Bertemu Menlu China, Indonesia Minta Perhatikan Isu ABK WNI yang Tertunda

Kompas.com - 14/01/2021, 04:58 WIB
Menteri Retno Marsudi mengatakan kunjungan Menlu Pompeo mencerminkan komitmen kuat Indonesia untuk membangun kemitraan dengan AS. REUTERS via BBC INDONESIAMenteri Retno Marsudi mengatakan kunjungan Menlu Pompeo mencerminkan komitmen kuat Indonesia untuk membangun kemitraan dengan AS.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi meminta Pemerintah China memperhatikan beberapa isu yang tertunda, terutama terkait anak buah kapal WNI yang bekerja di kapal China.

Hal tersebut disampaikan Retno saat melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Republik Rakyat China (RRC) Wang Yi, Rabu (13/1/2021).

"Saya sekaligus memintakan kembali perhatian terhadap masih adanya beberapa isu pending," kata Retno dalam sambutannya.

Baca juga: Kemenlu Akan Terus Dalami Kasus ABK WNI yang Bekerja di Kapal Ikan China

Beberapa isu yang tertunda pembahasannya itu antara lain soal pemulangan anak buah kapal (ABK) yang masih tertahan, dan penyelesaian hak-hak ketenagakerjaan.

Selain itu juga soal perbaikan kondisi kerja yang aman dan kondusif, serta penegakan hukum melalui mutual legal assistance.

Secara khusus, pembahasan perlindungan ABK Indonesia di kapal ikan China juga menjadi salah satu isu yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.

"Saya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah RRC, atas kerja sama yang diberikan dalam penanganan kasus-kasus ABK Indonesia," kata dia.

Baca juga: 155 dan 2 Jenazah ABK WNI di 12 Kapal Ikan China Dipulangkan

Dalam pertemuan itu pula, Menteri Retno dan Menteri Wang Yi menyaksikan penandatangan dua kerja sama.

Kedua kerja sama tersebut yakni memorandum of understanding (MoU) terkait peningkatan kegiatan bersama Kementerian Luar Negeri kedua negara serta MoM Pre-Feasibility Study Bendungan Lambakan di Kalimantan Timur.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X