Kompas.com - 23/10/2020, 15:31 WIB
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar. DOK. Humas Kemendes PDTTMendes PDTT Abdul Halim Iskandar.

KOMPAS.com - Program sanitasi air bersih yang termasuk dalam sustainable development goals (SDGs) dan berisi 17 tujuan serta 169 target, diharapkan tercapai pada 2030.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) berkolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dalam program padat karya infrastruktur.

Dalam proyek infrastruktur rencananya akan membangun 1.000 sanitasi berupa sarana air bersih dan MCK di desa-desa. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan aspek kebersihan, kesehatan, dan kesejahteraan yang dibutuhkan masyarakat, khususnya di pedesaan.

Menteri Desa (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar atau yang akrab disapa Gus Menteri bersama Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah pun akan menghadiri peluncuran program tersebut, di Desa Pandanagung, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (24/10/2020).

Baca juga: Hingga 2022, Kemendes PDTT Targetkan Pendirian 5.300 Lembaga Keuangan Desa

Di desa tersebut, Gus Menteri dan Ida juga akan meletakan batu pertama pembangunan sanitasi dan MCK, seperti yang sebelumnya dilakukan di Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng).

Gus Menteri pun mengaku sangat mengapresiasi program tersebut.

“Semoga kerja sama ini terus berlanjut," kata Gus Menteri, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Lebih lanjut Gus Menteri menyatakan pada 2014, Bank Dunia mengingatkan ada 780 juta orang tidak memiliki akses air bersih dan lebih dari 2 miliar penduduk Bumi tidak memiliki akses sanitasi.

Akibatnya, kata dia, tiap hari ribuan nyawa melayang dan kerugian materi mencapai 7 persen dari PDB dunia.

Doktor Honoris Causa dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu menambahkan, program pembangunan MCK dan sarana air bersih juga sejalan dengan salah satu tujuan SDGs Desa yang menjadi program prioritas Kemendes PDTT.

Baca juga: Dana Desa Tahun 2021 akan Difokuskan untuk Pencapaian SDGs

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 17 April: Sebaran 5.041 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

UPDATE 17 April: Sebaran 5.041 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

Nasional
UPDATE: Pemerintah Periksa 64.838 Spesimen dalam Sehari, Total 13.776.810

UPDATE: Pemerintah Periksa 64.838 Spesimen dalam Sehari, Total 13.776.810

Nasional
UPDATE 17 April: Ada 60.699 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 17 April: Ada 60.699 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 17 April: 5.889.716 Orang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 17 April: 5.889.716 Orang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
Jokowi Ingin Desain Smart City Ibu Kota Negara Baru Jadi Rujukan Negara-negara Dunia

Jokowi Ingin Desain Smart City Ibu Kota Negara Baru Jadi Rujukan Negara-negara Dunia

Nasional
Jokowi: Perencanaan Bukan Sekadar Rancang Gedung, Perencanaan adalah Bangun Tempat Hidup

Jokowi: Perencanaan Bukan Sekadar Rancang Gedung, Perencanaan adalah Bangun Tempat Hidup

Nasional
UPDATE 17 April: Ada 106.243 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 17 April: Ada 106.243 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: Bertambah 132, Pasien Covid-19 Meninggal Jadi 43.328 Orang

UPDATE: Bertambah 132, Pasien Covid-19 Meninggal Jadi 43.328 Orang

Nasional
UPDATE: Bertambah 5.963, Pasien Covid-19 yang Sembuh Capai 1.450.192

UPDATE: Bertambah 5.963, Pasien Covid-19 yang Sembuh Capai 1.450.192

Nasional
UPDATE: Kasus Covid-19 Indonesia Kini 1.599.763, Bertambah 5.041 Orang

UPDATE: Kasus Covid-19 Indonesia Kini 1.599.763, Bertambah 5.041 Orang

Nasional
Dukung BPOM, Mantan Pimpinan KPK: Kepedulian Kami sebagai Warga yang Waras

Dukung BPOM, Mantan Pimpinan KPK: Kepedulian Kami sebagai Warga yang Waras

Nasional
Polemik Vaksin Nusantara, Lebih dari 100 Tokoh Nyatakan Dukung BPOM

Polemik Vaksin Nusantara, Lebih dari 100 Tokoh Nyatakan Dukung BPOM

Nasional
Epidemiolog: Penurunan Kasus Covid-19 Sementara, Harus Ada Upaya Cegah Kenaikan

Epidemiolog: Penurunan Kasus Covid-19 Sementara, Harus Ada Upaya Cegah Kenaikan

Nasional
LBM Eijkman: Ada Inkonsistensi Protokol Penelitian Terkait Vaksin Nusantara

LBM Eijkman: Ada Inkonsistensi Protokol Penelitian Terkait Vaksin Nusantara

Nasional
Soal Vaksin Nusantara, PB IDI: Jangan Hanya Berpikir Niat Nasionalisme

Soal Vaksin Nusantara, PB IDI: Jangan Hanya Berpikir Niat Nasionalisme

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X