Kompas.com - 07/01/2021, 16:17 WIB
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dalam perayaan Hari Ulang Tahun(HUT) ke-47 PDIP sekaligus Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (10/1/2020). Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dalam perayaan Hari Ulang Tahun(HUT) ke-47 PDIP sekaligus Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (10/1/2020).
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sempat berbicara soal benur atau benih lobster dalam diskusi daring DPP PDI-P, Kamis (7/1/2021).

Mulanya, Megawati membahas soal isu lingkungan hidup yang dinilainya makin tidak terawat. Salah satu yang ia singgung kemudian soal kehidupan laut yang diacak-acak hanya demi mencari keuntungan materi.

"Yang namanya hanya karena masalah benur. Aduh aku tuh kan lihat benur kan sudah halus, anak lobster, kecil, paling besarnya segini (menunjukkan kelingking). Bening. Saya sampai mikir, kenapa ya, maksud saya hanya karena uang, kita berikan milik kita sendiri?" kata Megawati.

Baca juga: Rahayu Saraswati Sebut Perusahaannya Belum Ekspor Benur, Justru Lakukan Pelepasliaran

Ia mengaku sangat sedih. Megawati heran mengapa Indonesia tidak bisa membudidayakan benih-benih lobster itu dengan bantuan teknologi.

"Masa tidak bisa kita bikin budidaya dengan teknologi?" tanyanya.

Megawati berpendapat, semestinya benur dibiarkan hidup hingga mencapai tertentu untuk boleh ditangkap.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia pun mengatakan, mesti ada klasifikasi dan aturan yang jelas soal ukuran lobster yang diizinkan ditangkap.

Baca juga: KPK Dalami Setoran Rp 1.800 Per Ekor Benih Benur Lobster ke Edhy Prabowo

"Biar dia hidup di laut, senang-senang berenang sampai suatu saat ada klasifikasi ukuran yang boleh ditangkap itu. Tidak ada kita klasifikasi itu loh," ujar Megawati.

"Bayangkan, bagaimana ya, untuk hal kecil sebenarnya, jadi gede. Larangan dan sebagainya. Dan tidak bisa loh kalau KLH yang mengurusi, never happens, tidak bisa. Orangnya tidak cukup untuk jaganya," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.