Jokowi Sambut PM Jepang di Tengah Pandemi, Tanpa Jabat Tangan dan Kemeriahan

Kompas.com - 20/10/2020, 17:26 WIB
Presiden Joko Widodo menyambut Perdana Menteri Jepang Suga Yoshihide di Istana Kepresidenan, Bogor, Selasa (20/10/2020). YouTube Sekretariat PresidenPresiden Joko Widodo menyambut Perdana Menteri Jepang Suga Yoshihide di Istana Kepresidenan, Bogor, Selasa (20/10/2020).
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Perdana Menteri Jepang Suga Yoshihide menjadi kepala negara pertama yang berkunjung ke Indonesia sejak pandemi Covid-19 melanda Tanah Air pada 2 Maret 2020.

Seusai lawatan di Vietnam, PM Suga dan istrinya Mariko langsung melanjutkan perjalanan ke Indonesia dan tiba di Bandara Soekarno Hatta, Selasa (20/10/2020) sore. Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyambut kedatangan keduanya di tangga pesawat.

Setelah itu, PM Suga dengan dikawal iring-iringan Paspampres dan Polisi Militer langsung menuju Istana Bogor.

Berdasarkan siaran langsung di YouTube Sekretariat Presiden, PM Suga dan istrinya tiba di Istana Bogor pukul 16.02 WIB.

Baca juga: Mahasiswa Unjuk Rasa di Istana Bogor Jelang Kedatangan PM Jepang

Iring-iringan kendaraan yang membawa keduanya berhenti tepat di sisi timur Istana Bogor. Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana sudah menunggu. Presiden Jokowi dan Iriana langsung menyambut begitu tamunya turun dari mobil.

Namun suasana berbeda akibat pandemi Covid-19 langsung terasa. Tak ada kemeriahan berupa anak-anak yang berbaris dengan menggunakan baju tradisional sambil memegang bendera Indonesia-Jepang.

Biasanya, keberadaan anak-anak usia sekolah dasar itu selalu meramaikan acara penyambutan tamu kepala negara. Bahkan, tak jarang kepala negara yang berkunjung ke Istana turut menyapa anak-anak itu.

Tak ada pula pasukan nusantara dari Paspampres yang berbaris untuk melakukan penyambutan.

Jokowi dan PM Suga juga memilih menghindari kontak fisik dan tak melakukan jabat tangan.

Setelah turun dari mobilnya, PM Suga hanya membungkukkan badan untuk menyapa Jokowi. Sementara Jokowi mengatupkan kedua telapak tangannya untuk memberi salam.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aspri Eks Menpora Imam Nahrawi Dieksekusi ke Lapas Sukamiskin

Aspri Eks Menpora Imam Nahrawi Dieksekusi ke Lapas Sukamiskin

Nasional
Penyidik Kesulitan Usut Dugaan Investasi Bodong Kampung Kurma Group, Polri: Datanya Ambaradul

Penyidik Kesulitan Usut Dugaan Investasi Bodong Kampung Kurma Group, Polri: Datanya Ambaradul

Nasional
Covid-19 Masih Ada, Dokter Ingatkan Masyarakat Terapkan Germas untuk Jaga Vitalitas Tubuh

Covid-19 Masih Ada, Dokter Ingatkan Masyarakat Terapkan Germas untuk Jaga Vitalitas Tubuh

Nasional
Pakar Ingatkan Ancaman Penularan Covid-19 dari Klaster Keluarga di Jakarta

Pakar Ingatkan Ancaman Penularan Covid-19 dari Klaster Keluarga di Jakarta

Nasional
Satgas Covid-19: Datangnya Vaksin Bukan Berarti Pandemi Langsung Berakhir

Satgas Covid-19: Datangnya Vaksin Bukan Berarti Pandemi Langsung Berakhir

Nasional
KPK Amankan Uang Rp 425 Juta Saat OTT Wali Kota Cimahi

KPK Amankan Uang Rp 425 Juta Saat OTT Wali Kota Cimahi

Nasional
Sudah Terima Surat Mundur Edhy Prabowo, Sekjen Gerindra: Diteruskan ke Prabowo

Sudah Terima Surat Mundur Edhy Prabowo, Sekjen Gerindra: Diteruskan ke Prabowo

Nasional
Anita Kolopaking Akui Salah Artikan Permintaan Dokumen dari Djoko Tjandra

Anita Kolopaking Akui Salah Artikan Permintaan Dokumen dari Djoko Tjandra

Nasional
Sekjen Gerindra: Upaya Bantuan Hukum untuk Edhy Prabowo Harus Dihormati

Sekjen Gerindra: Upaya Bantuan Hukum untuk Edhy Prabowo Harus Dihormati

Nasional
Ketua DPR Minta Penyelenggara Pilkada 2020 Lebih Masif Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Ketua DPR Minta Penyelenggara Pilkada 2020 Lebih Masif Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Nasional
Epidemiolog Prediksi Penambahan Kasus Covid-19 Dalam Jumlah Tinggi Bisa Berlangsung Lama

Epidemiolog Prediksi Penambahan Kasus Covid-19 Dalam Jumlah Tinggi Bisa Berlangsung Lama

Nasional
Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Gerindra Minta Maaf ke Jokowi-Ma'ruf Amin

Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Gerindra Minta Maaf ke Jokowi-Ma'ruf Amin

Nasional
Fraksi Demokrat Minta Pemprov DKI Perbaiki Sasaran Penerima Jakwifi

Fraksi Demokrat Minta Pemprov DKI Perbaiki Sasaran Penerima Jakwifi

Nasional
JPU Kembalikan Berkas Perkara 6 Tersangka Kasus Kebakaran Gedung Kejagung ke Bareskrim

JPU Kembalikan Berkas Perkara 6 Tersangka Kasus Kebakaran Gedung Kejagung ke Bareskrim

Nasional
Terjaring OTT KPK, PDI-P Berhentikan Wali Kota Cimahi Tidak Hormat

Terjaring OTT KPK, PDI-P Berhentikan Wali Kota Cimahi Tidak Hormat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X