KPU Sebut Pemilu di Beberapa Negara Jadi Bagian Edukasi dalam Menurunkan Penularan Covid-19

Kompas.com - 24/09/2020, 16:58 WIB
Komisioner KPU Viryan Azis di Gedung KPU RI, Selasa (21/5/2019). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINKomisioner KPU Viryan Azis di Gedung KPU RI, Selasa (21/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Viryan Azis mengatakan, pemilu saat pandemi bisa menjadi ajang edukasi dan membantu dalam menurunkan tingkat penyebaran Covid-19.

Menurut dia, hal itu terjadi di negara-negara yang menyelenggarakan pemilu di tengah pandemi Covid-19.

"Bisa lihat di beberapa negara, yang melaksanakan pemilu justru berdampak juga sebagai bagian edukasi dan menurunkan tingkat penyebaran Covid-19. Mari kita lihat secara proporsional tepat dan berorientasi pembelajaran," kata Viryan dalam webinar bertajuk Dilema Pilkada 2020 di Tengah Covid: Mencari Solusi Kebaikan untuk Masyarakat, Kamis (24/9/2020).

Baca juga: Kepala Daerah Dinilai Tak akan Fokus Kendalikan Covid-19 jika Pilkada Tetap Digelar

Viryan tidak menyebut secara spesifik negara mana yang berhasil menjadikan pemilu sebagai ajang edukasi dan berhasil menurunkan angka penularan.

Namun demikian, ia menyadari bahwa pada tahap pendaftaran pasangan calon Pilkada 2020 di Indonesia justru banyak terjadi pelanggaran.

Oleh karena itu, kata Viryan, KPU dan Bawaslu akan melakukan evaluasi dan pengetatan aturan terkait penerapan protokol kesehatan.

"Tapi poin pentingnya bagimana kita belajar dari situ dan kita lakukan perbaikan," ucap Viryan.

Baca juga: Luhut Yakin Pilkada Tak Akan Jadi Klaster Penularan Covid-19

Sebelumnya diberitakan, Bawaslu mencatat selama dua hari pendaftaran peserta Pilkada 2020 digelar, terjadi 243 dugaan pelanggaran yang dilakukan bakal calon kepala daerah.

Dugaan pelanggaran ini berkaitan dengan aturan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang berlaku selama masa pendaftaran.

"Hari pertama 141 (dugaan pelanggaran), hari kedua 102," kata Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar saat dihubungi Kompas.com, Minggu (6/9/2020) malam.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X