Peneliti LP3ES: Teknologi Sedianya Digunakan untuk Bantu Cegah Korupsi

Kompas.com - 11/11/2020, 13:38 WIB
Ilustrasi korupsi KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi korupsi
Penulis Irfan Kamil
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Peneliti senior LP3ES Malik Ruslan menilai, kemajuan teknologi sedianya dimanfaatkan untuk mencegah terjadinya kejatahatan, misalnya praktik korupsi.

Ia mencontohkan penjualan tiket kereta api. Sebelum ada commuter line, warga Jakarta yang ingin menggunakan kereta api harus membeli karcis berupa selembar kertas kecil untuk bisa bepergian.

“Nah, sekarang dengan teknologi, hanya bermodalkan kartu dan palang besi yang dipasang di depan pintu, masuk ke dalam kereta harus tap kartu (menempelkan kartu ke mesin),” kata Malik dalam seminar antikorupsi, Selasa (10/11/2020).

“Orang enggak bisa masuk lagi kalau tidak punya kartu atau saldonya kurang,” kata Malik.

Baca juga: Kasus Korupsi Infrastruktur, Mantan Anggota DPRD Kota Banjar Diperiksa soal Aliran Dana

Hal tersebut, menurut Malik, juga meminimalkan tindak kejahatan yang kerap terjadi, misalnya pencopetan. Sebab, tidak lagi sembarang orang bisa masuk ke dalam kereta.

Oleh karena itu, Malik berharap, semua institusi, khususnya lembaga negara dapat menerapkan teknologi guna mencegah praktik korupsi.

Salah satu contoh yang penting, menurut dia, yakni pengelolaan anggaran. Dengan teknologi, institusi dapat mengelola anggarannya secara transparan dengan metode e-budgeting.

“Artinya apa? Penegakan hukum bisa dibantu teknologi, sekarang sudah ada e-budgeting dan sebagainya itu juga alat-alat itu sebenarnya membantu menegakkan moral,” ucap dia.

Penerapan teknologi itulah, menurut Malik, perlu ditiru khususnya oleh lembaga negara, agar penerapan good governance atau suatu penyelenggaraan manajemen pembangunan yang solid dan bertanggung jawab di sistem pemerintahan dapat berjalan maksimal.

Sebab, ia menilai, penerapan good governance di Indonesia belum berjalan dengan baik.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Vaskinasi Gotong Royong

Polemik Vaskinasi Gotong Royong

Nasional
[POPULER NASIONAL] Kronologi OTT Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah | Ketum PBNU Usulkan Jokowi Instruksikan PNS hingga Pengusaha Berzakat

[POPULER NASIONAL] Kronologi OTT Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah | Ketum PBNU Usulkan Jokowi Instruksikan PNS hingga Pengusaha Berzakat

Nasional
Pimpinan dan Dewas KPK Diagendakan Hadiri Pemakaman Artidjo Alkostar Pagi Ini

Pimpinan dan Dewas KPK Diagendakan Hadiri Pemakaman Artidjo Alkostar Pagi Ini

Nasional
Artidjo Alkostar Dimakamkan di Kompleks Pemakaman UII Yogyakarta

Artidjo Alkostar Dimakamkan di Kompleks Pemakaman UII Yogyakarta

Nasional
Isu Kudeta di Demokrat yang Berujung Pemecatan 7 Kader

Isu Kudeta di Demokrat yang Berujung Pemecatan 7 Kader

Nasional
UPDATE: 1,32 Juta Kasus Covid-19 dan Penerjunan Tim Supervisi 3 T di 7 Provinsi

UPDATE: 1,32 Juta Kasus Covid-19 dan Penerjunan Tim Supervisi 3 T di 7 Provinsi

Nasional
Hari Ini, Jokowi Resmikan Pengoperasian KRL Yogyakarta-Solo

Hari Ini, Jokowi Resmikan Pengoperasian KRL Yogyakarta-Solo

Nasional
Saat Peraih Penghargaan Antikorupsi Ditangkap KPK…

Saat Peraih Penghargaan Antikorupsi Ditangkap KPK…

Nasional
Duka Mendalam atas Kepergian Artidjo Alkostar, Algojo Para Koruptor

Duka Mendalam atas Kepergian Artidjo Alkostar, Algojo Para Koruptor

Nasional
Hari ini Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal untuk Pekerja Publik di Yogyakarta

Hari ini Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal untuk Pekerja Publik di Yogyakarta

Nasional
Ini Para Koruptor yang Mendapat Tambahan Hukuman dari Artidjo Alkostar...

Ini Para Koruptor yang Mendapat Tambahan Hukuman dari Artidjo Alkostar...

Nasional
Tanggapi Rencana KLB oleh Para Pendiri Partai, Politisi Demokrat: Itu Abal-abal

Tanggapi Rencana KLB oleh Para Pendiri Partai, Politisi Demokrat: Itu Abal-abal

Nasional
Dua Hari Sebelum Meninggal, Artidjo Masih Berkantor di Gedung KPK

Dua Hari Sebelum Meninggal, Artidjo Masih Berkantor di Gedung KPK

Nasional
Berkunjung ke Yogyakarta, Jokowi Diagendakan Tinjau Vaksinasi Massal dan Resmikan KRL Yogyakarta-Solo

Berkunjung ke Yogyakarta, Jokowi Diagendakan Tinjau Vaksinasi Massal dan Resmikan KRL Yogyakarta-Solo

Nasional
Turunkan Tim Supervisi ke Lapangan, Satgas Covid-19: Proses 3T Bermasalah

Turunkan Tim Supervisi ke Lapangan, Satgas Covid-19: Proses 3T Bermasalah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X