Hasanuddin Wahid
Sekjen PKB

Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Anggota Komisi X DPR-RI.

Memajukan Budaya Toleransi

Kompas.com - 15/11/2020, 09:43 WIB
Ilustrasi toleransi. SHUTTERSTOCKIlustrasi toleransi.

Pertama, pendekatan hukum. Artinya, pemerintah perlu lebih tegas dan konsiten dalam upaya penegakkan hukum hak asasi manusia untuk melarang dan menghukum kejahatan kebencian dan diskriminasi.

Hukum harus dapat memastikan bahwa setiap warga, tanpa membeda-bedakan ras/etnis, asal-usul, agama, golongan, jenis kelamin dan kondisi fisiknya untuk mengakses peluang untuk mewujudkan hak sosial dan ekonomi demi kehidupan yang layak.

Kedua, pendekatan Pendidikan. Hukum diperlukan tetapi tidak cukup untuk melawan intoleransi dan diskriminasi.

Oleh karena itu diperlukan upaya pembentukan karakter dan pembukaan wawasan berpikir melalui proses pendidikan yang berkualitas. (Aguis E, Amborsecz J., 2003: 56).

Ketiga, akses informasi. Salah satu cara pendekatan paling efisien untuk membatasi pengaruh dari kaum yang intoleran dan diskriminatif adalah dengan mempromosikan kebebasan pers dan pluralisme pers.

Melalui akses informasi yang luas masyarakat dapat belajar membedakan antara fakta dan opini yang menghasut.

Keempat, solusi lokal/komunitas. Ketika berhadapan dengan eskalasi intoleransi dan diskriminasi di sekitar kita, warga lokal/komunitas tidak boleh menunggu pemerintah dan apparat keamanan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Warga lokal/komunitas perlu mengambil inisiatif untuk bermusyawarah dan melakukan dialog secara kekeluargaan untuk meredam sikap intoleransi dan diskriminatif.

Warga lokal/komunitas perlu menyadari bahwa mereka adalah bagian dari solusi. Mereka adalah penentu bagi mati atau hidupnya budaya toleransi demi suatu masyarakat yang damai dan sejahtera.

Kelima, keluarga (rumah tangga) sebagai pilar utama membangun budaya toleransi sekaligus mengajarkan bahwa intoleransi bukanlah watak keluarga Indonesia.

Keenam, menghidupkan semangat gotong royong untuk menekan intoleransi.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Unggahan Medsos atas Nama Andi Putra Kuansing, KPK Geledah Kamar Tahanannya

Ada Unggahan Medsos atas Nama Andi Putra Kuansing, KPK Geledah Kamar Tahanannya

Nasional
Menag Sebut Kemenag Hadiah untuk NU, MUI: Kontraproduktif dengan Fakta Historis

Menag Sebut Kemenag Hadiah untuk NU, MUI: Kontraproduktif dengan Fakta Historis

Nasional
Kenang Sosok Sekjen Kemendagri yang Meninggal Dunia, Tjahjo: Almarhum Pekerja Keras

Kenang Sosok Sekjen Kemendagri yang Meninggal Dunia, Tjahjo: Almarhum Pekerja Keras

Nasional
[POPULER NASIONAL] Tanggapan Muhammadiyah soal Kemenag Hadiah untuk NU | Pujian Profesor Singapura untuk Jokowi Tidak Mengada-ada

[POPULER NASIONAL] Tanggapan Muhammadiyah soal Kemenag Hadiah untuk NU | Pujian Profesor Singapura untuk Jokowi Tidak Mengada-ada

Nasional
KPK Amankan Dokumen hingga Uang Saat Geledah 2 Lokasi di Palembang

KPK Amankan Dokumen hingga Uang Saat Geledah 2 Lokasi di Palembang

Nasional
Sidang Stepanus Robin, Jaksa KPK Akan Hadirkan Azis Syamsuddin dan Ajay M Priatna

Sidang Stepanus Robin, Jaksa KPK Akan Hadirkan Azis Syamsuddin dan Ajay M Priatna

Nasional
Kala PDI Perjuangan-Demokrat Saling Sindir Bandingkan Kinerja Jokowi dan SBY

Kala PDI Perjuangan-Demokrat Saling Sindir Bandingkan Kinerja Jokowi dan SBY

Nasional
Sekjen Kemendagri Muhammad Hudori Meninggal Dunia

Sekjen Kemendagri Muhammad Hudori Meninggal Dunia

Nasional
4.240.019 Kasus Covid-19 di Tanah Air dan Permintaan Maaf Kemenkes soal Insentif Dobel Nakes

4.240.019 Kasus Covid-19 di Tanah Air dan Permintaan Maaf Kemenkes soal Insentif Dobel Nakes

Nasional
Pemilih Pemula Antusias, Ganjar Ketiban Pulung...

Pemilih Pemula Antusias, Ganjar Ketiban Pulung...

Nasional
Dukung Pencapaian Program Prioritas, Kementerian KP Gelar Pelatihan Akbar Kelautan dan Perikanan

Dukung Pencapaian Program Prioritas, Kementerian KP Gelar Pelatihan Akbar Kelautan dan Perikanan

Nasional
Tak Setuju Kemenag Disebut Hadiah Negara untuk NU, Pimpinan MPR: Hasil Perjuangan Tokoh Islam Era Kemerdekaan

Tak Setuju Kemenag Disebut Hadiah Negara untuk NU, Pimpinan MPR: Hasil Perjuangan Tokoh Islam Era Kemerdekaan

Nasional
Sebaran 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 24 Oktober 2021

Sebaran 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 24 Oktober 2021

Nasional
UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 32,61 Persen

UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 32,61 Persen

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Sebaran 623 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI

UPDATE 24 Oktober: Sebaran 623 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.