Salim Segaf Al-Jufri, dari Dubes RI hingga Terpilih Lagi Jadi Ketua Dewan Syura PKS

Kompas.com - 05/10/2020, 19:22 WIB
Menteri Sosial RI, Salim Segaf Al Jufri saat menjelaskan mengenai usulan revisi UU Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2002 di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Timur. Nadia ZahraMenteri Sosial RI, Salim Segaf Al Jufri saat menjelaskan mengenai usulan revisi UU Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2002 di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Timur.
Penulis Dani Prabowo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Salim Segaf Al-Jufri terpilih sebagai Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) untuk periode 2020-2025.

Keputusan pemilihan dirinya sebagai Ketua Majelis Syura PKS diambil dalam sidang musyawarah Majelis Syura PKS, yang digelar pada Senin (5/10/2020).

Ini merupakan kali kedua Salim terpilih untuk menduduki jabatan yang sama.

"Di PKS ini semua tugas tidak ada yang berat karena semua dikerjakan bersama-sama. Dipikirkan, dirumuskan dan disepakati bersama," kata Salim dalam pidato sambutannya sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (5/10/2020).

Baca juga: Dua Kali Gagal Jadi Cawagub, Ahmad Syaikhu Kini Jadi Presiden PKS

"Jadi saya sebagai ketua tak terlalu terbebani dengan pekerjaan teknis. Yang berat itu nanti dihadapan Allah. Apakah saya amanah atau khianat dalam tugas ini," kata imbuh dia.

Sebelumnya, politisi senior PKS itu terpilih menduduki posisi Ketua Majelis Syura PKS pada periode 2015-2020 untuk menggantikan Hilmi Aminudin.

Mantan Ketua Dewan Syariah PKS ini juga pernah ditunjuk sebagai Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi dan Kesultanan Oman pada 2005 atau saat era Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono.

Selanjutnya, ketika SBY kembali terpilih untuk periode kedua, jebolan S1-S3 Universitas Islam Madinah, Arab Saudi itu ditunjuk sebagai Menteri Sosial di Kabinet Indonesia Bersatu II.

Pada tahun 2018 lalu, nama Salim sempat masuk ke dalam salah satu radar bakal calon wakil presiden yang hendak disandingkan dengan Prabowo Subianto. Saat itu, namanya diajukan bersama ulama Abdul Somad berdasarkan hasil Ijtima Ulama.

PKS pun terus mendorong agar salah satu dari keduanya dapat dipilih oleh Prabowo. Namun pada akhirnya, Prabowo memilih Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2019.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Pengadaan Alkes Unair, Mantan Pejabat Kemenkes Didakwa Rugikan Negara Rp 14,1 Miliar

Kasus Pengadaan Alkes Unair, Mantan Pejabat Kemenkes Didakwa Rugikan Negara Rp 14,1 Miliar

Nasional
KPK: Terungkapnya Kasus Suap di Ditjen Pajak Berasal dari Laporan Masyarakat

KPK: Terungkapnya Kasus Suap di Ditjen Pajak Berasal dari Laporan Masyarakat

Nasional
KPK: Pencegahan Pejabat Ditjen Pajak ke Luar Negeri Terkait Dugaan Suap

KPK: Pencegahan Pejabat Ditjen Pajak ke Luar Negeri Terkait Dugaan Suap

Nasional
Jokowi: Angka Kematian Pasien Covid-19 di Indonesia Masih Lebih Tinggi Dibanding Rata-rata Dunia

Jokowi: Angka Kematian Pasien Covid-19 di Indonesia Masih Lebih Tinggi Dibanding Rata-rata Dunia

Nasional
Jokowi Minta Kasus Aktif Covid-19 Turun Tanpa Kurangi Testing Harian

Jokowi Minta Kasus Aktif Covid-19 Turun Tanpa Kurangi Testing Harian

Nasional
Januari hingga Juni, Jokowi Targetkan 40 Juta Orang Divaksinasi

Januari hingga Juni, Jokowi Targetkan 40 Juta Orang Divaksinasi

Nasional
ICJR: Kita Mengkhianati Akal Sehat jika UU ITE Tak Direvisi

ICJR: Kita Mengkhianati Akal Sehat jika UU ITE Tak Direvisi

Nasional
Jokowi Minta Masyarakat Tak Khawatir dengan Mutasi Virus Corona B.1.1.7

Jokowi Minta Masyarakat Tak Khawatir dengan Mutasi Virus Corona B.1.1.7

Nasional
Jokowi: 4,6 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia Maret Ini

Jokowi: 4,6 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia Maret Ini

Nasional
Satu Tahun Pandemi, Kejagung Lakukan Lebih dari 500.000 Sidang Online

Satu Tahun Pandemi, Kejagung Lakukan Lebih dari 500.000 Sidang Online

Nasional
Jemaah Haji 2021 Wajib Vaksin, Kemenag dan Kemenkes Diminta Koordinasi

Jemaah Haji 2021 Wajib Vaksin, Kemenag dan Kemenkes Diminta Koordinasi

Nasional
Istana Bantah Wapres Ma'ruf Amin Tak Dilibatkan dalam Susun Aturan Investasi Miras

Istana Bantah Wapres Ma'ruf Amin Tak Dilibatkan dalam Susun Aturan Investasi Miras

Nasional
Polri Akan Tindak Polisi di Sumut yang Tembakkan Pistol di Warung Tuak

Polri Akan Tindak Polisi di Sumut yang Tembakkan Pistol di Warung Tuak

Nasional
Marzuki Alie Akan Hadir di KLB Demokrat, Minta Keanggotaannya Dipulihkan

Marzuki Alie Akan Hadir di KLB Demokrat, Minta Keanggotaannya Dipulihkan

Nasional
Geledah Apartemen Jimmy Sutopo, Kejagung Temukan 36 Lukisan Berlapis Emas

Geledah Apartemen Jimmy Sutopo, Kejagung Temukan 36 Lukisan Berlapis Emas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X