI dibubarkan," terang dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski sama-sama dibubarkan, namun ada perbedaan antara pembubaran FPI dan HTI. Perbedaan itu terutama terlihat dari langkah selanjutnya yang dilakukan.

Dalam hal ini, pembubaran HTI pada saat itu tidak diikuti dengan adanya penangkapan terhadap pemimpin gerakan.

Sedangkan, pembubaran FPI diikuti dengan penangkapan sang pentolan, Rizieq Shihab usai ditetapkan sebagai tersangka dalam tiga perkara sekaligus.

Dua dari tiga kasus tersebut mengenai dugaan pelanggaran tindak pidana protokol kesehatan di Petamburan dan Megamendung, Bogor. Sementara, satu kasus lainnya terkait kontroversi swab test.

"Dalam kasus HTI tidak ada satu pun pemimpin HTI yang ditahan. Tapi dalam FPI malah Rizieq Shihab ditahan, sekarang malah akumulasinya tiga kasus," katanya.

Baca juga: Soal Rizieq Shihab Pernah Positif Covid-19, Pengacara FPI: Memang Tidak Boleh Mengaku Sehat?

Di sisi lain, pembubaran FPI dan HTI juga semakin menyulitkan kelompok yang mempunyai gerakan serupa. Mereka akan terhalang dengan represifitas kepolisian.

"Saya kira akan semakin sulit bagi kelompok seperti ini, karena pemerintah sendiri semakin tegas, apalagi didukung Polri yang juga menggunakan cara yang represif," imbuh dia.

Adapun pembubaran HTI terjadi pada 19 Juli 2017. Sedangkan, FPI dibubarkan pemerintah pada 30 Desember 2020.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NASIONAL] PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 4 Oktober | Wajah Muhammad Kece Dilumuri Kotoran

[POPULER NASIONAL] PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 4 Oktober | Wajah Muhammad Kece Dilumuri Kotoran

Nasional
DKI Jakarta Catat 880 Kasus Varian Baru Covid-19

DKI Jakarta Catat 880 Kasus Varian Baru Covid-19

Nasional
Perjalanan Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah di Munjul hingga KPK Periksa Anies Baswedan...

Perjalanan Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah di Munjul hingga KPK Periksa Anies Baswedan...

Nasional
Hari Ini, KPK Periksa Anies Baswedan Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan di Munjul

Hari Ini, KPK Periksa Anies Baswedan Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan di Munjul

Nasional
Kronologi Irjen Napoleon Aniaya Muhammad Kece di Rutan Menurut Polri

Kronologi Irjen Napoleon Aniaya Muhammad Kece di Rutan Menurut Polri

Nasional
Komisi III Jadwalkan Rapat Pleno Penentuan Calon Hakim Agung Selasa Pagi Ini

Komisi III Jadwalkan Rapat Pleno Penentuan Calon Hakim Agung Selasa Pagi Ini

Nasional
Mengaku 4 Kali Daftar Calon Hakim Agung, Suharto Ingin Jadi 'Koki' MA

Mengaku 4 Kali Daftar Calon Hakim Agung, Suharto Ingin Jadi "Koki" MA

Nasional
Kasus Covid-19 Turun, Luhut: Presiden Ingatkan Kita Semua agar Waspada

Kasus Covid-19 Turun, Luhut: Presiden Ingatkan Kita Semua agar Waspada

Nasional
Selama PPKM Pekan Ini, Hanya 4 Pos Lintas Batas yang Dibuka untuk Akses Masuk RI

Selama PPKM Pekan Ini, Hanya 4 Pos Lintas Batas yang Dibuka untuk Akses Masuk RI

Nasional
Anies Baswedan Melayat ke Rumah Duka Ibu Mertua SBY

Anies Baswedan Melayat ke Rumah Duka Ibu Mertua SBY

Nasional
Anies Baswedan Pastikan Hadiri Panggilan KPK Terkait Kasus Munjul

Anies Baswedan Pastikan Hadiri Panggilan KPK Terkait Kasus Munjul

Nasional
Hakim Sebut Azis Syamsuddin Tahu Stepanus Robin Minta Uang pada M Syahrial

Hakim Sebut Azis Syamsuddin Tahu Stepanus Robin Minta Uang pada M Syahrial

Nasional
Saksi Sebut Stepanus Robin Minta Uang Suap Ditransfer dengan Keterangan Bisnis Konfeksi

Saksi Sebut Stepanus Robin Minta Uang Suap Ditransfer dengan Keterangan Bisnis Konfeksi

Nasional
Menkes Sebut Banyak Kontak Erat Takut Dites Covid-19

Menkes Sebut Banyak Kontak Erat Takut Dites Covid-19

Nasional
Perkuat Pelacakan Kasus Covid-19, Kemenkes Gunakan Survei Seroprevalensi

Perkuat Pelacakan Kasus Covid-19, Kemenkes Gunakan Survei Seroprevalensi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.