Kompas.com - 13/11/2020, 13:59 WIB

KOMPAS.com - Ribuan simpatisan Rizieq Shihab memadati Kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/11/2020).

Para simpatisan yang tergabung dalam Front Pembela Islam (FPI) tersebut berkumpul untuk menyambut kedatangan Rizieq Shihab.

Ratusan aparat kepolisian pun dikerahkan untuk mengamankan situasi di sejumlah titik.

Baca juga: Rizieq Shihab Datang, Simpatisannya Padati Puncak Bogor, Puncak Pass Lumpuh Total

Berikut ini faktanya:

1. Akses ke Puncak Pass lumpuh

Massa memadati akses menuju Puncak Pass. Akibatnya, akses di kawasan itu lumpuh total.

Pasalnya, pintu masuk Puncak tepatnya di Simpang Gadog harus ditutup oleh petugas kepolisian selama satu jam lebih.

Dari pengamatan Kompas.com, massa juga membentangkan sejumlah spanduk ucapan menyambut kedatangan Rizieq Syihab.

2. Ratusan aparat dikerahkan

Menurut Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy, pihaknya mengerahkan 600 personel kepolisian untuk mengamankan jalannya acara tersebut.

"Kepadatan massa hanya di sini (Simpang Gadog) saja sampai Pasir Angin langsung ke kanan (Markas Syariah)," ucap Roland yang juga turut mengawal jemaah simpatisan FPI.

Baca juga: Jelang Rizieq Shihab ke Puncak Bogor, Berlaku Contraflow mulai Keluar GT Ciawi

 

3. Mengisi ceramah

Kawasan Puncak Bogor Jawa Barat dipadati ribuan jemaah simpatisan dari Front Pembela Islam (FPI) pada Jumat (13/11/2020).KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN Kawasan Puncak Bogor Jawa Barat dipadati ribuan jemaah simpatisan dari Front Pembela Islam (FPI) pada Jumat (13/11/2020).

Sementara itu, menurut salah satu simpatisan, dirinya rela datang sejak pagi buta untuk mendengarkan ceramah Rizieq.

"Sejak pagi buta di sini, ya tujuan kita untuk memuliakan Habib Rizieq Shihab," ucap Ilham (30) saat ditemui Kompas.com di lokasi.

4. Rekayasa lalu lintas

Untuk mengantisipasi kemacetan, aparat kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas.

Contra flow dilakukan sampai ke Markas Syariah Pesantren Alam Agrokultural, Jalan Cikopo Selatan, Kampung Lembah Neundeut, Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Baca juga: KPK Dalami Dugaan Gratifikasi Hibah Tanah kepada Eks Bupati Bogor

Menurut Roland, polisi akan terus mengawal dan memantau situasi hingga acara selesai.

"Tertib semua, tapi akan kita kawal dan tunggu situasi untuk ke depannya," jelas dia.

(Penulis: Kontributor Kabupaten Bogor, Afdhalul Ikhsan | Editor: Aprillia Ika)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.