Jelang Pilkada, Satgas Wanti-wanti Jangan Sampai Ada Kerumunan di TPS

Kompas.com - 27/11/2020, 07:07 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito saat memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (13/10/2020). Dok. Youtube/sekretariatpresidenJuru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito saat memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (13/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta seluruh pihak menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus corona pada hari pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020.

Ia mewanti-wanti jangan sampai terjadi kerumunan massa di area tempat pemungutan suara (TPS). Pemilih maupun petugas diminta untuk menerapkan jaga jarak.

"Pastikan tidak terjadi penumpukan dan kerumunan di TPS. Bagi masyarakat mohon perhatikan jarak aman saat mengantre di dalam dan di luar TPS, tertib untuk melaksanakan protokol kesehatan dengan disiplin," kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (26/11/2020).

Baca juga: Keterisian Tempat Tidur Rumah Sakit Meningkat, Satgas: Penularan Covid-19 Masih Tinggi

Wiku mengingatkan bahwa hari pemungutan suara sudah di depan mata. Pelaksanaan pencoblosan sudah kurang dari 2 pekan lagi, yakni pada 9 Desember.

Dengan waktu yang tersisa, pihak penyelenggara dan pasangan calon kepala daerah diminta untuk menjadi contoh yang baik agar masyarakat dapat mencegah penularan virus corona. 

"Diharapkan semua pihak yang terlibat dalam pilkada baik itu KPU, KPU daerah, Bawaslu ataupun tim pasangan calon dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dalam mencegah penularan dalam persiapan dan eksekusi Pilkada," ujarnya.

Wiku mengatakan, pesta demokrasi kali ini harus mengutamakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Oleh karenanya, seluruh pihak diminta patuh pada aturan.

"Mari kita menyemarakkan pesta demokrasi ini dengan aman serta tetap mengutamakan protokol kesehatan di setiap sendinya. Mohon untuk masyarakat dan pihak penyelenggara agar patuh pada peraturan yang telah ditetapkan," kata Wiku.

Baca juga: Satgas Ungkap 14 Daerah Penyelenggara Pilkada Masuk Kategori Berisiko Tinggi Covid-19 

Pilkada Serentak 2020 digelar di 270 wilayah, meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

Masa kampanye berlangsung selama 71 hari, dimulai sejak 26 September dan berakhir 5 Desember 2020.

Sementara hari pemungutan suara rencananya akan dilaksanakan secara serentak pada 9 Desember.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X