Maybank Bakal Ganti Uang Winda Earl, Polisi: Tak Hapuskan Peristiwa Pidananya

Kompas.com - 26/11/2020, 19:47 WIB
Winda Lunardi alias Winda Earl, nababah Maybank yang kehilangan uang tabungan Kompas TV YoutubeWinda Lunardi alias Winda Earl, nababah Maybank yang kehilangan uang tabungan
Penulis Devina Halim
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Polri memastikan, kasus raibnya uang miliaran rupiah di rekening Maybank Indonesia milik atlet e-sport Winda D Lunardi alias Winda Earl akan terus berlanjut.

Penggantian uang kepada Winda selaku korban oleh Maybank Indonesia tidak akan menghapus peristiwa pidana dalam kasus tersebut. 

“Terkait dengan pihak Maybank memberikan ganti rugi, yang jelas itu tidak akan menghapuskan peristiwa pidananya,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Awi Setiyono di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Kamis (26/11/2020).

Baca juga: Maybank Bakal Ganti Uang Winda Earl Rp 16,8 Miliar, Bagaimana Sisanya?

Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan satu orang tersangka berinisial A yang menjabat sebagai Kepala Cabang Maybank Cipulir.

Menurut polisi, total kerugian korban sejumlah Rp 22.879.000.000.

Pihak PT Bank Maybank Indonesia Tbk pun mengaku berkomitmen mengganti uang Winda sebesar Rp 16,8 miliar.

Awi mengatakan, terduga pelaku harus mempertanggungjawabkan tindakannya tersebut.

“Peristiwa pidanannya kan sudah terjadi. Jadi itu ada pertanggungjawaban pidana yang harus ditanggung oleh pelaku,” ujar dia.

PT Bank Maybank Indonesia Tbk akhirnya berkomitmen untuk mengganti uang Winda Earl.

Namun, uang yang diganti bukan total keseluruhan Rp 22,9 miliar, melainkan hanya Rp 16,8 miliar.

"Kami sudah menyatakan kesiapan kami untuk mengganti sebesar Rp 16,8 miliar," kata Juru Bicara PT Bank Maybank Indonesia Tbk Tommy Hersyaputera kepada Kompas.com, Rabu (25/11/2020).

Baca juga: Kasus Raibnya Uang Winda Earl, Polisi Sita Aset Kepala Cabang Maybank Cipulir

Tommy mengatakan, komitmen itu dimunculkan dari proses mediasi yang difasilitasi Departemen Perlindungan Konsumen, Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Saat ini, proses mediasi masih berlanjut.

Menurut dia, sisa uang yang belum diganti akan menunggu proses penyidikan dari Mabes Polri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X